GRAB IT FAST! Belajar Data Science 6 Bulan Hanya Rp. 149.000. DAFTAR

Pakai Kode: DQCEPATBerakhir 2 Days 5 Jam : 18 Menit : 22 Detik

Kapan Waktu Yang Tepat Data Sekunder Dapat Digunakan dalam Riset

Kapan Waktu Yang Tepat Data Sekunder Dapat Digunakan dalam Riset

Belajar Data Science di Rumah 03-Mei-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/66b205be96c33d386381f629241f2033_100_persen.jpg

Data sekunder sering dikumpulkan dan dipublikasikan oleh organisasi maupun lembaga peneliti yang berfokus adalah melakukan penelitian. Perlakuan dalam menggunakan data sekunder ini akan berdampak terhadap keahlian-keahlian yang harus dimiliki oleh seorang peneliti seperti menulis survei yang menghindari pertanyaan yang mengarah atau bias dan memahami nuansa pengambilan sampel dan ukuran sampel, atau menjadi kelompok orang dalam yang memiliki akses ke data yang tidak tersedia untuk umum atau mudah untuk dikumpulkan oleh kebanyakan orang. Sahabat data tentunya pasti sudah tahu bahwa ketika kita melakukan penelitian, data pastinya selalu dibutuhkan dimanapun dan kapanpun. Sebagaimana yang kita ketahui, pengumpulan data berdasarkan sumbernya terbagi atas dua jenis yakni data primer dan data sekunder. Data sekunder dinilai menjadi data yang selalu diincar oleh peneliti khususnya peneliti pemula karena kemudahan serta efisiensi penggunaannya dalam menyusun sebuah laporan penelitian. Oleh karena itu, uniknya data sekunder ini adalah si pengambil data tidak perlu susah-susah turun ke lapang dalam mengumpulkan data. Perlakuan ini dalam data sekunder cukup hanya memvalidasi saja.


Data sekunder bisa diperoleh dari buku, jurnal, karya ilmiah, dan sebagainya dengan mengunjungi perpustakaan, perusahaan, atau instansi terkait. Bisa juga secara daring dari website perusahaan atau instansi terkait yang memberikan akses datanya ke publik. Salah satunya adalah Badan Pusat Statistik yang setiap tahunnya selalu mengupdate informasi terkait data-data kependudukan, statistik daerah, data kelahiran, kematian, angka harapan hidup maupun jumlah penduduk per tahun. Selain itu, sahabat data juga bisa mencari data sekunder melalui website resmi sesuai dengan kebutuhan data yang ingin kalian cari. Jangan lupa pastikan dan selalu cek kredibilitas websitenya agar data yang diperoleh aman dan kredibel. Pada hakikatnya, apapun jenis data yang dikumpulkan sama pentingnya dan sangat berguna. Tapi, kalian perlu tahu bahwa setiap ingin mencari data pastikan untuk memperhatikan dan mengetahui kira-kira kapan sih waktu yang tepat untuk menggunakan data sekunder utamanya dalam sebuah riset atau penelitian. Jangan khawatir sahabat data DQLab kita akan merangkumnya untuk menjawab keraguan kamu. Pada artikel DQLab kali ini, kita akan membahas tentang waktu yang tepat untuk mengumpulkan data sekunder khususnya dalam sebuah riset. Hal ini tentunya sangat penting untuk peneliti pemula maupun profesional dalam melakukan prosedur pengambilan data sekunder. Pastikan simak baik-baik dan keep scrolling on this article guys!


1.Sebagai Starting Point dalam Rangkaian sebuah Riset

Penggunaan data sekunder dinilai dapat menjadi starting point atau sebagai langkah awal dalam mengumpulkan sebuah data. Hal ini didasarkan pada kebutuhan data serta topik penelitian apa yang ingin kita lakukan. Sebagai contoh kita akan melakukan penelitian mengenai motivasi generasi millenial dalam menggunakan media sosial instagram. Tentunya kita perlu melakukan pendalaman lebih jauh melalui studi literatur (literature review) untuk mengkaji kira-kira apa urgensi penelitiannya dan permasalahan yang diangkat dalam riset tersebut. Kemudian, sebagai peneliti juga dengan adanya dukungan dari literature review, kita bisa tracking kira-kira data apa saja sih yang perlu dikumpulkan untuk mendukung penelitian kita. Tentunya pencarian data ini kalian bisa cari baik melalui jurnal-jurnal, artikel, publikasi terbitan, website resmi bahkan infografis untuk mendukung data penelitian kita. Tidak hanya itu saja, kalian juga melakukan tracking data dengan mencari siapa anggota populasi dalam riset kalian. Hal ini dilakukan untuk mempermudah pengambilan keputusan dan menghindari bias dari responden dalam pengambilan keputusan


Baca juga : Data Analisis : 2 Jenis Metode yang Penting Untuk Kamu Tahu dalam Analisis Data


2.Membantu untuk Memahami Hal-Hal yang Tidak atau Belum Diketahui

Data sekunder tepat digunakan apabila kita sebagai peneliti dapat memahami hal-hal yang belum kita ketahui. Misalnya penggunaan alat analisis dalam penelitian. Seperti yang kita ketahui bahwa penggunaan data sekunder seperti jurnal-jurnal, artikel, bahkan skripsi-skripsi terdahulu dapat digunakan sebagai bahan inspirasi penelitian selanjutnya untuk melakukan penelitian. Tentunya kalian bisa memilih apakah peneliti ingin menggunakan alat analisis yang sama atau berbeda. Jangan khawatir juga, biasanya akan disediakan panduan mengenai tata cara analisis dan penggunaan serta bagaimana pengambilan keputusannya. Apakah hipotesis penelitiannya akan diterima atau ditolak sesuai hasil penelitian. Dengan bantuan data sekunder, kita juga bisa mengetahui data-data apa saja yang perlu dikumpulkan serta bagaimana cara mendapatkannya.


Baca juga : Langkah-Langkah Menggunakan Teknik Analisis Data Kualitatif


3.Efisiensi Waktu dan Biaya Saat Melakukan Penelitian/Riset

Data sekunder sangat tepat digunakan ketika kita ingin menghemat waktu dalam melakukan penelitian. Biasanya data primer diperoleh secara langsung dengan melakukan survei langsung ke lapangan, melalui wawancara atau pendekatan lainnya secara langsung dengan subjek penelitian. Hal ini tentu akan memakan banyak waktu, tenaga ,dan biaya. Hal ini terjadi karena lokasi penelitian yang sulit dijangkau, sulit mencocokkan waktu wawancara dengan responden, dan lainnya. Tetapi dengan menggunakan data sekunder, proses penelitian akan lebih menghemat waktu karena data yang biasanya sudah tersedia dan bisa didapatkan dari pihak ketiga seperti dari karya ilmiah, jurnal, artikel, atau buku-buku dari peneliti terdahulu. Kita cukup mengunjungi perpustakaan atau mengakses website perusahaan atau instansi terkait untuk mendapatkan datanya. Apalagi dengan kondisi pandemi saat ini data dapat dengan mudah untuk dijangkau peneliti.


4. Yuk Mulai Belajar Menjadi Data Scientist Bersama DQLab!       


Gunakan Kode Voucher “DQTRIAL”, dan simak informasi di bawah ini mendapatkan 30 Hari FREE TRIAL:

  1. Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

  2. Buka academy.dqlab.id dan pilih menu redeem voucher 

  3. Redeem voucher “DQTRIAL” dan check menu my profile untuk melihat masa subscription yang sudah terakumulasi. 

  4. Selamat, akun kamu sudah terupgrade, dan kamu bisa mulai Belajar Data Science GRATIS 1 bulan.


    Penulis : Reyvan Maulid

    Editor : Annissa Widya Davita


      Share

      Postingan Terkait

      Mulai Bangun Karirmu Bersama DQLab!