FLASH PROMO!! BELAJAR DATA SCIENCE ONLINE 6 BULAN 399K
Diskon 89%, Akses 76 Modul Data Science Premium, Metode Praktek Sandbox, Bersertifikat!
SERBU DISINI!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 4 Jam 0 Menit 43 Detik 

Kelebihan Excel dengan 6 Rumus Dasar Deteksi Missing Value

Belajar Data Science di Rumah 18-Oktober-2022
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/0b588a7ca90fcfffe1e8424263b0dbd1_x_Thumbnail800.jpg

Excel menyediakan berbagai jenis rumus dasar untuk melakukan kegiatan pengolahan data. Tidak dapat dipungkiri bila rumus yang tersedia pada Excel sendiri punya kelebihan yang sangat membantu dalam hal pengolahan data.


Salah satunya Excel digunakan untuk melakukan deteksi missing value atau penyimpangan dari sebuah data. Kita pasti pernah tahu bahwa dalam melakukan proses pengolahan data maka akan mendapatkan problem kurang bersih. Contoh kecilnya yakni adanya penggunaan spasi pada setiap datanya. 


Memang kelihatannya sepele sih, tapi kalau dipikir-pikir akan berdampak pada proses pengolahan data. Sumber permasalahannya adalah karena formula atau fungsi lainnya tersebut tidak bisa menyamakan antara data dengan atau tanpa spasi tersebut.


Mereka menganggap keduanya berbeda dan hal ini bisa menjadi masalah ketika kita ingin menggunakan datanya untuk pengolahan pada spreadsheet. Jadi hati-hati ya sahabat DQLab


Apabila kamu adalah seorang pemula yang ingin belajar terkait dengan rumus excel dasar jangan khawatir. Sebab pada artikel ini kamu akan menemukan rumus apa yang ingin dicari.


Rumus-rumus yang ada di dalam Excel akan sangat penting dalam melakukan pengolahan data. Apalagi fitur-fitur dan berbagai jenis rumus yang ada pada Excel juga bisa dimanfaatkan dalam bidang apapun. 


Oleh karena itu, tools yang satu ini pastikan untuk jangan dilewatkan. Bagi pemula mungkin akan membingungkan, namun untuk mengawali belajar Excel kamu bisa mulai dengan rumus dasar Excel yang akan kita bahas di artikel kali ini. Apa saja? Yuk, simak dibawah ini!


1. TRIM

Rumus dasar kedua dalam Microsoft Excel yaitu TRIM. Rumus TRIM sangat berguna untuk menghilangkan spasi berlebih pada suatu teks yang kamu punya dalam spreadsheet. Fungsi TRIM dipakai dengan tujuan membersihkan suatu teks dari penggunaan spasi yang tidak perlu. Nantinya melalui TRIM akan menghilangkan spasi lebih dari satu diantara teks serta semua spasi baik yang berada di posisi depan maupun belakang.


Berikut adalah persamaan umum dalam rumus TRIM

=TRIM(text)

Keterangan:

Text = karakter berupa teks yang akan dihilangkan untuk spasi berlebihnya


Misalkan ada suatu contoh dimana ada salah satu rumus ini sebelumnya tidak berfungsi. Tahu nggak penyebabnya karena apa? Karena adanya spasi. Disinilah peranan dari fungsi TRIM untuk memangkas spasi yang berlebih. 

excel


Kita akan gunakan fungsi ini pada cell B2. Berikut adalah hasilnya

excel

Dengan demikian, fungsi COUNTIFS yang sebelumnya tidak berfungsi kini menjadi berfungsi kembali.


Baca juga : Rumus Excel yang Paling Sering Digunakan dalam Dunia Kerja


2. CONCATENATE

Kita masuk ke rumus dasar excel yang ketiga yaitu rumus CONCATENATE. Rumus ini digunakan untuk menggabungkan satu sel dengan sel-sel lain yang berisikan karakter berupa teks/angka di Microsoft Excel.


Adapun fungsi utama dari rumus CONCATENATE pada Excel adalah menggabungkan antara dua data atau lebih dari sel yang berbeda. Tujuannya agar dari kedua data yang sudah kita gabungkan tadi mendapatkan data baru. 


Rumus CONCATENATE atau yang biasa juga dikenal dengan CONCAT sangat umum dipakai khususnya untuk data string. Adapnn contoh dari rumus ini biasanya diaplikasikan untuk menggabungkan data nama barang dengan kode barang dalam suatu produk misalnya.


Kemudian rumus ini adakalanya dipakai untuk membuat NIM mahasiswa yang diambil dari tahun masuk, kode jurusan dan nomor urut mahasiswa itu sendiri.


Secara umum berikut adalah bentuk umum dari rumus CONCATENATE.

=CONCATENATE(Text1;Text2;…..)

Keterangan:

CONCATENATE = merupakan nama rumus untuk menggabungkan beberapa data sel ke dalam satu sel

Text1 = merupakan teks pertama yang ingin digabungkan

Text2 = merupakan teks kedua yang ingin digabungkan dst.


Bagian teks yang ada didalam kurung ini juga bisa kita ganti dengan mereferensikan selnya langsung dimana terdapat data-data yang akan digabungkan. Kamu bisa gunakan tanda petik dua (“) jika kita memasukkan format teks ke dalam rumus. Sebaliknya, tidak perlu menggunakan tanda petik ketika kita menggunakan referensi sel.


Misalnya saya punya sebuah contoh data yang terdiri dari dua kolom yaitu nama depan dan nama belakang. Adapun kedua jenis data ini nantinya akan digabungkan menjadi satu dalam bentuk nama lengkap. Bagaimana caranya? Gunakan fungsi CONCAT saja sahabat DQLab. Mudah saja.


Excel


Dalam contoh di atas, kita contohkan antara kolom A2 yaitu Sarah yang merupakan nama pertama atau nama depan. Sedangkan kolom B2 yaitu Thompson yang merupakan nama kedua ataupun nama belakang. Nah, apabila kedua data ini digabungkan akan menjadi Sarah Thompson menggunakan fungsi CONCAT Excel.

 

3. VLOOKUP

Lanjut kita bergeser ke rumus VLOOKUP. Rumus VLOOKUP ini terbilang familiar dikalangan praktisi data maupun pemula yang ingin belajar Excel.


Fungsi ini dipakai untuk mencari nilai tertentu pada kolom atau sumber data lainnya dengan menggunakan kata kunci tertentu yang berbenuk vertikal untuk rumus VLOOKUP dan horizontal untuk rumus HLOOKUP. 


Rumus VLOOKUP digunakan untuk mencari data atau kata kunci tertentu secara vertikal atau menurun ke bawah. Fungsi VLOOKUP digunakan untuk membaca suatu sumber data yang telah dibuat sebelumnya baik dalam worksheet yang sama atau berbeda.


Fungsi VLOOKUP berbeda dengan rumus LOOKUP. Apabila rumus LOOKUP sendiri dipakai untuk mencocokkan antara data numerik maupun data teks. Sedangkan rumus VLOOKUP hanya dapat dilakukan untuk melakukan pencocokan data dalam bentuk numerik saja. 


Berikut adalah persamaan umum dalam fungsi VLOOKUP:

=VLOOKUP(lookup_value,table_array,col_index_num,[range_lookup])

Keterangan:

VLOOKUP = rumus yang dipakai untuk melakukan pencocokkan data numerik pada sel menurun ke bawah

Lookup_value = merujuk pada cell yang dijadikan kata kunci atau dasar untuk mencari data

Table_array = merujuk pada sumber data yang akan dicari berdasarkan lookup value

Col_index_num = merujuk pada urutan kolom yang akan dilihat hasilnya. Pada argumen ini biasanya diisi dengan angka dan diurutkan dari kolom kiri ke kolom kanan atau A, B, C, D dan sebagainya.

Range_lookup = dalam argumen ini ditunjukkan dengan adanya True dan nilai False


Berikut adalah contoh dari rumus VLOOKUP

excel


Dalam contoh di bawah ini, kita memiliki suatu data penjualan yang didapatkan dari karyawan beserta wilayah penjualan. Nah, kita ingin melihat kira-kira karyawan mana yang masuk ke wilayah penjualan bagian utara, selatan, timur dan lain-lain. Sampai sini paham ya sobat?


Baca juga : Kenali Rumus IF pada 3 Kondisi dengan Excel


4. VALUE

Kita masuk dalam rumus VALUE yang juga bisa kamu pelajari nih sahabat DQLab. Rumus Value pada Excel digunakan untuk mengonversi data teks menjadi data numerik. Berikut adalah sistematika dari rumus VALUE

=VALUE(text)

Keterangan:

Text = data teks (string) yang akan diubah menjadi tipe data numerik, kemudian ini ditulis dengan tanda petik.


Berikut adalah contoh rumus VALUE:

excel


5. SORT

Rumus dasar yang terakhir datang dari rumus SORT. Rumus dasar ini digunakan untuk menyortir baris dari sebuah larik atau rentang yang diberikan berdasarkan nilai-nilai dalam satu kolom atau lebih. Baik itu berupa angka ataupun huruf.


Jadi dengan menggunakan fungsi SORT ini bisa mengurutkan data secara otomatis dari rentang data, dan karena Fungsi SORT ini merupakan salah satu dari fungsi Dynamic Array, Anda cukup menuliskan fungsi ini pada baris / kolom pertama saja, tidak perlu menyalin rumus ke baris bawahnya atau ke kolom sampingnya, jadi lebih hemat waktu.


Berikut adalah sintaks dari fungsi SORT

=SORT(array; [sort_index]; [sort_order]; [by_col])

Keterangan

Array = range atau array yang akan diurutkan

Sort_index = angka yang menunjukkan kolom atau baris sebagai dasar pengurutan

Sort_order = Pilihan 1 dan -1, 1 atau jika dikosongkan untuk mengurutkan data secara Ascending (A to Z) dan angka -1 untuk mengurutkan data secara Descending (Z to A)

By_col = menunjukan arah urutan. TRUE untuk mengurutkan menurut kolom dan FALSE atau apabila dikosongkan untuk mengurutkan menurut baris


Berikut adalah contoh dari rumus SORT:

excel


Jadi master rumus dasar Excel yuk! Pelajari rumus dan fitur Excel dengan modul dari DQLab! Modul DQLab disusun oleh expertise di bidangnya sehingga materi yang akan dipelajari tidak perlu diragukan lagi.


Ingin ukur kemampuan Excelmu? Bisa! Cobain mini quiz DQLab. Caranya mudah, Sign up sekarang di DQLab.id lalu pilih Menu Quiz. Nikmati pengalaman belajar Excel bersama DQLab yang seru dan menyenangkan dengan mencoba modul Platinum Excel untuk menguji kemampuan Excel kamu yang bisa kamu akses selamanya.


Persiapkan dirimu untuk berkarir sebagai praktisi data yang kompeten


Penulis: Reyvan Maulid


Mulai Belajar
Data Science Sekarang
Bersama DQLab

Buat Akun Belajarmu & Mulai Langkah
Kecilmu Mengenal Data Science.

Buat Akun Gratis Dengan :

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/8be7fae4b69abead22aa9296bcab7b4b.jpg Sign-Up dengan Google

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/d0aa879292fb427c0978d2a12b416e98.jpg Sign-Up dengan Facebook

Atau Buat Dengan :