DOBEL DISKON 95% + 10% SPESIAL PROMO PUNCAK 7.7!
Belajar Data Science Paket Premium cuma 6 Bulan Hanya 177K!
SERBU SEKARANG!
Pendaftaran ditutup dalam 2 Hari 9 Jam 39 Menit 25 Detik 

Data Primer vs Data Sekunder, Mana yang Lebih Utama Digunakan?

Belajar Data Science di Rumah 22-September-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/90064edfc19e9cff17a5b2228caf45cd_x_Thumbnail800.png

Seorang praktisi data ataupun mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi tentu sudah tidak asing lagi dengan yang namanya penelitian dan analisis data, dimana pada proses itu kita akan menentukan data mana yang akan kita gunakan untuk menjawab permasalahan yang ada. Secara umum, data sendiri terbagi menjadi dua bagian, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer merupakan data yang dikumpulkan langsung ke lapangan, sementara data sekunder bisa didapatkan dari penelitian yang telah ada sebelumnya atau telah dikumpulkan sebelumnya oleh orang lain.

Diantara data sekunder dan data primer, tidak ada jenis data yang sempurna. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Sebagai praktisi data, kita harus jeli untuk memilah mana kasus yang harus menggunakan data primer dan kasus yang seperti apa yang bisa menggunakan data sekunder. Lalu sebenarnya, mana sih jenis data yang lebih utama untuk digunakan dalam analisis data? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, simak perbedaan dari kedua jenis data ini, yuk!


1. Proses Pengumpulan Data

Perbedaan yang pertama bisa dilihat dari proses pengumpulan data. Data primer akan dikumpulkan secara langsung ke lapangan oleh peneliti. Tentunya proses pengumpulan ini perlu mempertimbangkan variabel apa saja yang akan ditanyakan. Ada berbagai cara yang bisa digunakan untuk mengumpulkan data primer, yaitu dengan menggunakan kuesioner, survey, wawancara, dll. Sementara data sekunder tidak dikumpulkan secara langsung ke lapangan. Data tersebut dapat dikumpulkan dengan mengunjungi tempat yang menyediakan data, seperti BPS, kantor-kantor pemerintah, internet, dll.


Baca juga : Teknik Pengumpulan Data Sekunder, Apa Saja Sumber Data yang Bisa Digunakan?


2. Biaya yang Digunakan

Jika dilihat dari segi biaya, data primer tentu akan memakan biaya yang jauh lebih banyak. Ketika memutuskan untuk mulai terjun di lapangan, pasti ada saja hal-hal kecil yang membutuhkan biaya, seperti biaya konsumsi, biaya transportasi, dll. Belum lagi terkadang peneliti akan memberikan bingkisan kepada orang yang dijadikan sebagai narasumber. Sementara data sekunder akan memakan biaya yang jauh lebih sedikit karena hanya perlu mengambil data yang telah ada.


3. Waktu

Biasanya, waktu yang digunakan untuk mengumpulkan data primer cukup lama karena proses mewawancarai atau mengisi kuesioner tersebut lumayan menyita waktu. Belum lagi jika lokasi penelitian yang cukup jauh dari kediamannya. Berbeda dengan data sekunder yang bisa didapatkan dengan jauh lebih cepat. Terlebih jika data yang digunakan memiliki akses yang terbuka di internet, kita hanya membutuhkan waktu dalam hitungan menit untuk mendapatkan data tersebut.


4. Kevalidan Data

Kevalidan data menjadi hal yang sangat penting untuk dipertimbangkan. Data primer biasanya lebih valid dibandingkan data sekunder, karena proses pengumpulannya dilakukan secara langsung oleh peneliti sehingga peneliti mengetahui bagaimana keadaan yang sebenarnya. Berbeda dengan data sekunder yang dikumpulkan oleh orang lain, sehingga kita tidak dapat memastikan apakah sebenarnya data tersebut benar benar valid atau tidak. Itulah mengapa dalam berbagai penelitian, data primer akan dijadikan sebagai data utama sementara data sekunder hanya dijadikan sebagai data pelengkap.


Baca juga : Metode Pengumpulan Data Sekunder, Bisa Menggunakan Apa Saja Sih?


5. Tertarik Belajar Data lebih Lebih Lanjut? Yuk, Belajar di DQLab!

Setelah membaca pemaparan di atas, jadi mana data yang lebih utama untuk digunakan menurutmu? Karena keduanya sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan, maka peneliti lah yang harus jeli dalam memilih data yang akan digunakan. Nah jika kamu tertarik untuk mempelajari tentang data lebih lanjut, DQLab bisa menjadi pilihan tempat belajar yang tepat. Nah, DQLab sendiri merupakan lembaga kursus khusus untuk bidang Data Science yang dilakukan secara online. Yuk, tunggu apalagi, buruan daftar di DQLab dan nikmati semua modul yang ada!



Penulis : Gifa Delyani Nursyafitri


Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!