PROMO 7.7! DISKON 98%
Belajar Data Science Bersertifikat, 12 Bulan hanya 177K!

0 Hari 4 Jam 12 Menit 51 Detik

Coding Python Sederhana dengan Fungsi Def()

Belajar Data Science di Rumah 31-Oktober-2023
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/longtail-senin-01-2023-11-01-103155_x_Thumbnail800.jpg

Python memiliki berbagai macam fungsi yang bisa dimanfaatkan untuk melakukan manipulasi data, editing data dan juga mendefinisikan suatu fungsi dasar. Fungsi sangat penting dalam pemrograman Python karena memungkinkan pemisahan tugas, penggunaan kembali kode, dan membuat kode lebih terstruktur dan mudah dibaca.


Salah satu fungsi yang dilakukan adalah fungsi def(). Kata kunci ‘def’ adalah kata kunci yang digunakan untuk mendefinisikan sebuah fungsi. Fungsi sendiri adalah kelompok kode yang dapat digunakan kembali di bagian program yang lain.


Sebab Python adalah bahasa pemrograman multi-paradigma, dalam paradigma OOP (pemrograman berorientasi objek), kata kunci ‘def’ digunakan juga untuk mendefinisikan ‘method’ alias fungsi dalam sebuah ‘class’.


Penggunaan fungsi “def” mampu meningkatkan keterbacaan kode dalam bahasa pemrograman Python. Dengan menggunakan nama fungsi yang deskriptif, kita dapat membuat kode lebih mudah dibaca dan dimengerti oleh kita dan orang lain yang membacanya.


Dalam Python, kata kunci "def" digunakan untuk mendefinisikan (membuat) fungsi. Fungsi adalah blok kode yang dapat digunakan kembali untuk melakukan tugas tertentu. Kali ini, DQLab akan berikan contoh tentang coding python simple untuk fungsi “def” yang dipakai untuk mendefinisikan fungsi.


Simak yuk sahabat DQLab!


1. Tujuan dari fungsi “def”

Tujuan utama dari kata kunci def dalam Python adalah untuk mendefinisikan (membuat) sebuah fungsi. Ketika kita menggunakan def diikuti dengan nama fungsi dan blok kode yang sesuai, kita memberi Python instruksi untuk membuat fungsi dengan nama tersebut. Fungsi tersebut kemudian dapat digunakan kembali dalam kode ketika kamu memanggilnya.


Jadi, dalam konteks "def" dalam Python, tujuannya adalah untuk mendefinisikan fungsi dan memberikan kode yang akan dijalankan ketika fungsi tersebut dipanggil. Fungsi ini dapat memiliki parameter, pernyataan-pernyataan yang menjalankan logika tertentu, dan dapat mengembalikan nilai jika diinginkan. Hal ini adalah cara dasar untuk mengorganisir dan mengelola kode dalam Python.


Baca juga : Mengenal Perbedaan R Python dan SQL


2. Persamaan umum fungsi “def”

Dalam Python, kata kunci "def" digunakan untuk mendefinisikan (membuat) fungsi. Fungsi adalah blok kode yang dapat digunakan kembali untuk melakukan tugas tertentu. Definisi fungsi dalam Python memiliki bentuk berikut:

Python


Di sini adalah beberapa penjelasan tentang komponen fungsi tersebut:

  • def: Ini adalah kata kunci yang digunakan untuk mendefinisikan fungsi.

  • nama_fungsi: Ini adalah nama yang Anda berikan pada fungsi, yang harus mengikuti aturan penamaan Python.

  • parameter1, parameter2, ...: Ini adalah parameter atau argumen yang dapat diterima oleh fungsi. Parameter adalah nilai yang diterima oleh fungsi dan dapat digunakan di dalamnya.

  • Titik dua digunakan untuk menunjukkan akhir deklarasi fungsi dan awal dari blok kode fungsi.

  • Isi fungsi: Di antara dua baris def dan return, Anda menuliskan pernyataan-pernyataan atau kode yang akan dijalankan saat fungsi dipanggil.

  • return hasil: Ini adalah pernyataan opsional yang digunakan untuk mengembalikan nilai dari fungsi kepada pemanggil. Jika fungsi tidak memiliki pernyataan return, ia secara implisit mengembalikan None.


3. Hal yang Harus Dihindari dalam menggunakan fungsi “def”

Ketika Anda mendefinisikan fungsi dalam Python, ada beberapa hal yang sebaiknya dihindari atau diperhatikan agar kode Anda tetap bersih, mudah dibaca, dan mudah dipelihara. Berikut adalah beberapa hal yang perlu dihindari dalam fungsi def:


Menggunakan Nama yang Tidak Deskriptif: Hindari memberikan nama yang tidak deskriptif pada fungsi Anda. Nama fungsi seharusnya mencerminkan apa yang fungsi tersebut lakukan. Nama yang jelas akan membantu dalam memahami tujuan dan penggunaan fungsi.


Fungsi yang Terlalu Besar (Long Functions): Usahakan untuk tidak membuat fungsi yang terlalu panjang. Fungsi yang panjang sulit dipahami dan memelihara. Usahakan untuk membagi tugas kompleks menjadi fungsi-fungsi yang lebih kecil.


Fungsi yang Melakukan Terlalu Banyak Hal (Single Responsibility Principle): Setiap fungsi seharusnya hanya melakukan satu tugas atau memiliki satu tanggung jawab. Hindari menggabungkan banyak tugas dalam satu fungsi.


Baca juga : Bootcamp Data Analyst with SQL and Python


4. Contoh fungsi “def”

Agar lebih jelas, berikut adalah contoh dari fungsi “def”

Python


Hasil dari program di atas akan mencetak "Halo, John" karena fungsi sapa menerima parameter nama, menghasilkan pesan sapaan, dan mengembalikan pesan tersebut yang kemudian dicetak.


Fungsi sangat penting dalam pemrograman Python karena memungkinkan pemisahan tugas, penggunaan kembali kode, dan membuat kode lebih terstruktur dan mudah dibaca.


Tertarik untuk belajar Python lebih lanjut? DQLab siap membantu kalian! DQLab adalah platform belajar online yang memiliki metode  HERO yaitu Hands-On, Experiential Learning & Outcome-based, yang dirancang ramah untuk pemula.


Menariknya lagi, DQLab juga mengintegrasikan modulnya dengan fitur ChatGPT nih! Fungsinya untuk apa?


  • Membantumu mendapatkan penjelasan dari code yang sedang dipelajari.

  • Membantumu menemukan code yang salah atau tidak sesuai. 

  • Memberikan alternatif solusi dari problem/error yang kalian temukan.


Jadi, tunggu apalagi? Nikmati pengalaman belajar praktis dan menyenangkan di DQLab dengan Sign Up segera di sini atau ikuti Bootcamp Data Analyst with SQL and Python!


Penulis: Reyvan Maulid



Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login