PROMO 7.7! DISKON 98%
Belajar Data Science Bersertifikat, 12 Bulan hanya 177K!

0 Hari 3 Jam 22 Menit 37 Detik

Contoh Sederhana Coding Python untuk DataFrame

Belajar Data Science di Rumah 24-Juni-2024
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/longtail-senin-01-2024-06-25-214241_x_Thumbnail800.jpg

Python yang dilengkapi berbagai library telah menjadi salah satu bahasa pemrograman yang paling populer untuk analisis data. Salah satu library yang paling kuat dan sering digunakan dalam analisis data adalah Pandas. Library ini memiliki struktur data khusus yang dikenal dengan DataFrame. Dengan DataFrame, kalian dapat melakukan berbagai operasi data, seperti pemfilteran, pengelompokan, agregasi, dan visualisasi dengan mudah. Pelajari contoh sederhana coding Python untuk DataFrame di sini!


1. Apa itu DataFrame Python?

DataFrame adalah struktur data dua dimensi yang terdapat dalam library Pandas di Python. Struktur ini mirip dengan tabel dalam database atau spreadsheet di Excel, yang memiliki baris dan kolom. DataFrame memudahkan kalian dalam menyimpan dan mengelola data secara efisien.


Dengan DataFrame, kalian dapat melakukan berbagai operasi data seperti manipulasi, analisis, dan visualisasi. DataFrame juga mendukung berbagai tipe data, seperti integer, float, string, dan tanggal, serta menyediakan berbagai metode dan fungsi yang membantu dalam pengolahan data, termasuk pemfilteran, pengelompokan, dan agregasi.


Baca juga : Mengenal Perbedaan R Python dan SQL


2. Studi Kasus Penggunaan DataFrame

Penggunaan DataFrame sangat luas dan bervariasi, mencakup berbagai bidang seperti analisis bisnis, ilmiah, keuangan, dan banyak lagi. Sebagai contoh pada analisis penjualan, kalian bisa menggunakan DataFrame untuk memuat data penjualan dari berbagai cabang perusahaan.


Dengan DataFrame, kalian bisa menghitung total penjualan, mengidentifikasi produk yang paling laris, serta mengevaluasi kinerja penjualan per wilayah atau periode waktu tertentu. Dalam bidang ilmiah, peneliti bisa menggunakan DataFrame untuk mengelola dan menganalisis data eksperimen, seperti mengukur dan membandingkan hasil pengujian dari berbagai sampel atau kondisi eksperimen yang berbeda.


3. Cara Membuat DataFrame di Python

Membuat DataFrame di Python sangatlah sederhana, terutama dengan menggunakan library Pandas. Pertama-tama, pastikan kalian telah menginstal Pandas dengan perintah pip install pandas. Setelah itu, kalian bisa membuat DataFrame dari berbagai sumber data seperti list, dictionary, atau file CSV. Misalnya, untuk membuat DataFrame dari dictionary, gunakan contoh kode berikut ini.

Python


Kode di atas akan menghasilkan DataFrame dengan kolom 'Nama', 'Usia', dan 'Kota' yang masing-masing berisi data yang disediakan.

Python


Kalian juga bisa membuat DataFrame dari list atau file CSV dengan menggunakan metode pd.read_csv('nama_file.csv').


Baca juga : Bootcamp Data Analyst with SQL and Python


4. Coding Sederhana untuk Eksplorasi DataFrame

Setelah membuat DataFrame, langkah selanjutnya adalah mengeksplorasi data yang ada. Pandas menyediakan berbagai metode untuk ini. Beberapa metode dasar yang sering digunakan termasuk head(), tail(), info(), dan describe().


Metode head() digunakan untuk melihat beberapa baris pertama dari DataFrame, tail() untuk melihat beberapa baris terakhir, info() memberikan informasi tentang kolom-kolom dalam DataFrame serta tipe data dan jumlah nilai null, sedangkan describe() memberikan statistik deskriptif dasar dari data numerik. Berikut adalah contoh penggunaan metode-metode tersebut.

Python


Dengan menggunakan metode-metode tersebut, kalian bisa mendapatkan gambaran umum tentang struktur dan isi DataFrame, yang sangat membantu dalam tahap awal analisis data. Kalian bisa dengan cepat melihat apakah ada nilai yang hilang atau memerlukan perhatian khusus, serta mendapatkan ringkasan statistik yang dapat membantu dalam memahami distribusi data. 


Kalian bisa menggunakan Python untuk beragam kebutuhan, bahkan juga untuk membuat model prediksi atau machine learning lainnya. Nah, untuk bisa di level tersebut tentu kalian perlu memahami dasarnya dulu kan? DQLab hadir untuk membantu kalian memahami dasar-dasar machine learning dan ilmu data lainnya!


DQLab adalah platform belajar online yang memiliki metode  HERO yaitu Hands-On, Experiential Learning & Outcome-based, yang dirancang ramah untuk pemula. Menariknya lagi, DQLab juga mengintegrasikan modulnya dengan fitur ChatGPT nih! Fungsinya untuk apa?

  • Membantumu mendapatkan penjelasan dari code yang sedang dipelajari.

  • Membantumu menemukan code yang salah atau tidak sesuai. 

  • Memberikan alternatif solusi dari problem/error yang kalian temukan.


Jadi, tunggu apalagi? Nikmati pengalaman belajar praktis dan menyenangkan di DQLab dengan Sign Up segera di sini atau ikuti Bootcamp Data Analyst with SQL and Python!


Penulis : Dita Feby 

Editor : Annissa Widya

Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login