GIMANA MEMULAI KARIER JADI DATA ANALYST?
Simak caranya di webinar GRATIS dan raih DOORPRIZE menarik!
DAFTAR SEKARANG!
Pendaftaran ditutup dalam 1 Hari 1 Jam 3 Menit 54 Detik 

Deretan Pertanyaan Interview Data Analyst Bagi Fresh Graduate

Belajar Data Science di Rumah 24-Mei-2022
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/691596b62affb99104d31ec6d3d9f12c_x_Thumbnail800.jpg

Menjadi seorang data analyst adalah hal yang diidam-idamkan bagi banyak orang diluaran sana. Tapi siapa yang menyangka bahwa sekarang posisi data analyst masuk kedalam kategori pekerjaan yang “sexy” di industri data. 


Oleh karena itu, jika kamu memang serius untuk menekuni dunia data dan bercita-cita menjadi seorang data analyst, pastikan harus siap dengan segala pertanyaan yang diajukan saat wawancara. Baik itu sifatnya technical ataupun non-technical. Biasanya yang menanyakan ini adalah orang yang sudah ditunjuk dari internal perusahaan yaitu HRD. 

data analyst

Tidak perlu khawatir bagi kamu yang sekarang ini statusnya masih fresh graduate, kalian bisa menyimak beberapa tips-tips dan cara menjawab pertanyaan yang biasanya ditanyakan oleh HRD ataupun user (calon atasan) seputar data analyst.


Sedikit gambaran dulu ya sahabat DQLab sebelum kita masuk ke artikel kali ini. Pertanyaan-pertanyaan yang akan kita bahas disini adalah pertanyaan yang umumnya selalu ditanyakan ya, harapannya semoga bisa membantu Sahabat DQ untuk persiapan berkarir. 


1. Apa Arti Sebuah Data Bagi Dirimu? 

Oke, kita masuk ke pertanyaan yang sifatnya sederhana ya. Tidak jarang HRD bisa saja menanyakan soal semacam ini kepada calon employee. Mengingat data sendiri adalah mainannya orang yang bekerja di bidang data dan tugas dari data analyst sehari-harinya berkutat dengan data. Maka setidaknya seorang calon data analyst harus punya bekal dasar utamanya pengertian data. Disini rekruter ingin tahu hal mendasar sebelum masuk ke pertanyaan yang sifatnya intim. 


data analyst


Dari pertanyaan ini, rekruter juga ingin menggali seputar pengetahuan pelamar soal data. Disini kuncinya adalah kamu harus bisa menjelaskan apa itu definisi data menurut kamu? Pentingnya data bagi seorang data analyst itu apa? Seberapa penting peran data dalam pengambilan keputusan. Minimalisir gerakan dan bahasa tubuh yang mengganggu kelancaran proses interview. Boleh dijawab secara singkat tapi mengena (to the point). Bisa pula menjawab panjang tapi detail juga silakan. 


Contoh menjawabnya misalnya bisa seperti ini

“Bagi saya, data adalah elemen terpenting dalam serangkaian tahapan proses pengolahan data. Sebab dari data tersebut saya akan menghasilkan insight yang berguna dan bisa diimplementasikan dalam proyek yang sedang saya kerjakan”


Baca juga : Kenali Perbedaan Data Scientist, Data Analyst dan Data Engineer


2. Kenapa Kamu Pengen Jadi Data Analyst?

Pertanyaan selanjutnya yang umumnya sering ditanyakan dalam sesi interview adalah kenapa ingin menjadi seorang data analyst. Rekruter ingin mencari tahu tujuan kalian dalam jangka pendek soal posisi data analyst. Wajar saja apabila pertanyaan ini ditujukan langsung kepada fresh graduate yang baru mulai berkarir sebagai data analyst. 

data analyst

Jadi pertanyaan ini menandakan apakah si pelamar paham dengan role dan tugas-tugas dari data analyst. Sejauh mana sih pengetahuan sahabat DQ soal posisi ini dari tools-toolsnya, tugas-tugasnya dan lain-lain. Mengingat posisi data analyst bukan hanya dituntut untuk pintar menganalisis data, tetapi bagaimana caranya unstructured data bisa keluar menjadi insight yang bermanfaat.


3. Apakah Kamu Pernah Mengerjakan Proyek Data?

Pertanyaan ini berlaku bagi semua pelamar. Tidak menutup kemungkinan pertanyaan sejenis akan ditanyakan bagi yang backgroundnya non IT. Sebab pertanyaan ini menguji kalian terkait tahapan-tahapan apa yang dikerjakan, apa saja kesulitan-kesulitan yang dihadapi, hasilnya seperti apa, implementasinya bagaimana dan apa latar belakang dari proyek tersebut dibuat. 


Buat yang belum tahu, proyek data bisa diibaratkan semacam case study yang disesuaikan dengan kasus yang terjadi di perusahaan.  Proyek data bisa kalian dapatkan dari mengikuti kursus data science, bootcamp, kompetisi data science dan lain-lain. Dari sini, kalian bisa mengeksplor kemampuan data science kalian melalui proyek ini.

data analyst


Cara menjawabnya kalian bisa tonjolkan dan jelaskan salah satu proyek data yang pernah kamu kerjakan. Penjelasannya urut, sistematis dan runtut dengan ditambahkan data sebagai informasi tambahan dan penguat argumentasi. Kamu juga bisa jelaskan kenapa kamu memilih studi kasus itu dan kenapa tertarik untuk menyelesaikannya. Proyek data bisa menjadi sebuah nilai plus bagi kalian yang ingin berkarir menjadi seorang data analyst namun berbeda jurusannya saat kuliah. 


4. Masalah Apa Yang Kamu Temui Ketika Menganalisis Data?

Pertanyaan selanjutnya yang kerap kali ditanyakan adalah apakah kalian pernah menjumpai masalah ketika melangsungkan proses analisis data. Jawabannya hanya kalian sendiri yang tahu. Biasanya rekruter ingin tahu lebih dalam bagaimana problem solving kamu atau proses pemecahan masalah terkait kasus yang diberikan.


Pertanyaan ini adalah turunan dari pertanyaan ketiga tadi ya sahabat DQ. Disini rekruter juga mendapatkan gambaran terkait dengan proyek yang dikerjakan. Biasanya pelamar akan menjabarkan tiap permasalahan yang dialami saat melakukan analisis data. 

data analyst

Mulai dari data yang masih mentah, data berantakan, kesalahan tanda baca baik comma dan semicolon, data overlap, missing value pada data, data ganda atau duplikasi dan masih banyak masalah yang lain. Disini pelamar tidak hanya menjabarkan masalah yang ditemui ketika menganalisis data. Pelamar bisa menceritakan latar belakang project tersebut, kemudian dilanjutkan dengan masalah apa yang ditemukan.


Namun, disarankan ketika mendapatkan pertanyaan ini bukan hanya menjawab terkait masalahnya saja. Tetapi juga bagaimana cara menyelesaikan masalahnya dijabarkan dengan tahap penyelesaiannya.


5. Apa Yang Membuat Kamu Tertarik Menjadi Seorang Data Analyst?

Perbedaan pertanyaan “kenapa kamu pengen jadi data analyst” dengan “apa yang membuat kamu tertarik menjadi seorang data analyst” tergantung dari sudut pandang si penanya. Jika pertanyaan pertama ini merujuk pada pertanyaan bagi  pelamar fresh graduate yang baru mulai merintis karir sebagai data analyst. Namun coba perhatikan pada pertanyaan kedua. Pertanyaan ini secara spesifik ditujukan untuk pelamar yang berpengalaman namun memutuskan untuk switch career menjadi data analyst. 

data analyst

Ketertarikan ini bisa mengarah kepada “apa yang membuat kamu tertarik untuk menjadi seorang data analyst? Sedangkan sebelumnya anda belum ada pengalaman untuk menduduki posisi ini. Nah, disini kamu bisa menjelaskan ketertarikannya dari antusias kamu menekuni dunia data jika memang berniat ingin pindah karir menjadi data analyst.


Mulai dari mengikuti kursus data analyst, rutin berpartisipasi dalam mengikuti webinar dengan topik seputar data science dan analytics, mengerjakan case study terkait data science dan bahasa pemrograman seperti Python, R dan SQL. Dari sini, rekruter terkesan dengan usaha kamu.


6. Menurut Kamu, Kemampuan Apa Yang Perlu Dimiliki Data Analyst?

Pertanyaan yang sering juga ditanyakan dalam sesi interview adalah kemampuan atau skill apa yang perlu dimiliki seorang data analyst. Disini rekruter ingin menguji kamu dengan seberapa pengalaman yang kamu alami. Pertanyaan ini memiliki dua sudut pandang dan jawabannya pun juga dua versi. Jika kalian adalah orang yang sudah berpengalaman maka jawaban ini akan mengalir langsung.


Sebab, kamu sebelumnya sudah punya pengalaman dan sudah ada gambaran ketika menerima tugas menjadi data analyst. Tapi kalau fresh graduate? Harus jawab apa kalau pertanyaan ini? Tenang aja, kalian gaperlu khawatir.

data analyst

Cara menjawabnya mudah teman-teman. Kalian bisa menjawab pertanyaan ini dengan pengalaman yang ada disekolah. Misalnya kalian mendapatkan tugas untuk membuat laporan tentang visualisasi data. Nah disini kalian jabarkan tugasnya tentang apa, peranmu dalam tugas tersebut itu apa, dari tugas ini menghasilkan output apa, cara menganalisisnya seperti apa. Walaupun kalian belum punya pengalaman tentang posisi ini, namun setidaknya kalian pastinya mendapatkan ilmu dari tugas tersebut.


7. Apakah Ada Pertanyaan Untuk Kami?

Pertanyaan pamungkas yang biasanya ditanyakan dalam interview adalah apakah ada pertanyaan untuk kami? Pertanyaan ini sejatinya memberikan kesempatan kepada pelamar untuk bertanya. Karena sebelumnya rekruter sudah banyak menanyakan maka saatnya pelamar menanyakan hal-hal yang janggal. Disini kalian bisa menanyakan hal-hal teknis. 

data analyst

Seperti apakah setelah tahap interview ini akan ada interview lanjutan? Bagaimana sistem dan alur kerja dari tim data analyst? Jam kerjanya apakah harus dikantor atau bisa WFH? Mengingat masa pandemi sekarang ini membuat sistem kerja juga berubah. Pastikan hal-hal tersebut saat sesi tanya jawab bersama rekruter. Gapapa kepo-kepo dikit di sesi ini. Jangan sampai kalian kehilangan kesempatan dalam menanyakan hal yang membuat kamu penasaran. Silahkan ditanyakan saja disesi ini.


Baca juga : Data Analyst vs Data Scientist, Yuk Kenali Perbedaannya


Nah, udah pada tahu kan apa aja pertanyaan yang biasanya ditanyakan saat interview. Biar makin siap lagi, kalian bisa banget nih curi start buat belajar data di DQLab. Tersedia berbagai macam modul mulai dari beginner sampai intermediate yang bisa kamu coba untuk menguji kemampuan data analysis. 


Nikmati sensasi belajar asyik dengan berbagai modul yang interaktif. Menggunakan live code editor tanpa kalian harus menginstall aplikasi atau software tambahan. Penasaran kan bagaimana keseruan belajarnya? Caranya gampang kok, cukup isi form dibawah ini atau signup di DQLab.i. Selamat mencoba!


Penulis: Reyvan Maulid

Postingan Terkait

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!