[LAST CALL!] BANGKITKAN SKILL DATA SAMPAI SUKSES BERKARIR
BELAJAR DATA SCIENCE 6 BULAN CUMA 127 RIBU  | Pakai Kode: DQBANGKIT
KLAIM PROMONYA!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 18 Jam 15 Menit 21 Detik 

Lulusan Informatika, Kini Menjadi Asisten Mentor Data Engineer di Program DTS ProA Batch 1

Belajar Data Science di Rumah 22-Juni-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/7368c2179ca6f7e7f4a2c1fda888aecb_x_Thumbnail800.jpg

Banyak upaya yang dilakukan setiap praktisi data untuk memperdalam ilmunya. Tak lain, hal ini bertujuan untuk bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari sebagai seorang praktisi data yang mumpuni. Semakin tinggi kompetensi data science seseorang, maka semakin mudah juga mereka dalam menghadapi kasus-kasus seputar data yang mereka tangani di perusahaan.


Salah satu upaya yang mampu meningkatkan kompetensi data misalnya, seperti yang dilakukan Mahendra Okza Pradhana dengan berpartisipasi sebagai Asisten Mentor di program DTS PROA Batch 1. Menurutnya, menjadi Asisten Mentor merupakan pengalaman baru yang sangat menyenangkan. "Dengan mengikuti Asisten Mentor,  saya memvalidasi diri saya apakah sudah layak berbagi ilmu sebagai mentor," kata Okza.


Kali ini bersama DQLab, Okza yang kini berprofesi sebagai data engineer di Efisherybvg ujiZ, ingin membagikan cerita seputar pengalamannya selama menjadi Asisten Mentor DTS PROA Batch 1. Ini dia cerita selengkapnya!

1. Pengalaman Menarik Selama Menjadi Asisten Mentor DTS PROA Batch 1

Sebelum menjadi Asisten Mentor, Okza mengaku sebelumnya ia sudah pernah mengerjakan project seputar Data Engineer. Oleh sebab itu, ia lebih percaya diri untuk mengikuti program ini. Selama berkontribusi dalam program DTS PROA Batch 1, Okza mengaku sangat mempelajari tentang penggunaan bahasa terkait pejelasan teknis yang baik dan mudah dimengerti orang awam. "Yang paling menarik ketika mengatasi eror pada saat live session, sangat berkesan untuk saya," ujar Okza.


Baca juga : Cara Menjadi Data Engineer : Yuk Pahami Kompetensi Data Engineer dan Data Scientist


2. Kompetensi dari Asisten Mentor dan DQLab yang Saat ini Diimplementasikan sebagai Data Engineer

Okza mengungkapkan bahwa apa yang ia pelajari di DQLab sangat berhubungan dengan aktivitas sehari-harinya sebagai data engineer. Oleh sebab itu, ia merasa terbantu dengan mengikuti program belajar DQLab. Untuk saat ini, Python menjadi salah satu tools yang sering ia gunakan sebagai tools pengolah data. "Fundamental Python yang tersedia di DQLab sangat membantu role saya saat ini," tambahnya.


3. Pesan Okza untuk Sahabat Data DQLab yang ingin Berkarir sebagai Data Engineer

Baginya, kesuksesan yang kini ia raih bukanlah hal yang mudah. Perlu kesabaran dan kegigihan dalam melatih kompetensi diri dengan beragam pengetahuan data science. Okta mengatakan, pentingnya untuk meningkatkan kemampuan terkait Data Engineer dengan mempelajari fundamental dasarnya.


Selain belajar, hal yang perlu dilakukan untuk bisa berkarir sebagai data engineer adalah memperbanyakan pengalaman dengan membangun sejumlah portofolio dari project-project yang tersedia di DQLab. ""Learning Everyday" salah satu mindset yang saya terapkan hingga saat ini," pungkasnya.


Baca juga : Bagaimana Cara Menjadi Data Engineer untuk Pemula?


4. Mulai Perdalam Kompetensi Data Sciencemu dengan Belajar di DQLab!

Bukan hal yang tidak mungkin untukmu bisa berkarir seperti Okza. Bagi kamu yang ingin mendapatkan pengalaman belajar secara fleksibel dan praktis, kursus online bisa jadi pilihan yang tepat. DQLab sebagai platform edukasi online yang menawarkan kursus secara online hadir memberikan solusi bagi kamu yang ingin membekali diri dengan data science. Dengan fitur Live Code Editor yang tersedia akan membantumu dalam mengerjakan sejumlah latihan dan modul yang bisa kamu akses secara gratis. Signup sekarang di DQLab.id untuk dapatkan pengalaman belajar dimana dan kapan pun kamu mau!



Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!