DOBEL DISKON 95% + 10% SPESIAL PROMO PUNCAK 7.7!
Belajar Data Science Paket Premium cuma 6 Bulan Hanya 177K!
SERBU SEKARANG!
Pendaftaran ditutup dalam 2 Hari 8 Jam 52 Menit 41 Detik 

Ketahui Perbedaan Dasar Sumber Data Sekunder dan Primer

Belajar Data Science di Rumah 15-September-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/d436be829aee08a9678ae81659ec5cdb_x_Thumbnail800.jpg

Dewasa ini ujung tombak utama dalam pengambilan keputusan adalah data. Mengapa? karena data merupakan sekumpulan fakta-fakta yang dihasilkan dari sebuah proses pengamatan atau penelitian suatu objek tertentu. Data berdasarkan cara memperolehnya dibagi menjadi dua yaitu, Data Primer dan Data Sekunder. Data Primer adalah data yang diperoleh dari hasil penelitian secara langsung biasanya dikumpulkan dengan teknik pengumpulan data survey, dan kuesioner. Dalam suatu penelitian ada kalanya penggunaan data primer saja belum cukup untuk itu terkadang peneliti memerlukan sumber data sekunder. Sumber data primer dan sekunder memang berbeda tetapi saling melengkapi.


Sumber data sekunder biasanya berasal dari jurnal, buku, website, catatan pemerintahan dan lain sebagainya. Pesatnya perkembangan internet membuat cara kita untuk mendapatkan sumber data sekunder menjadi lebih mudah dan cepat diakses. Pada artikel kali ini DQLab akan membahas 4 perbedaan antara sumber data primer dan sekunder. Penasaran? Yuk, kita simak artikel dibawah ini hingga selesai!


1. Definisi Sumber Data Primer

Sumber data primer adalah sekumpulan bukti langsung tentang suatu peristiwa, objek, orang atau karya seni. Sumber data primer memberikan data asli dimana penelitian lain berbasiskan dan memungkinkan peneliti lain sedekat mungkin dengan apa yang sebenarnya terjadi selama peristiwa atau waktu tertentu. Selain itu juga jenis data yang dikumpulkan secara langsung dari sumber data serta melibatkan pengumpulan faktual,dari tangan pertama pada saat itu dalam suatu proyek penelitian. Sebagian besar data primer dikumpulkan khusus untuk proyek penelitian dan dapat dibagikan secara publik untuk digunakan dalam penelitian lain. Selain itu kebanyakan orang yang mengumpulkan data primer adalah lembaga resmi pemerintah, penelitian, lembaga swasta berbasis penelitian, dll.


Baca juga : Teknik Pengumpulan Data Sekunder, Apa Saja Sumber Data yang Bisa Digunakan?


2. Definisi Sumber Data Sekunder

Lain dengan sumber data primer, Sumber data sekunder menggambarkan, menafsirkan, menganalisis, mengevaluasi, meringkas dan memproses sumber data primer. Sumber data sekunder umumnya satu atau lebih langkah-langkah yang dihapus dari periode waktu kemudian diproduksi setelah fakta dan manfaat. Data sekunder biasanya gratis dan lebih murah serta mudah untuk diperoleh. Selain itu, data sekunder gratis dan lebih murah serta mudah diperoleh  karena disediakan oleh pihak ketiga tanpa harus melakukan wawancara ataupun survei lapangan seperti yang dilakukan pada data primer, dan biasanya data sekunder telah dikumpulkan di masa lalu sehingga kurang up to date. Jika kamu sering bermain di kaggle pasti kamu tahu bahwa banyak orang yang membagikan data untuk proyek tertentu yang bisa digunakan oleh orang lain atau peneliti lain. Era digitalisasi membuat sumber data sekunder semakin mudah diakses dari mana saja selama terkoneksi dengan internet.


3. Contoh Sumber Data Primer

Sumber data primer biasanya terdiri dari data-data yang kamu kumpulkan sendiri meliputi hasil wawancara, survei, eksperimen, observasi atau sumber yang diproduksi oleh orang yang terlibat langsung dalam topik tertentu berupa dokumen atau teks resmi. Misalnya: kota Boyolali dapat memproduksi susu sapi hingga 49 juta liter sepanjang tahun 2020. Nah, pernyataan tersebut bisa dikatakan sebagai hasil dari pengumpulan data primer yang dikumpulkan dengan cara wawancara, observasi ataupun survei yang kamu lakukan secara langsung.


4. Contoh Sumber Data Sekunder

Contoh sumber data sekunder paling tradisional yang sering digunakan adalah buku, ketika kamu melakukan penelitian pasti kamu mencari buku tentang topik yang kamu teliti, selain buku kamu juga pasti sering mencari bahan penelitian melalui jurnal. Karena jurnal salah satu contoh data sekunder yang cukup update, sehingga dapat memberikan informasi terbaru. Selain itu, kamu bisa menggunakan website dan blog namun, sebagian besar data tersebut tidak bisa di jamin kevalidannya. Untuk itu jika kamu menggunakan sumber data dari website atau blog, kamu perlu berhati-hati dan pastikan kamu mencarinya di situs resmi lembaga atau instansi.


Baca juga : Metode Pengumpulan Data Sekunder, Bisa Menggunakan Apa Saja Sih?


5. Pelajari Tentang Sumber Data Sekunder Bersama DQLab

Bersama DQLab kamu akan disediakan sumber data primer dan sekunder sehingga kamu bisa langsung mengasah skill tanpa perlu mencari sumber data untuk berlatih atau membangun portfolio kamu. Selain itu, belajar kamu jadi lebih terarah dan kamu juga dapat terhindar dari overdosis informasi, selain itu kamu tidak perlu bingung dengan urusan waktu, karena dengan kursus data science online waktu belajar kamu bisa lebih fleksibel dan dapat diakses dimanapun dan kapanpun. Materi-materi yang ditawarkan lengkap dan sesuai dengan kebutuhan industri, disusun oleh mentor-mentor yang kompeten di bidangnya dari perusahaan unicorn dan startup. Jadi, jangan khawatir, kamu bisa mulai kursus data science online bersama DQLab.id ! Sign up sekarang di DQLab.id atau klik button dibawah ini untuk nikmati pengalaman belajar yang seru dan menyenangkan!



Penulis: Rian Tineges

Editor: Annissa Widya Davita


Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!