Buat Akun DQLab & Akses Kelas Data Science Python, R, dan Excel GRATIS
 SIGN UP  

Kenali Sumber Data Sekunder dan Data Primer yang Digunakan dalam Penelitian

Belajar Data Science di Rumah 23-September-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/dacd765849961991ac253f0fe3140cab_x_Thumbnail800.png

Penelitian merupakan hal yang sering dilakukan oleh akademisi, tujuannya adalah untuk mengungkap fakta-fakta baru ataupun memperbaharui fakta lama yang telah ada. Di beberapa universitas, penelitian merupakan syarat untuk lulus, sehingga setiap mahasiswa nya harus melakukannya. Penelitian ini akan menjadi dasar dalam pembuatan teori-teori, sehingga penelitian ini sangat penting untuk dilakukan. Dalam penelitian, data yang digunakan terbagi menjadi dua jenis, yaitu data primer dan data sekunder.

Umumnya, peneliti akan memilih jenis data mana yang dibutuhkan, apakah itu data primer atau data sekunder. Namun di beberapa penelitian, terkadang keduanya digunakan secara bersamaan untuk saling melengkapi satu sama lain. Nah, dalam artikel ini akan dibahas mengenai sumber data primer dan data sekunder yang bisa digunakan dalam penelitian. Tapi sebelum membahas sumber, kita juga perlu mengetahui pengertian dari kedua jenis data ini. Pensaran kan? Yuk, simak artikelnya!


1. Pengertian Data Primer

Data primer merupakan data yang dikumpulkan oleh peneliti dengan cara terjun langsung ke lapangan. Umumnya dalam penelitian, data primer akan dijadikan sebagai data utama karena kevalidan datanya tidak diragukan lagi. Ketika melakukan proses pengumpulan data, peneliti akan melihat langsung bagaimana keadaan yang terjadi di lokasi pengumpulan data, sehingga kemungkinan untuk memanipulasi data akan menjadi lebih kecil.


Baca juga : Teknik Pengumpulan Data Sekunder, Apa Saja Sumber Data yang Bisa Digunakan?


2. Pengertian Data Sekunder

Data sekunder merupakan data yang dikumpulkan dengan cara mengambil data yang telah dikumpulkan oleh orang lain sebelumnya, baik data yang digunakan dalam penelitian tersebut ataupun data yang hanya dikumpulkan saja. Umumnya, dalam penelitian data sekunder akan menjadi data pelengkap jika data primernya tidak mampu menjawab permasalahan yang ada hingga tuntas. Karena jika harus mengambil data primer lagi, tentu akan memakan waktu yang lebih lama dan biaya yang lebih banyak.


3. Sumber Data Primer

Proses pengumpulan data primer akan melibatkan beberapa orang yang dijadikan sebagai sampel dalam penelitian tersebut.  Proses pengumpulan data nya dapat dilakukan dengan berbagai cara, misalnya melalui kegiatan survey, observasi langsung mengenai keadaan di lapangan, menyebarkan kuesioner, melakukan wawancara langsung ke narasumber, serta dengan menggunakan media-media lainnya.


4. Sumber Data Sekunder

Jika dibandingkan dengan data primer, data sekunder memiliki sumber yang jauh lebih banyak karena proses pengumpulan data sekunder hanya mengumpulkan data yang telah ada sebelumnya.  Peneliti bisa memanfaatkan berbagai sumber untuk mendapatkan data sekunder, seperti artikel jurnal, situs publikasi pemerintah, buku, catatan internal sebuah perusahaan/organisasi, serta sumber lainnya. Kemajuan teknologi saat ini membuat banyak data sekunder yang tersedia di internet. Hal ini akan membuat proses pengumpulan data menjadi jauh lebih cepat.


Baca juga : Metode Pengumpulan Data Sekunder, Bisa Menggunakan Apa Saja Sih?


5. Belajar Data lebih Lebih Lanjut Bersama DQLab, Yuk!

Tertarik untuk belajar tentang data lebih lanjut?N DQLab bisa menjadi pilihan tempat belajar yang tepat. Nah, DQLab sendiri merupakan lembaga kursus khusus untuk bidang Data Science yang dilakukan secara online. Ada banyak modul yang disediakan disini dengan bahasa pemrograman yang umum digunakan oleh praktisi data seperti R, Python, dan SQL. Yuk, tunggu apalagi, buruan daftar di DQLab dan nikmati semua modul yang ada!



Penulis : Gifa Delyani Nursyafitri


Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!