SUPER 6.6 SALE! DISKON 99%
Belajar Data Science 6 Bulan hanya 99K!

1 Hari 9 Jam 23 Menit 51 Detik

Kenali Tools Data Scince Google Data Studio

Belajar Data Science di Rumah 20-Februari-2023
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/6eb2e825130b3c9f0863fda7a3086406_x_Thumbnail800.jpeg

Data science menjadi ilmu yang semakin dicari dan digunakan oleh perusahaan untuk pengambilan keputusan. Banyak tugas yang bisa dilakukan oleh data science seperti memodelkan machine learning, memprediksi perkembangan bisnis, dan membuat report atau dashboard untuk melihat pertumbuhan bisnis dalam periode tertentu. Oleh karena itu, dibutuhkan tools yang berbeda untuk setiap fungsinya.


Salah satu tools data science yang digunakan untuk visualisasi data adalah Google Data Studio. Tools ini sangat cocok digunakan oleh pemula karena fiturnya yang sederhana namun lengkap. Ingin mengenal lebih lanjut serta mempelajari tutorial penggunaannya? Yuk simak penjelasan di bawah ini!


1. Mengenal Google Data Studio

Google Data Studio adalah tools yang dibangun oleh Google untuk proses analisis data. Selain dilengkapi dengan visualisasi data yang beragam, Google Data Studio juga digunakan mengolah data dari berbagai sumber secara terpusat. Menariknya, kalian bisa menghubungkan tools ini dengan layanan lain seperti Google Sheet, website, atau layanan pihak ketiga lainnya. Karena fitur yang mudah dipelajari, tools ini sangat cocok untuk para pemula yang ingin membangun dashboard secara sederhana. Hasil akhir dari penggunaan tools ini adalah sebuah dashboard seperti contoh berikut.

Data Science


Baca juga : Data Science Adalah: Yuk Kenali Lebih Jauh Tentang Data Science!


2. Fungsi Google Data Studio

Data Science

Berikut fungsi Google Data Studio yang sering digunakan oleh praktisi data.

  • Integrasi data. Seperti yang dibahas sebelumnya, tools ini dapat dihubungkan dengan beragam layanan pihak ketiga lainnya untuk memaksimalkan proses analisa data. Misalnya kalian membutuhkan data dari Google Ads atau Facebook Ads untuk mengetahui performa pemasaran secara online. Nah, kalian bisa menghubungkan kedua data tersebut dengan Google Data Studio.

  • Transformasi data. Tools ini juga dilengkapi beragam fitur, rumus, atau filter yang bisa kalian gunakan untuk mentransformasi data mentah menjadi data sesuai kebutuhan. Ini akan memudahkan kalian untuk menyajikan data menjadi sebuah informasi yang mudah dipahami. Terutama membuat data menjadi sebuah visual grafik atau diagram yang lebih menarik.

  • Visualisasi data. Tugas utama dari tools ini adalah untuk membuat dashboard. Sehingga kalian akan menemukan beragam bentuk diagram serta grafik yang menarik. Kalian juga bisa menyesuaikan warna dan ukurannya. Bahkan kalian juga bisa membangun dashboard dinamis sehingga dengan mudah dapat menunjukkan perubahan kenaikan atau penurunan produksi atau laba dalam periode tertentu.

  • Sharing data. Selain visualisasi data, tools ini juga bisa digunakan untuk sharing data dengan tim lainnya. Kalian bisa memberikan akses kepada orang lain untuk mengedit, dashboard bersama-sama. Perubahan ini pun juga bisa dilihat secara real time oleh siapapun yang mendapatkan akses. 


3. Kelebihan Google Data Studio

Data Science

Sebagai tools yang sering digunakan oleh praktisi data, berikut sejumlah kelebihan yang ditawarkan oleh Google Data Studio.

  • Gratis. Seperti beberapa layanan Google lainnya, Data Studio bisa digunakan secara gratis dengan fitur yang lengkap. Jadi, kalian bisa meningkatkan performa bisnis dan website tanpa harus mengeluarkan anggaran tambahan.

  • Memiliki data dari berbagai sumber. Salah satu manfaat Data Studio adalah bisa mengumpulkan data dari banyak platform marketing untuk menyusun strategi bisnis yang ampuh.Beberapa platform marketing populer yang sering diintegrasikan dengan Data Studio adalah Google Analytics, Google Ads, YouTube Analytics, Facebook Ads, dan lain sebagainya.

  • Mudah digunakan. Kalian tak perlu menghabiskan banyak waktu untuk menyusun laporan berdasarkan data yang ada. Data Studio menawarkan banyak pilihan tema dan template. Tinggal pilih sesuai dashboard laporan sesuai kebutuhan.

  • Mudah dikustomisasi. Tak sekadar mengandalkan template, laporan yang dibuat dari Data Studio mudah dikustomisasi. Mulai dari layout, template, font, warna, tema, ukuran, dan banyak lagi. Kalian juga bisa memasukkan grafik atau widget dengan drag and drop. Pilihan widgetnya pun tak terbatas. Berbeda dengan Google Analytics yang hanya 12 widget.


Baca juga : 3 Contoh Penerapan Data Science yang Sangat Berguna di Dunia Perindustrian


4. Tutorial Google Data Studio

Berikut tutorial yang bisa kalian ikuti untuk menggunakan Google Data Studio.

4.1 Mengakses Google Data Studio

Akses Google Data Studio dengan menggunakan akun kalian masing-masing. Jika berhasil, tampilan awal akan seperti ini.

Data Science


4.2 Menambahkan Sumber Data

Untuk menambahkan sumber data, Anda bisa klik tombol Create > Data Source.

Data Science

Selanjutnya, pilihlah sumber data yang diinginkan, atau mencarinya melalui kotak pencarian.

Data Science

Sebagai contoh, kalian bisa pilih opsi Google Sheets, kemudian pilih opsi Authorize agar Data Studio dapat terhubung dengan file-file Google Sheets.

Data Science

Setelah terhubung, kalian bisa mengakses sumber data dari file yang sudah ada dan bisa melanjutkannya dengan membuat laporan.


4.3 Membuat Laporan

Untuk membuat laporan, klik menu Create > Report pada halaman utama Data Studio.

Data Science

Setelah itu, pilih sumber data yang ingin digunakan untuk masuk ke halaman utama laporan. Selanjutnya,kalian bisa membuat laporan sesuai keinginan dengan cara mengubah tata letak, font, ukuran, warna, dan banyak lagi.

Data Science

Gunakan satu atau dua metric data yang kalian perlukan di dalam laporan melalui menu Data.

Data Science

Untuk menambahkan grafik, klik menu Add a chart sesuai grafik yang dibutuhkan untuk laporan tersebut.

Data Science

Selanjutnya, kalian bisa klik Add a control untuk menambahkan fungsi kontrol pada laporan itu nantinya.

Data Science

Kalian juga bisa membagikannya dengan klik tombol Share, atau klik drop down untuk pilihan lain yang lebih lengkap.

Data Science

Nah, ternyata tools data science sangat membantu pekerjaan analisis data ya. Kalian mulai tertarik untuk memperdalami ilmu data science sehingga mahir menggunakan beragam tools data science lainnya? Nah, bagi kalian yang tertarik untuk mengenal lebih dalam kalian bisa mulai belajar di DQLab, loh. Modul pembelajarannya sangat cocok untuk pemula. Selain itu banyak dilengkapi dengan studi kasus pula yang membantu meningkatkan pemahaman kalian di beragam permasalahan. Yuk segera Sign Up dan siapkan diri menjadi data scientist profesional!


Penulis: Dita Feby

Editor: Annisa Widya

Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login