Buat Akun DQLab & Akses Kelas Data Science Python, R, SQL, Excel GRATIS!

Ini Ragam Rumus Dasar Deviasi Excel yang Efektif

Belajar Data Science di Rumah 27-Februari-2023
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/9fd286276a3585b9041a02842445c20d_x_Thumbnail800.jpeg

Excel sudah dikenal memiliki manfaat atau berperan penting di setiap bidang industri. Salah satu keunggulannya adalah memiliki ratusan rumus bawaan yang siap pakai tanpa harus menghafal bentuk matematisnya.


Bagi bidang industri yang berkaitan dengan proses hitung tentunya Excel selalu menjadi tools pilihan menyelesaikan permasalahan tersebut.


Rumus dasar yang cukup sering dipakai dalam Excel adalah rumus deviasi. Rumus deviasi atau yang sering disebut dengan simpangan baku adalah sebuah angka yang dapat mengukur sebuah sebaran distribusi dari data kalian.


Ketika standar deviasi semakin besar maka akan semakin lebar juga dari distribusi data milik kalian yang berasal dari meannya. Ini mengartikan bahwa, semakin banyak variasi data yang kalian miliki.


Untuk angka standar deviasi tidak ada yang baik maupun buruk di dalamnya. Ini tergantung dari apa yang kalian harapkan kepada seberapa tersebarkan data yang kalian miliki.


Jika standar deviasi yang kalian miliki sudah sesuai dengan apa yang kalian harapkan, maka itulah nilai standar deviasi yang bisa dianggap dengan baik.


Jika kalian masih kebingungan bagaimana rumus dasar deviasi bekerja, maka kalian dapat simak artikel berikut untuk lebih memahami rumus ini jadi simak terus ya!


1. Rumus Deviasi Manual

Sebagai langkah awal dan sebagai pemahaman lebih dalam terhadap rumus deviasi. sebaiknya kita mengerti terlebih dahulu bagaimanakah rumus deviasi secara manual. Beberapa langkahnya adalah:

  • tentukan nilai rata-rata dari data

  • kurangi nilai dengan nilai rata-rata

  • kuadratkan hasil dari pengurangan data tersebut

  • jumlahkan hasil kuadrat tersebut

  • bagi hasil penjumlahan dengan jumlah data dikurangi satu (n-1)

  • setelah memperoleh hasilnya, cari akar kuadrat dari nilai tersebut, maka diperoleh nilai standar deviasi.

Berikut adalah rumus standar deviasi:

Excel


Baca juga : Rumus Excel yang Paling Sering Digunakan dalam Dunia Kerja


2. Rumus Deviasi Excel

Selain menggunakan cara manual, kamu juga bisa menggunakan software dalam menghitung standar deviasi. Salah satu software yang bisa digunakan adalah Microsoft Excel.


Rumus dasar deviasi Excel akan sangat membantu dalam mencari nilai standar deviasi terutama untuk data yang berukuran sangat besar.


Dalam Excel terdapat beberapa rumus rumus yang bisa digunakan yaitu STDEV, STDEVA, STDEV.P, dan STDEVPA. STDEVA digunakan untuk menghitung standar deviasi berdasarkan data sampel. Adapun format umum untuk rumus STDEV adalah:

Excel

STDEVA sama seperti STDEV, hanya saja terdapat perbedaan pada cara menangani nilai logika dan teks. Adapun format umum untuk rumus STDEVA adalah:

Excel


Selanjutnya adalah STDEV.P dan STDEVPA yang digunakan untuk data populasi. Adapun format umum untuk rumus STDEVPA adalah:

Excel


3. Data Sampe vs Data Populasi

Rumus STDEV.P digunakan ketika kita bekerja menggunakan data populasi. "P" pada rumus ini berarti singkatan dari "Populasi" yang mencakup semua elemen dari kumpulan data di populasi (N).

Excel

Rumus STDEV.S adalah rumus yang digunakan jika kita bekerja menggunakan data sample. Huruf "S" pada rumus ini adalah singkatan dari "Sampel" dan hanya sampel kumpulan data yang dipertimbangkan dari seluruh kumpulan data (N-1).


Artinya, data yang digunakan adalah beberapa elemen atau data yang diambil dari populasi besar.


4. Cara Menghitung Deviasi Dari Data Sampel

Untuk menghitung deviasi dari data sampel ini kalian bisa menggunakan salah satu dari rumus deviasi ini yaitu seperti STDEV, STDEV.S, dan juga kalian bisa menggunakan STDEVA.


Bentuk dari penulisan tiga tumus ini sama dengan rumus standar deviasi data populasi atau STDEV.P, yaitu seperti berikut ini:


=STDEV/STDEV/STDEVA(number1,[number2],....)


Jadi satu hal yang bisa kalian tentukan ketika kalian memilih rumus untuk kalian gunakan apakah ingin digunakan untuk mengabaikan/memproses nilai logika dan juga teksnya.


Untuk rumus STDEV dan STDEV.S mengabaikan mereka sedangkan untuk STDEVA akan memproses data-data tersebut dalam proses perhitungannya.


Baca juga : Kenali Rumus IF pada 3 Kondisi dengan Excel


Selain rumus standar deviasi, Excel juga menyediakan rumus statistika lain yang sangat berguna bagi pengolahan data dan penelitian.


Yuk uji pengetahuan Excel kamu dengan menyelesaikan kuis dari DQLab! Kuis ini FREE, loh! Kamu bisa kerjakan kapanpun dan di manapun.


Yuk akses kuisnya dengan cara Sign Up melalui DQLab.id kemudian masuk ke menu My Class dan pilih menu Quiz lalu klik button Excel dan akses kuis persiapan “Quiz Basic Excel”. Selamat mencoba!

Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login