[LAST CALL!] BANGKITKAN SKILL DATA SAMPAI SUKSES BERKARIR
BELAJAR DATA SCIENCE 6 BULAN CUMA 127 RIBU  | Pakai Kode: DQBANGKIT
KLAIM PROMONYA!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 18 Jam 17 Menit 7 Detik 

Kapan Timing Yang Tepat Ketika Data Sekunder Dapat Digunakan?

Belajar Data Science di Rumah 24-Mei-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/56d013673c5b0ba102c60e898f5944ef_x_Thumbnail800.jpg

Buat sahabat data yang saat ini sedang menjalankan penelitian atau riset, baik untuk keperluan penelitian skripsi atau riset proyek suatu penelitian tentunya kamu akan membutuhkan sebuah data. Secara sumber dalam mengumpulkan datanya, data dibagi ke dalam dua macam yakni data primer dan data sekunder. Singkatnya, data primer merupakan jenis data yang dikumpulkan oleh peneliti langsung dari sumber utama. Sedangkan data sekunder merupakan data yang telah dikumpulkan atau tersedia untuk peneliti dari pihak lain. Pada intinya, Data primer maupun sekunder ini mempunyai karakteristik tersendiri yang menunjukkan kelemahan dan kelebihan masing-masing. Meskipun begitu, kedua jenis data ini dapat saling melengkapi sehingga bisa memudahkan peneliti dalam melakukan pengamatannya. Apalagi, bagi sahabat data yang menggunakan data sekunder pastinya akan jauh lebih mudah. Karena data source sudah disediakan maka kita tidak perlu melakukan wawancara ataupun survey lapangan. Namun, kita hanya perlu memaksimalkan saja terkait usaha kita untuk mengolah dan menganalisis data tersebut. Apalagi saat ini semua sudah serba daring, kemungkinan besar kamu sudah bisa mengakses data pada situs resmi instansi-instansi tersebut dan biasanya tinggal mendownload file dengan ekstensi csv saja atau bisa juga melakukan scraping melalui website agar lebih memudahkan.


Pertanyaan sederhana yang seringkali muncul dari benak seorang peneliti awam pastinya akan bertanya kapan waktu atau timing yang tepat ketika data sekunder dapat digunakan? Penentuan kapan waktu yang tepat dalam penggunaan data sekunder ini bergantung pada penelitian atau riset yang akan kita jalankan. Maka dari itu, sebagai seorang peneliti penting sekali untuk aware terhadap data apa yang ingin kita kumpulkan. Terkhusus data sekunder, jadi kira-kira kapan data sekunder dapat digunakan. Tentunya sahabat data perlu tahu dan perlu memaksimalkan kesempatan untuk mendapatkan data tersebut demi tercapainya tujuan dalam sebuah riset. Pada artikel DQLab kali ini, kita akan membahas terkait kapan waktu yang tepat dalam menggunakan data sekunder. Bagi kalian para pemula data tentunya artikel ini wajib untuk disimak dan diketahui sama-sama. Jadi, pastikan simak baik-baik, stay tune and keep scrolling on this article guys!


1.Jika Ada Alternatif Permasalahan dalam Penelitian

Sebelum kita mengambil suatu keputusan, kadang kita memerlukan beberapa alternatif lain. Data sekunder akan bermanfaat dalam memunculkan beberapa alternatif lain yang mendukung dalam penyelesaian masalah yang akan diteliti. Dengan semakin banyaknya informasi yang kita dapatkan, maka penyelesaian masalah akan menjadi jauh lebih mudah. Hal ini juga berkenaan dengan data-data yang diperoleh dengan menggunakan data sekunder seperti misalnya ketika kamu ingin mencari data produksi dan data luas lahan maka kamu dapat mencarinya melalui website atau publikasi data instansi terkait. Pencarian data ini juga tergantung konteks wilayahnya apakah nasional, regional maupun internasional.


Baca juga : Data Analisis : 2 Jenis Metode yang Penting Untuk Kamu Tahu dalam Analisis Data


2.Pemahaman Masalah dalam Penelitian

Data sekunder dapat digunakan sebagai sarana pendukung untuk memahami masalah yang akan kita teliti. Sebagai contoh apabila kita akan melakukan penelitian dalam suatu perusahaan, perusahaan menyediakan company profile atau data administratif lainnya yang dapat kita gunakan sebagai pemicu untuk memahami persoalan yang muncul dalam perusahaan tersebut dan yang akan kita gunakan sebagai masalah penelitian. Dengan demikian, pemecahan masalah penelitian dapat diatasi ketika kamu menemukan data yang tepat untuk menjawab tujuan penelitian. Dengan berkembangnya teknologi Internet maka munculah banyak data base yang menjual berbagai informasi bisnis maupun nonbisnis. Data base ini dikelola oleh sejumlah perusahaan jasa yang menyediakan informasi dan data untuk kepentingan bisnis maupun nonbisnis. Tujuannya adalah untuk memudahkan perusahaan, peneliti dan pengguna lainnya dalam mencari data.


Baca juga : Langkah-Langkah Menggunakan Teknik Analisis Data Kualitatif 


3.Penjelasan Masalah Penelitian

Data sekunder bermanfaat sekali untuk memperjelas masalah dan menjadi lebih operasional dalam penelitian karena didasarkan pada data sekunder yang tersedia, kita dapat mengetahui komponen-komponen situasi lingkungan yang mengelilinginya. Hal ini akan menjadi lebih mudah bagi peneliti untuk memahami persoalan yang akan diteliti, khususnya mendapatkan pengertian yang lebih baik mengenai pengalaman-pengalaman yang mirip dengan persoalan yang akan diteliti. Sebagai contoh sederhananya, jika kamu sedang melakukan penelitian tentang analisis keputusan pembelian suatu produk, maka kamu dapat menggunakan media sosial berupa instagram untuk dijadikan sebagai responden penelitian dan mengetahui kepuasan konsumen atas suatu produk.


4. Implementasikan Data Sekunder dengan Belajar Data Science! 

Ingin Belajar bagaimana pengaplikasian data sekunder dalam ilmu data science? Yuk, nikmati belajar gratis bersama DQLab untuk mempelajari module Introduction to Data Science. Gunakan Kode Voucher "DQTRIAL", dan simak informasi di bawah ini mendapatkan 30 Hari FREE TRIAL: 

1.Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup 

2.Buka academy.dqlab.id dan pilih menu redeem voucher 

3.Redeem voucher "DQTRIAL" dan check menu my profile untuk melihat masa subscription yang sudah terakumulasi. 

4.Selamat, akun kamu sudah terupgrade, dan kamu bisa mulai Belajar Data Science GRATIS 1 bulan.


Penulis: Reyvan Maulid Pradistya

Editor : Annissa Widya

Postingan Terkait

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!