GEBYAR DISKON 95%+10%! KEJUTAN SPESIAL KEMERDEKAAN
Belajar Data Science 6 Bulan Bareng Ahli Bersertifikat hanya Rp. 170K 
BURUAN AMBIL
Pendaftaran ditutup dalam 2 Hari 8 Jam 39 Menit 31 Detik 

Kupas Tuntas, Metode Pengumpulan Sumber Data Sekunder dan Primer

Belajar Data Science di Rumah 09-September-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/218f2cd7cbaed5fbc4f1e0eebd881465_x_Thumbnail800.jpg

Data Primer dan Data Sekunder merupakan sumber-sumber data informasi yang dikumpulkan guna menjadi dasar kesimpulan dari sebuah penelitian. Meskipun pada dasarnya, pengertian keduanya sama-sama merupakan sumber data, namun berbeda dalam cara memperolehnya. Data primer adalah sumber data penelitian yang diperoleh secara langsung dari sumber aslinya seperti melalui wawancara, pendapat-pendapat dari individu maupun kelompok, hasil observasi, dan hasil pengujian suatu objek. Sedangkan data sekunder, merupakan sumber data yang diperoleh secara tidak langsung atau dengan kata lain melalui perantara seperti literature, buku, maupun dokumen yang dipublikasikan atau tidak dipublikasikan secara umum.

Berdasarkan perbedaan tersebut, metode pengumpulan data haruslah sesuai dengan penelitian yang sedang dilakukan, apakah menggunakan data primer atau sekunder. Nah, sudahkah kamu tau dari mana sumber data primer dan data sekunder didapatkan? Berikut sedikit gambaran mengenai metode pengumpulan dari sumber data primer dan data sekunder. Selamat membaca!


1. Wawancara

Metode wawancara dapat digunakan dalam penelitian kuantitatif maupun kualitatif. Wawancara merupakan proses pembuktian terhadap informasi yang telah diperoleh. Salah satu contohnya adalah teknik yang dilakukan dalam penelitian kualitatif yaitu wawancara mendalam, yang merupakan proses memperoleh keterangan untuk tujuan penelitian. Dalam penelitian kuantitatif, tipe wawancara yang digunakan dalam bentuk yang terstruktur.

Wawancara dilakukan dengan cara tanya jawab, sambil bertatap muka dengan mengajukan pertanyaan yang telah disiapkan, dan memberikan pertanyaan lagi, ketika informan memberikan jawaban. Kamu disarankan untuk bertanya semua kepada informan, untuk memenuhi kebutuhan data yang diperlukan.


Baca juga : Teknik Pengumpulan Data Sekunder, Apa Saja Sumber Data yang Bisa Digunakan?


2. Observasi

Observasi yang dilakukan untuk bahan penelitian, harus dilakukan dengan ketelitian dan kecermatan dalam rangka memperoleh data penelitian. Metode observasi melibatkan penggunaan beberapa indera peneliti, terutama penglihatan dan pendengaran untuk menangkap fenomena di sekitar yang bisa dijadikan data. Observasi merupakan proses peneliti dalam melihat situasi penelitian. Informasi yang diperoleh dari hasil observasi adalah tempat, pelaku, kegiatan atau peristiwa, dan waktu.


3. Survei Kuesioner

Secara umum, sumber data kuantitatif dapat diperoleh melalui survei dengan mendistribusikan angket atau kuesioner sebagai alat penelitian. Survei ini dapat dilakukan oleh peneliti atau pihak lain saja, sehingga peneliti hanya perlu mengolah data. Meskipun para peneliti kuantitatif menggunakan data yang dikumpulkan dari bagian lain dalam arti bahwa mereka bukan tangan pertama, data yang digunakan masih dapat diberikan sebagai data primer.

Misalnya, penelitian tentang pengembangan angkatan kerja di Indonesia pada tahun 2018. Para peneliti menggunakan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) untuk penelitian. Dengan demikian, data BPS adalah data utama. Definisi yang membedakan antara data primer dan sekunder karena itu tergantung pada pendekatan penelitian yang digunakan.



4. Penelitian Kuantitatif: Dataset Statistik

Menggunakan dataset statistik merupakan tipikal penelitian kuantitatif, penggunaan dataset statistik ini merupakan penggunaan data yang sudah tersedia. Dataset yang digunakan biasanya sudah dikumpulkan oleh pihak ketiga yang memiliki otoritas. Cara ini biasanya lebih cepat karena yang dibutuhkan peneliti hanyalah mengakses dataset, tidak perlu menyebar kuesioner ke lapangan. Contohnya, peneliti menggunakan dataset hasil survei dari lembaga lain, yang masih terkait dengan permasalahan yang sedang diteliti.


Baca juga : Metode Pengumpulan Data Sekunder, Bisa Menggunakan Apa Saja Sih?


5. Belajar Mengolah Data dengan Sumber Data Primer dan Sekunder

Metode pengumpulan data harus dilakukan secara sistematis, agar sumber data yang didapatkan valid. Data yang dikumpulkan secara acak akan menghasilkan riset yang tidak valid, dan bisa dibilang tidak ilmiah. Untuk itu, sangat penting bagi kita membedakan seperti apa sumber data primer maupun sumber data sekunder. Setelah membahas metode-metode di atas, diharapkan kamu dapat melakukan penelitian-penelitian dengan lebih baik lagi. Kamu dapat menerapkan ilmu ini dengan mencoba langsung mengolah data di DQLab dengan membuat akun secara GRATIS di DQLab.id. Tunggu apalagi? Join sekarang juga dan nikmati berbagai keuntungan!


Penulis : Salsabila Miftah Rezkia

Editor : Annissa Widya Davita


Mulai Belajar
Data Science Sekarang
Bersama DQLab

Buat Akun Belajarmu & Mulai Langkah
Kecilmu Mengenal Data Science.

Buat Akun Gratis Dengan :

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/8be7fae4b69abead22aa9296bcab7b4b.jpg Sign-Up dengan Google

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/d0aa879292fb427c0978d2a12b416e98.jpg Sign-Up dengan Facebook

Atau Buat Dengan :