GIMANA MEMULAI KARIER JADI DATA ANALYST?
Simak caranya di webinar GRATIS dan raih DOORPRIZE menarik!
DAFTAR SEKARANG!
Pendaftaran ditutup dalam 1 Hari 1 Jam 18 Menit 56 Detik 

Kenali Kondisi Fungsi Percabangan pada Algoritma Python

Belajar Data Science di Rumah 20-Mei-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/18cade8570480d7129bc5ad37e2c6ca5_x_Thumbnail800.jpg

Ketika kita ingin menuliskan sebuah array atau perintah dari algoritma bahasa pemrograman Python, maka kita sering menemukan sebuah kasus yakni adanya array yang bercabang. Buat yang belum pernah kuliah atau belajar tentang algoritma dan flowchart, mungkin ini istilah yang baru pertama kamu dengar. Istilah ini sebenarnya untuk menggambarkan alur program yang bercabang. Pada flowchart, logika "jika…maka" digambarkan dalam bentuk cabang. Hal inilah yang disebut dengan percabangan. Selain percabangan, struktur ini juga disebut control flow, decision, struktur kondisi, Struktur if, dsb. Percabangan akan mampu membuat program berpikir dan menentukan tindakan sesuai dengan logika/kondisi yang kita berikan. Tidak seperti bahasa pemrograman lainnya, Python hanya mengenal satu fungsi percabangan (kondisi) saja. Tidak ada switch atau case dalam python, tetapi hanya fungsi if saja. Pengambilan keputusan (kondisi if) digunakan untuk mengantisipasi kondisi yang terjadi saat jalannya program dan menentukan tindakan apa yang akan diambil sesuai dengan kondisi.


Pada bahasa pemrograman Python dikenal dengan beberapa fungsi yang menggambarkan kondisi percabangan. Fungsi tersebut diantaranya adalah if, else dan elif Kondisi if digunakan untuk mengeksekusi kode jika kondisi bernilai benar True. Jika kondisi bernilai salah False maka statement/kondisi if tidak akan di-eksekusi. Pengambilan keputusan pada kondisi if tidak hanya digunakan untuk menentukan tindakan apa yang akan diambil sesuai dengan kondisi, tetapi juga digunakan untuk menentukan tindakan apa yang akan diambil/dijalankan jika kondisi tidak sesuai. Kali ini kita mengenal fungsi IF (percabangan) dalam Python. Sama halnya seperti bahasa pemrograman lainnya, misalnya bahasa C atau PHP yang mempunyai fungsi if dan juga switch untuk melakukan percabangan. Pada artikel DQLab kali ini, kita akan membahas tentang penggunaan algoritma python dengan kondisi percabangan berupa fungsi if, else dan elif. Hal ini tentunya bermanfaat guna mengetahui sekaligus melakukan pengambilan keputusan terkait suatu data. Pastikan simak baik-baik dan keep scrolling on this article guys!


1.Struktur Percabangan IF

Pengambilan keputusan (kondisi if) digunakan untuk mengantisipasi kondisi yang terjadi saat jalanya program dan menentukan tindakan apa yang akan diambil sesuai dengan kondisi. Pada python ada beberapa statement/kondisi diantaranya adalah if, else dan elif Kondisi if digunakan untuk mengeksekusi kode jika kondisi bernilai benar True. Jika kondisi bernilai salah False maka statement/kondisi if tidak akan di-eksekusi. Berikut merupakan contoh penerapan struktur percabangan If


Baca juga : 3 Jenis Algoritma Machine Learning yang Dapat Digunakan di Dunia Perbankan


2.Struktur Percabangan IF/Else

Pengambilan keputusan (kondisi if else) tidak hanya digunakan untuk menentukan tindakan apa yang akan diambil sesuai dengan kondisi, tetapi juga digunakan untuk menentukan tindakan apa yang akan diambil/dijalankan jika kondisi tidak sesuai. Pada python ada beberapa statement/kondisi diantaranya adalah if, else dan elif Kondisi if digunakan untuk mengeksekusi kode jika kondisi bernilai benar. Kondisi if else adalah kondisi dimana jika pernyataan benar True maka kode dalam if akan dieksekusi, tetapi jika bernilai salah False maka akan mengeksekusi kode di dalam else. Berikut merupakan contoh penerapan struktur percabangan If /else


Baca juga : Belajar Data Science: Pahami Penggunaan Machine Learning pada Python


3.Struktur Percabangan IF/Elif/Else

Pengambilan keputusan (kondisi if elif) merupakan lanjutan/percabangan logika dari "kondisi if". Dengan elif kita bisa membuat kode program yang akan menyeleksi beberapa kemungkinan yang bisa terjadi. Hampir sama dengan kondisi "else", bedanya kondisi "elif" bisa banyak dan tidak hanya satu. Bentuk ketiga ini juga memiliki arti bentuk dimana kita memiliki lebih dari dua pilihan kode untuk dieksekusi berdasarkan kondisi tertentu. Perintah elif (bentuk singkatan dari else if) disisipkan di antara if dan else.


Sebagai salah satu bahasa pemrograman yang paling banyak digunakan, memiliki pemahaman dasar Python tentunya menjadi salah satu fondasi mutlak yang perlu kamu miliki. Jangan khawatir, yuk mulai belajar Python bersama DQLab dengan sign up di DQLab.id atau klik button pada artikel di bawah ini ya Sahabat Data DQLab!


    Penulis : Reyvan Maulid

    Editor : Annissa Widya Davita

    Postingan Terkait

    Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!