Buat Akun DQLab & Akses Kelas Data Science Python, R, SQL, Excel GRATIS!

Deviasi & Formula Excel untuk Analisis Data

Belajar Data Science di Rumah 18-April-2023
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/8b72eec2d3ed18a75832ea2525e3130c_x_Thumbnail800.jpeg

Excel merupakan salah satu tools yang digunakan oleh para profesional bisnis untuk menganalisis dan memvisualisasikan data. Tools ini didukung dengan ratusan formula mulai dari formula untuk operasi matematika dasar hingga analisis data kompleks seperti analisis regresi. excel memiliki ratusan formula, faktanya excel versi 2016 memiliki 484 formula sedangkan Excel versi 2021 memiliki 360 formula. 


Sejak dirilis pada tahun 1987 dan setelah versi 5 dirilis pada tahun 1993, Excel menjadi software spreadsheet yang digunakan secara meluas dan menjadi standar industri untuk pengolahan data. Software ini terus berkembang dari waktu ke waktu yang tidak hanya mampu melakukan komputasi data dasar, tetapi kita juga bisa menggunakan Excel untuk menganalisis data. 


Seorang praktisi data menghabiskan kira-kira 80% waktunya untuk melakukan tiga langkah dalam analisis data, yaitu data cleaning, data analysis, dan terakhir data visualization. Dalam proses data cleaning, seorang praktisi data mentransformasi dan mengatur ulang bentuk data agar sesuai dengan metode analisis yang akan digunakan. Pada proses kedua, yaitu data analysis. 


Data akan diolah untuk mengekstrak informasi yang berguna dari data set. Setelah berhasil dianalisis, maka informasi yang didapat akan masuk ke tahap visualisasi yang bertujuan untuk menunjukkan insight dan informasi penting ke stakeholder. Ketiga langkah tersebut dapat dilakukan menggunakan excel. Oleh karena itu, pada artikel kali ini DQLab akan menjelaskan beberapa formula yang bisa digunakan untuk analisis data. Jadi tunggu apa lagi? Yuk simak artikel ini sampai akhir!


1. Formula STDEV

STDEV adalah fungsi excel yang digunakan untuk menghitung standar deviasi berdasarkan data sampel. Formula ini bisa digunakan di semua versi excel, mulai dari versi 2003 hingga 2019. Di excel versi 2003 kita bisa menuliskan 30 argumen sedangkan di versi 2007, kita bisa menulis hingga 255 argumen berupa angka, baris, range, atau sel yang berisi angka. Berikut adalah penulisan umum formula atau rumus STDEV.

Excel

Baca juga : Rumus Excel yang Paling Sering Digunakan dalam Dunia Kerja


2. Formula Central Tendency

Beberapa formula statistika yang banyak digunakan untuk analisis data adalah formula mean, median, modus, standar deviasi, nilai minimum dan maksimum, dan penjumlahan. Mean atau rata-rata dalam Excel digunakan untuk mencari rata-rata dari data numerik. Median adalah fungsi yang digunakan untuk mencari angka tengah dalam deretan angka tertentu. Untuk mencari nilai median, kita harus mengurutkan data terlebih dahulu. Namun jika kita menggunakan Excel, formula akan secara otomatis mengurutkan data. Modus merupakan salah satu elemen statistika yang digunakan untuk mencari nilai yang sering muncul pada sekumpulan data. Berikut adalah bentuk umum setiap formula central tendency di excel. 

Excel


3. Formula Vlookup dan Hlookup

VLOOKUP adalah salah satu formula Excel yang paling sering digunakan dan berfungsi untuk mencocokan data dari tabel dengan nilai input (pencarian). V pada VLOOKUP berarti pencarian vertikal (dalam satu kolom). Sama halnya dengan VLOOKUP, HLOOKUP juga banyak digunakan dan digunakan untuk mencocokan data dari tabel dengan nilai input (pencarian). Hanya saja bedanya, jika VLOOKUP melakukan pencarian vertikal dalam satu kolom, HLOOKUP melakukan pencarian horizontal (dalam satu baris). Berikut adalah bentuk umum dari kedua formula tersebut.

Excel

4. Formula Concatenate dan Trim

Formula CONCATENATE pada Excel digunakan untuk menambah atau menggabungkan semua teks yang ada di beberapa cell. Dengan formula ini, kita bisa membuat dari beberapa kata di cell yang berbeda-beda. Formula TRIM pada Excel digunakan untuk menghapus spasi yang tidak diperlukan di antara kata dalam sebuah kalimat. Formula ini juga dapat digunakan untuk mengembalikan nilai teks dengan menghapus spasi di de[an dan belakang teks. Secara umum, kedua formula ini ditulis sebagai berikut.

Excel

Baca juga : Kenali Rumus IF pada 3 Kondisi dengan Excel


Selain formula-formula di atas, ada formula lain yang cukup powerful untuk analisis data. Yuk eksplorasi semua formula-formula excel bersama study case dari DQLab! DQLab adalah platform belajar online yang berfokus pada pengenalan Data Science dan Artificial Intelligence dengan menggunakan bahasa pemrograman populer seperti R dan Python. Menariknya, DQLab adalah platform edukasi pertama yang mengintegrasi fitur ChatGPT yang memudahkan beginner untuk mengakses informasi mengenai data science secara lebih mendalam.


DQLab juga menggunakan metode HERO yaitu Hands-On, Experiential Learning & Outcome-based, yang dirancang ramah untuk pemula. Jadi sangat cocok untuk kamu yang belum mengenal data science sama sekali. Untuk bisa merasakan pengalaman belajar yang praktis dan aplikatif, yuk sign up sekarang di DQLab.id atau ikuti training corporate DQLab dengan klik tautan https://dqlab.id/b2b  berikut untuk informasi lebih lengkapnya!


Penulis: Galuh Nurvinda K

Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login