MAU PUNYA SKILL DATA SCIENCE YANG AMAYZING?
Belajar Data Science 6 Bulan hanya 150K  | Pakai Kode: AMAYZING
BURUAN SERBU!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 0 Jam 0 Menit 46 Detik 

Kenali Data Primer dan Sekunder Sebelum Melakukan Penelitian

Belajar Data Science di Rumah 07-Juni-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/108c8c1ac176ff39aa437b216325fb50_x_Thumbnail800.jpg

Data primer dan sekunder adalah dua tipe data yang digunakan untuk penelitian. Data dapat didefinisikan sebagai nilai kuantitatif atau kualitatif dari suatu variabel. Kata "data" merupakan bentuk jamak dari datum yang secara harfiah berarti memberi atau sesuatu yang diberikan. Selain data primer dan sekunder, sebenarnya peneliti dapat menggunakan data lain, seperti data territory. Namun reliabilitas dan validitas penelitian akan menurun jika menggunakan data otentik yang lebih rendah. Data dapat disajikan dalam bentuk angka, kata, gambar, bahkan audio. Seorang peneliti mengumpulkan data dari berbagai sumber yang kredibel. Dalam dunia penelitian, ada dua jenis sumber data, yaitu data sumber data primer dan sekunder. Data primer maupun sekunder sama-sama berharga dan penggunaannya tergantung pada tujuan penelitian.

Data adalah salah satu aspek terpenting dan vital dari sebuah penelitian. Penelitian-penelitian yang dilakukan di berbagai bidang studi mungkin saja menggunakan metodologi yang berbeda-beda, tetapi setiap penelitian pasti didasarkan pada data yang dianalisis dan diinterpretasikan dengan tujuan untuk mendapatkan informasi yang bermanfaat. Data merupakan bagian dasar dari studi statistika yang dapat diedit, dikodekan, dan dianalisis menggunakan prosedur statistika. Beberapa fungsi data dalam kehidupan sehari-hari adalah untuk melakukan sensus, statistika kesehatan, catatan kecelakaan lalu lintas, dan lain sebagainya. Sebelum melakukan penelitian, seorang peneliti harus memahami tipe data secara menyeluruh. Pada artikel kali ini, DQLab akan mengupas tuntas data primer dan sekunder dalam penelitian. Penasaran? Yuk simak artikel ini sampai akhir!

1. Apa itu Data Primer?

Data primer adalah data yang telah dikumpulkan dari pengalaman langsung si peneliti. Data primer merupakan data yang belum dipublikasikan dan lebih objektif, autentik, dan dapat diandalkan. Dalam penelitian, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti validitas, keaslian, dan reliabilitas. Validitas adalah salah satu perhatian utama dalam penelitian. Validitas diartikan sebagai penggunaan metode ilmiah dalam penelitian sehingga hasil penelitian tersebut logis dan dapat diterima. Penggunaan data primer dalam penelitian dapat meningkatkan validitas penelitian. Informasi yang diperoleh dari tangan pertama dianggap lebih valid. Hal kedua yang perlu diperhatikan dalam penelitian adalah keaslian penelitian. Keaslian penelitian dapat diragukan jika peneliti membiarkan adanya bias atau penggunaan informasi yang menyesatkan. Data primer lebih otentik jika dibandingkan dengan data sekunder karena sesuai fakta di lapangan sehingga dapat mendorong keaslian penelitian. Terakhir adalah reliabilitas. reliabilitas adalah kepastian bahwa penelitian yang dilakukan cukup benar dan dapat dipercaya. Reliabilitas dalam penelitian akan meningkat dengan menggunakan data primer.

Baca juga : Data Analisis : 2 Jenis Metode yang Penting Untuk Kamu Tahu dalam Analisis Data

2. Sumber Data Primer

Sumber data primer sangat terbatas dan perlu waktu, tenaga, dan biaya yang tidak sedikit. Beberapa sumber data primer yang dapat digunakan oleh peneliti untuk mendapatkan data primer adalah eksperimen, survei, kuesioner, dan wawancara. Suatu eksperimen membutuhkan setting buatan maupun alami untuk mengumpulkan data. Biasanya eksperimen dilakukan untuk mengumpulkan data primer di bidang kesehatan, psikologi, nutrisi, dan studi ilmiah lainnya. Dalam eksperimen, peneliti harus mengontrol pengaruh variabel asing yang dapat mengganggu hasil penelitian. Survei adalah metode yang paling umum digunakan dalam bidang ilmu sosial, manajemen, pemasaran, dan bidang lainnya. Kuesioner adalah metode yang paling umum digunakan dalam survei. Kuesioner berisi beberapa pertanyaan, baik pertanyaan terbuka maupun tertutup yang harus dijawab oleh responden. Kuesioner dapat dilakukan melalui telepon, email, face to face, hingga menggunakan google form. Wawancara merupakan salah satu cara pengumpulan data primer melalui percakapan antar muka dengan responden. Kelebihan wawancara adalah responden tidak hanya dapat mengidentifikasi jawaban tetapi juga bisa mengamati bahasa tubuh, ekspresi dan reaksi lain saat responden menjawab pertanyaan dan peneliti lebih mudah untuk mengambil kesimpulan.

3. Apa itu Data Sekunder?

Data sekunder merupakan data yang telah dipublikasikan dalam bentuk apapun. Salah satu penggunaan data sekunder dalam penelitian adalah adanya tinjauan literatur yang biasanya diambil dari buku, jurnal, maupun majalah. Data sekunder bisa saja kurang valid tetapi tetap penting. Terkadang dalam penelitian sangat sulit untuk menemukan data primer misalnya saat wawancara responden tidak mau menjawab suatu pertanyaan yang berkaitan dengan kasus sensitif sehingga mau tidak mau peneliti harus menggunakan data sekunder yang diambil dari koran, majalah, atau sumber lain yang terpercaya.

4. Sumber Data Sekunder

Pada dasarnya, data sekunder bisa didapatkan dari mana saja, terlebih setelah internet dan media elektronik berkembang pesat. Beberapa sumber data sekunder adalah buku, jurnal, majalah, koran, dan lain sebagainya. Saat ini buku dengan topik apapun sangat mudah dijumpai, bahkan kita tidak perlu lagi mencari bentuk fisik dari buku karena sudah ada e-book yang dapat kita baca melalui gadget. Buku merupakan sumber data sekunder yang paling otentik dibandingkan dengan sumber lainnya. Jurnal merupakan salah satu sumber data sekunder yang penting dalam hal pengumpulan data. Mengapa? Karena jurnal memberikan informasi up to date yang terkadang tidak didapatkan dari buku. Selain itu, jurnal juga dapat memberikan informasi terkait objek penelitian yang sangat spesifik. Selain kedua sumber data sekunder tersebut, koran dan majalah juga efektif sebagai sumber data sekunder, namun tidak terlalu dapat diandalkan karena informasi yang didapat dari koran maupun majalah adalah informasi umum dari suatu kejadian.

Baca juga : Langkah-Langkah Menggunakan Teknik Analisis Data Kualitatif

5. Belajar Mengenal Data Primer dan Sekunder Bersama DQLab

Data tidak dapat dipandang sebelah mata, karena keputusan yang diambil tanpa dasar data yang jelas dapat berakibat fatal. Oleh karena itu, seorang peneliti harus menarik kesimpulan berdasarkan data. Mau tau bagaimana cara belajar data yang asik? Yuk gabung bersama DQLab dengan menekan button di bawah ini! Bersama DQLab kita akan belajar terkait data dan bagaimana cara mengimplementasikan data di berbagai bidang.


Penulis: Galuh Nurvinda K

Editor: Annissa Widya Davita


Postingan Terkait

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!