SUPER MID-YEAR SALE! DISKON 96%
Belajar Data Science 6 Bulan hanya 150K!

0 Hari 1 Jam 38 Menit 52 Detik

Intip Sejarah Coding Python Hello World

Belajar Data Science di Rumah 31-Januari-2024
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/2-longtail-senin-01-2024-01-31-130357_x_Thumbnail800.jpg

Ketika kamu memulai untuk belajar bahasa pemrograman khususnya Python, pastinya kamu tidak asing dengan sintaks sederhana “Hello, World!” bukan? Kode ini sederhana dan umumnya digunakan untuk memahami dasar-dasar sintaks dan struktur bahasa pemrograman. Hampir semua bahasa pemrograman menggunakan “Hello, World!” ini sebagai awalan sekaligus perkenalan kepada seorang pemula jika ingin menekuni bahasa pemrograman, salah satunya Python. Tapi, apakah kamu pernah mengetahui soal fakta ini sahabat DQLab?


Long short story, program Hello World pertama kali diperkenalkan pada dokumentasi/tutorial bahasa pemrograman B. Dokumentasi tersebut terbit pada tahun 1972. Kemudian, Hello World digunakan kembali pada dokumentasi bahasa pemrograman C (Programming in C: A Tutorial) pada tahun 1974.


Selain sebagai pengantar konsep dasar sintaks Python, "Hello, World!" juga membantu pemula untuk memastikan bahwa lingkungan pengembangan mereka sudah terkonfigurasi dengan baik. Proses menulis, menjalankan, dan melihat hasil dari program ini memberikan gambaran praktis tentang cara kerja lingkungan pengembangan Python yang telah diatur.


Namun apakah sejarahnya berhenti sampai disitu saja? Belum dong. Masih panjang. Daripada kamu penasaran, simak terus artikelnya sampai habis ya!


1. Sejarah Munculnya Kode Program “Hello, World!”

Pada tahun 1967, Martin Richards menciptakan bahasa BCPL, tempat program "Hello, World!" pertama kali ditulis dalam makalah pertamanya yang menjelaskan bahasa tersebut. Dua belas tahun berikutnya, pada tahun 1979, ia bersama salah satu mantan mahasiswanya menerbitkan buku tentang BCPL, serupa dengan K&R1 yang diterbitkan setahun sebelumnya, berjudul "BCPL: The Language and its Compiler," edisi revisinya dengan ISBN-13: 978-0521785433 masih dapat diakses.


Penting untuk dicatat bahwa pada periode waktu yang sama, yaitu akhir 1960-an hingga awal 1970-an, Brian Kernighan menulis Tutorial Bahasa B dan kemudian bersama-sama dengan Dennis Ritchie menulis buku tentang Bahasa C pada tahun 1978 (diperbarui pada tahun 1988).


Walaupun karya Martin Richards tentang BCPL telah diterbitkan pada tahun 1967, Bahasa Pemrograman B yang dibuat oleh Ken Thompson baru muncul pada tahun 1969, dengan memanfaatkan banyak pengalaman dan pengetahuannya tentang BCPL. Brian kemudian menulis dan menerbitkan tutorial untuk Bahasa Pemrograman B satu atau dua tahun setelahnya. Dalam tutorial B-nya, Brian juga menggunakan contoh "Hello, World!" dari Martin sebagai program pertama, sesuai dengan alasan bahwa BCPL sudah menjadi bagian dari komunitas dan berkembang bersama bahasa pemrograman lainnya seperti BLISS dari CMU dan PL/360 dari Stanford.


Ketika UNIC/UNIX dipindahkan dari PDP-7 yang berorientasi kata ke PDP-11 yang berorientasi byte, Dennis Ritchie mengubah Bahasa Pemrograman B yang berorientasi kata menjadi Bahasa Pemrograman C. Pada titik ini, compiler C pertama ditulis dalam dialek Bahasa Pemrograman B yang disebut NB atau NewB, ketika Dennis mulai menargetkan kembali compiler B (bahasa yang berorientasi kata) dari PDP-7 ke PDP-11 yang berorientasi byte. Seiring evolusinya, NB menjadi semakin jelas bahwa bahasa tersebut bukan lagi B, dan oleh karena itu, Dennis menyebutnya C.


Sebagai konsekuensi dari perubahan ini, Brian menulis ulang tutorial Bahasa B-nya menjadi Tutorial Bahasa Pemrograman C, memerlukan revisi contoh-contoh seperti "Hello, World!" sebagai program pertama. Saat UNIX dan C mulai populer di luar BTL, Brian memberi saran kepada penerbit Prentiss-Hall, mengusulkan peluang untuk buku tambahan dalam seri profesional komputer mereka. Dengan persetujuan dari PH, Brian dan Dennis memulai dengan tutorial dan menulis serta menerbitkan K&R [versi 1] pada tahun 1978.


Penggunaan Bahasa Pemrograman C mulai meluas di luar pengguna target aslinya, dan itulah mengapa buku ini, atau revisi tahun 1988 yang kita sebut K&R2, menjadi panduan utama bagi banyak programmer dalam mempelajari bahasa tersebut. Dengan demikian, argumen yang diajukan oleh orang seperti Tom Crosley bahwa contoh program "Hello, World!" berasal dari K&R, adalah karena K&R adalah contoh pertama yang banyak didistribusikan dari motif ini di luar komunitas pemrograman sistem yang lebih kecil, dimulai pada tahun 1978. Namun, tidak dapat diabaikan bahwa contoh asli Richards menggunakan BCPL dalam makalahnya, yang datang sebelum K&R[1] dan buku Richards sendiri yang lebih baru.


Baca juga : Bootcamp Data Analyst with SQL and Python


2. Kenapa Harus  “Hello, World!”

Apakah penggunaan Hello World dikarenakan Brian Kernighan terinspirasi oleh anime HELLO WORLD? Tidak sama sekali!

Python

Brian Kernighan sebenarnya tidak dapat mengingat dengan pasti mengapa ia memilih menggunakan kata Hello World. Namun, berdasarkan wawancara dengan Forbes India, ia menyatakan: “Memori saya sekarang sudah suram. Yang saya ingat adalah bahwa saya pernah melihat sebuah kartun yang menampilkan sebutir telur dan anak ayam yang mengucapkan, "Hello, world."”


3. Siapa yang Pertama Kali Mencetuskan Kode Program  “Hello, World!”

Kode program "Hello, World!" pertama kali dicetuskan oleh Brian Kernighan, seorang ilmuwan komputer yang bekerja di Bell Laboratories. Pada tahun 1974, Kernighan menciptakan bahasa pemrograman B, dan dia memasukkan program "Hello, World!" sebagai contoh sederhana dalam buku berjudul "A Tutorial Introduction to the Programming Language B."


Seiring berjalannya waktu, bahasa pemrograman B menjadi dasar untuk bahasa pemrograman C yang dikembangkan oleh Dennis Ritchie. Brian Kernighan juga ikut menulis buku tentang bahasa C bersama dengan Dennis Ritchie, yang kemudian menjadi buku terkenal berjudul "The C Programming Language." Dalam buku tersebut, program "Hello, World!" juga diikutsertakan sebagai contoh awal untuk membantu pembaca memahami dasar-dasar sintaks dan struktur bahasa C.


Dengan demikian, Brian Kernighan dapat dianggap sebagai orang yang pertama kali mencetuskan dan mengenalkan program "Hello, World!" sebagai bagian dari pembelajaran pemrograman. Tradisi ini kemudian berkembang menjadi standar dalam dunia pemrograman untuk memperkenalkan bahasa pemrograman baru kepada pemula.


Baca juga : Mengenal Perbedaan R Python dan SQL


4. Contoh Sintaks  “Hello, World!”

Program "Hello, World!" dalam Python biasanya dituliskan dengan beberapa baris kode yang singkat dan jelas. Contohnya seperti berikut:

Python


Baris kode sederhana ini cukup untuk menampilkan pesan "Hello, World!" pada layar. Penggunaan fungsi print di sini bertujuan untuk mencetak atau menampilkan teks yang diinginkan ke konsol. Dengan cara ini, seorang pemula dapat langsung merasakan keberhasilan saat berhasil mengeksekusi program pertamanya.


Hai sahabat DQ, ingin jago dalam bahasa pemrograman Python? Atau bingung buat pilih bootcamp yang cocok dengan kebutuhan, kesibukan, dan ingin belajar lebih lanjut? Kalian bisa belajar melalui program Bootcamp Live Class yang disediakan oleh DQLab. Live Class adalah salah satu metode pembelajaran paling tepat yang ditawarkan DQLab agar Sahabat DQ bisa mulai belajar Python.


Tidak hanya Python, bahkan di sini kalian juga bisa belajar SQL yang juga menunjang pemahaman kalian di bidang Data Science. Apa saja manfaat mengikuti Live Class ini?

  • Variatif dan komplit. Variatif karena terdiri dari kelas pemula sampai advance. Komplit karena tidak hanya belajar teori tapi juga praktik. 

  • Materi dan rekaman dapat diakses selamanya.

  • Mendapatkan dukungan dari awal. Live Class memberikan kelas persiapan untuk memastikan kalian siap mengikuti kelas

  • Dibimbing dengan mentor berpengalaman.

  • Mendapatkan komunitas baru yang saling mendukung.


Tunggu apalagi? Yuk segera daftarkan diri kalian atau Sign Up dan nikmati semua manfaat di atas, atau ikuti Bootcamp Data Analyst with SQL and Python!


Penulis: Reyvan Maulid


Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login