🚨9.9 DQLAB BIGGEST SALE: DISKON 98%!🚨
Belajar Data Science Bersertifikat, 6 BULAN hanya Rp 100K!

0 Hari 3 Jam 12 Menit 54 Detik

Ingin Berkarir sebagai "Data Analyst"? Yuk, Intip Skill Apa Saja yang Harus Kamu Kuasai

Belajar Data Science di Rumah 26-Agustus-2026
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/c88d2e5ea781a73bdc4b6c89eea54e07_x_Thumbnail800.JPG

Data Analyst menjadi salah satu profesi yang menarik untuk dipertimbangkan kalau kamu suka bekerja dengan angka, mencari pola, dan memecahkan masalah. Pekerjaan ini bukan sekadar membuat tabel atau grafik, tetapi juga mengolah data menjadi insight yang bisa membantu perusahaan mengambil keputusan.

Kalau kamu tertarik masuk ke bidang ini, ada beberapa skill yang perlu dipersiapkan. Tenang, kamu nggak harus langsung menguasai semuanya sekaligus. Yuk, kenali skill Data Analyst dan cara mulai mempelajarinya!

1. Skill Apa Saja yang Harus Dikuasai Data Analyst?

Skill teknis menjadi salah satu fondasi penting untuk seorang Data Analyst. Kamu perlu memahami cara mengolah data dari tahap awal sampai menghasilkan informasi yang bisa digunakan untuk menjawab kebutuhan bisnis.

Beberapa skill yang bisa mulai kamu pelajari antara lain Excel, SQL, statistik, data visualization, dan Python. Excel bisa menjadi titik awal untuk belajar mengolah data, sedangkan SQL berguna untuk mengambil dan mengelola data dari database.

Setelah memahami dasarnya, kamu bisa mempelajari statistik untuk membantu membaca pola dan hubungan dalam data. Kemampuan visualisasi juga penting agar hasil analisis dapat disampaikan melalui grafik atau dashboard yang lebih mudah dipahami.


Baca juga: Bootcamp Data Analyst with Python & SQL


2. Skill Nonteknis yang Dibutuhkan Data Analyst

Menjadi Data Analyst bukan cuma soal bisa menggunakan tools atau menulis query SQL. Kamu juga perlu memiliki analytical thinking untuk memahami masalah, menentukan data yang dibutuhkan, dan mencari insight yang relevan.

Kemampuan problem solving juga dibutuhkan ketika data yang tersedia tidak lengkap atau hasil analisis menunjukkan sesuatu yang tidak sesuai dugaan. Selain itu, communication skill penting karena Data Analyst perlu menjelaskan hasil analisis kepada stakeholder yang belum tentu memiliki latar belakang teknis.

Kamu juga perlu memiliki business understanding. Dengan memahami konteks bisnis, kamu tidak hanya menyampaikan angka, tetapi bisa menjelaskan apa arti angka tersebut dan bagaimana insight yang ditemukan dapat membantu pengambilan keputusan.

3.Tools yang Sering Digunakan Data Analyst

Data Analyst dapat menggunakan berbagai tools untuk membantu proses pengolahan dan analisis data. Tools yang digunakan bisa berbeda tergantung perusahaan, jenis data, serta kebutuhan pekerjaan.

Beberapa tools yang umum digunakan antara lain:

  • Spreadsheet: Excel, Google Sheets

  • Database & query: MySQL, PostgreSQL, SQL Server

  • Programming: Python

  • Data visualization: Power BI, Tableau

  • Data processing: Pandas, NumPy

Kamu tidak perlu mempelajari semua tools tersebut sekaligus. Untuk pemula, kamu bisa mulai dari Excel, kemudian belajar SQL, dilanjutkan dengan visualisasi data dan Python sesuai kebutuhan.

Yang paling penting bukan sekadar hafal fungsi setiap tools, tetapi memahami kapan dan bagaimana menggunakannya untuk menyelesaikan masalah dengan data.


Baca juga: Data Analyst vs Data Scientist


4. Bagaimana Cara Melatih Skill Data Analyst?

Cara terbaik untuk melatih skill Data Analyst adalah dengan banyak praktik menggunakan data. Setelah mempelajari sebuah konsep atau rumus, coba langsung gunakan untuk menyelesaikan studi kasus sederhana.

Misalnya, kamu bisa mengambil dataset penjualan dan mencoba menjawab pertanyaan seperti produk mana yang paling banyak terjual, cabang mana yang memiliki performa terbaik, atau bagaimana tren penjualan dari waktu ke waktu. Dari sini, kamu bisa belajar menggabungkan kemampuan Excel, statistik, visualisasi, hingga SQL secara bertahap.

Jangan lupa dokumentasikan hasil project yang sudah kamu kerjakan. Portfolio yang berisi proses analisis, visualisasi, insight, dan kesimpulan dapat membantu menunjukkan kemampuanmu ketika mulai mencari peluang kerja sebagai Data Analyst.

5. Mulai Belajar Skill Data Analyst untuk Persiapan Karier

Kalau melihat banyaknya skill yang perlu dipelajari, kamu mungkin bingung harus mulai dari mana. Daripada mencoba mempelajari semuanya secara acak, akan lebih efektif kalau kamu mengikuti alur belajar yang terstruktur dan langsung mempraktikkannya melalui studi kasus.

Kalau kamu ingin lebih fokus mempersiapkan skill untuk menjadi Data Analyst, kamu bisa mempertimbangkan Bootcamp Data Analyst with Python and SQL dari DQLab.

Fokus pada Python dan SQL juga relevan karena kedua skill tersebut banyak digunakan dalam proses mengambil, mengolah, dan menganalisis data.

Dengan belajar secara terarah, kamu bisa membangun kemampuan mulai dari memahami data, melakukan pengolahan, sampai menghasilkan insight. Setelah fondasinya terbentuk, kamu bisa melanjutkan dengan memperbanyak project dan mengembangkan skill lain yang dibutuhkan sesuai target kariermu.


FAQ

1. Apakah harus bisa coding untuk menjadi Data Analyst?

Tidak selalu harus langsung mahir coding, tetapi kemampuan coding akan sangat membantu. SQL penting untuk mengakses dan mengolah data dari database, sedangkan Python dapat digunakan untuk analisis dan pengolahan data yang lebih kompleks.

2. Apakah Excel masih dibutuhkan oleh Data Analyst?

Ya. Excel masih berguna untuk berbagai kebutuhan pengolahan dan analisis data sederhana hingga menengah. Menguasai Excel juga bisa menjadi fondasi sebelum mempelajari tools dan bahasa pemrograman lainnya.

3. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk belajar menjadi Data Analyst?

Tidak ada waktu yang sama untuk semua orang karena tergantung kemampuan awal, waktu belajar, dan konsistensi. Yang penting adalah belajar secara bertahap dan rutin sambil memperbanyak praktik menggunakan data.

Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Daftar Gratis & Mulai Belajar

Mulai perjalanan karier datamu bersama DQLab

Daftar dengan Google

Sudah punya akun? Kamu bisa Sign in disini