MAU PUNYA SKILL DATA SCIENCE YANG AMAYZING?
Belajar Data Science 6 Bulan hanya 150K  | Pakai Kode: AMAYZING
BURUAN SERBU!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 2 Jam 26 Menit 47 Detik 

Kapan Data Sekunder dapat Digunakan?

Belajar Data Science di Rumah 22-Maret-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/1dcb91d0a029b777773cac7dda79151e_x_Thumbnail800.png

Ketika kamu sedang melakukan suatu penelitian atau sedang melakukan problem solving, baik untuk kebutuhan akademik maupun profesional pasti kamu membutuhkan data source yang menunjang dengan penelitian tersebut. Data source tersebut dibagi menjadi dua jenis yaitu, data primer dan data sekunder. Nah, setelah ini mungkin akan muncul pertanyaan seperti kapan data sekunder dapat digunakan? Sebelum kamu mengetahui hal tersebut, kami akan mengulas sedikit mengenai apa perbedaan antara data primer dan data sekunder. Singkatnya data primer itu merupakan data yang dikumpulkan secara langsung oleh si peneliti atau orang yang memiliki kepentingan bersangkutan. Kebalikan dari data primer, data sekunder itu sumber datanya berasal dari pihak ketiga dan biasanya informasinya sudah tersedia di pusat kajian. Karena data source nya sudah tersedia maka kita tidak perlu melakukan wawancara ataupun survey lapangan,  kita hanya perlu datang ke pusat kajian seperti, perpustakaan, instansi pemerintahan, perusahaan dan instansi lainnya. Apalagi saat ini semua sudah serba daring, kemungkinan besar kamu sudah bisa mengakses data tersebut pada situs resmi instansi-instansi tersebut dan biasanya tinggal mendownload file CSV saja.


Jadi, data primer dan sekunder itu sama-sama sangat penting tergantung pada masalah atau penelitian yang ingin kamu selesaikan itu seperti apa. Maka, memaksimalkan waktu kamu dalam proses problem solving atau penelitian yang sedang kamu lakukan itu penting. Sebelum itu kamu harus memahami kapan data sekunder dapat digunakan dan perlu digunakan. Artikel ini akan membahas hal tersebut. Jadi, simak terus artikel ini sampai selesai, ya ! Keep reading and scrolling.


1. Ketika Kamu Ingin Memperkaya Pemahaman Terkait Suatu Masalah

Yang pertama, kapan data sekunder dapat digunakan ? Jawabannya adalah ketika kamu ingin memperkaya pemahaman terkait suatu masalah yang sedang ingin kamu pecahkan. Dengan memperkaya data source kamu menggunakan data sekunder kamu dapat memaksimalkan pemahaman kamu terhadap permasalahan yang sedang kamu teliti. Sebagai contoh sederhananya, jika kamu sedang melakukan penelitian tentang analisis suatu produk kecantikan tertentu, kamu dapat menggunakan sosial media seperti twitter untuk melihat opini dalam bentuk kritik, ataupun kepuasan customer terhadap produk tersebut. Hal ini dapat kamu gunakan untuk memaksimalkan pemahaman kamu tentang permasalahan yang sedang kamu teliti tersebut berdasarkan komponen-komponen peristiwa yang mengelilinginya. 

Baca juga : Data Analisis : 2 Jenis Metode yang Penting Untuk Kamu Tahu dalam Analisis Data



2. Ketika Kamu Perlu Opsi Tambahan untuk Penyelesaian Masalah

Selanjutnya, data sekunder dapat kamu gunakan ketika kamu memerlukan opsi tambahan untuk penyelesaian masalah yang kamu teliti. Dalam proses pengambilan keputusan pasti kita selalu mempertimbangkan dari berbagai aspek-aspek terbaik. Dengan menggunakan data sekunder kamu akan dapat menemukan beberapa opsi lain, dari perspektif berbeda untuk mendukung proses penyelesaian masalah yang sedang kamu teliti. Semakin banyak opsi atau alternatif yang kamu dapatkan untuk penyelesaian masalah maka kemungkinan kamu untuk menemukan opsi yang otentik dan berbeda dari penelitian lain semakin besar. Misalnya, kamu dapat mencari studi literatur yang memiliki objek mirip tapi dengan menerapkan pendekatan yang berbeda. Dari situ, kamu dapat membandingkan pendekatan mana yang lebih optimal yang dapat terapkan untuk objek penelitian kamu.


3. Ketika Kamu Ingin Lebih Menghemat Waktu

Yang terakhir, data sekunder dapat kamu gunakan ketika kamu ingin lebih menghemat waktu. Seperti yang sudah diulas sebelumnya, bahwa data sekunder sumber datanya sudah disediakan oleh pihak ketiga sehingga kita tidak perlu melalui tahap wawancara, dan survey lapangan. Kamu cukup datang ke pusat kajian seperti perpustakaan, instansi pemerintahan, mengakses situs resmi instansi pemerintahan atau perusahaan, dan menggunakan sosial media untuk melihat isu-isu tertentu yang relevan dengan penelitian kamu saat ini. Terutama di era serba digital ini sangat memungkinkan kita untuk dapat mengakses data sekunder dari internet, seperti kita mengakses situs resmi pusat kajian seperti BPS dan kita tinggal mendownload file tersebut. Selain menghemat waktu juga kamu dapat menghemat biaya, karena kamu tidak perlu melakukan survey lapangan yang biasanya dapat mengeluarkan biaya yang cukup mahal.

Baca juga : Langkah-Langkah Menggunakan Teknik Analisis Data Kualitatif


4. Yuk Mulai Belajar Menjadi Data Scientist Bersama DQLab!       


Gunakan Kode Voucher "DQTRIAL", dan simak informasi di bawah ini mendapatkan 30 Hari FREE TRIAL:

  1. Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

  2. Buka academy.dqlab.id dan pilih menu redeem voucher 

  3. Redeem voucher "DQTRIAL" dan check menu my profile untuk melihat masa subscription yang sudah terakumulasi. 

  4. Selamat, akun kamu sudah terupgrade, dan kamu bisa mulai Belajar Data Science GRATIS 1 bulan.


    Penulis : Rian Tineges

    Editor : Annissa Widya Davita


      Postingan Terkait

      Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!