Buat Akun DQLab & Akses Kelas Data Science Python, R, SQL, Excel GRATIS

Melangkahkan Karir di Dunia Data, Izzah Mulai Belajar dari NOL

Belajar Data Science di Rumah 20-September-2023
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/banner-member-sharing01-2023-09-20-111241_x_Thumbnail800.jpg

Merasa bosan saat bekerja dan melakukan hal yang repetitif adalah hal yang wajar. Kebosanan tersebut berasal dari rutinitas kerja yang monoton dan seiring berjalannya waktu membuat kita berani untuk ‘mematahkan’ kebosanan itu dengan mengembangkan keterampilan baru dan cari peluang lain untuk pertumbuhan profesional. Cerita kali ini datang dari seorang HR Analytics Apprentice GUE Ecosystem (DEXA Group), Izzah Luxfiati.


Memiliki background pendidikan di bidang Teknik Industri, Izzah menyadari bahwa potensi terbesar yang dimilikinya adalah kemampuan analisis dan problem solving. Dirinya mengaku ingin mengembangkan dan mengasah potensi tersebut dengan mencari peluang untuk berkarir di bidang data. 


Izzah kemudian memutuskan untuk belajar data science dan data analytics mulai dari NOL dan memberanikan diri resign dari pekerjaannya untuk mendedikasikan waktunya mengikuti berbagai course dan bootcamp demi meningkatkan skill dan kompetensi data yang ingin ia bangun. Berbagai bootcamp telah dicoba namun belum membuahkan hasil yang optimal, izzah belum mendapat kesempatan bekerja di bidang yang dia inginkan walaupun telah melamar pekerjaan di berbagai perusahaan.  


Tanpa berkecil hati, Izzah tidak menyerah untuk belajar kembali dan membangun portofolio di bidang data, dan kemudian dia menemukan jawaban melalui postingan Tetris Batch 3 - The CEO Project dari DQLab.

“Dari sini saya sudah feeling kayaknya ini deh yang menjadi turning point untuk karir saya, akhirnya saya memberanikan diri untuk belajar lagi untuk upgrade skill dan join di Tetris Batch 3 - The CEO Project.” Ungkap Izzah.


Sejak itu, Izzah belajar data dan membangun portofolio data bersama DQLab dan kini ia sukses berkarir sebagai praktisi Data Analyst di bidang HR (HR Analytics). Sahabat DQ, ingin tahu kisah lengkapnya seperti apa? Yuk simak terus sampai habis!


 

1. Turning Point Izzah Memasuki Bidang Data

Kerap dipanggil dengan nama Izzah, merupakan seorang lulusan dari Teknik Industri, Universitas Brawijaya tahun 2019. Layaknya fresh graduate pada umumnya, Izzah mencari job vacancy yang tersedia di industri dan pada akhirnya ia bekerja sebagai HR Assistant Manager di perusahaan swasta yang bergerak dibidang manufacturing textile


Selama 2 tahun dan 8 bulan, Izzah mulai merasakan jenuh dengan rutinitas pekerjaanya yang lebih dominan dalam hal administrasi. Izzah juga merasa kemampuan analisis dan problem solvingnya tidak dapat berkembang. Kemudian dia memberanikan diri untuk resign dari pekerjaannya dan memutuskan untuk mencari peluang baru di bidang data .


Karena background saya teknik dan core kompetensi saya di ranah analisis, ketika jadi HR heavy job nya lebih ke administrasi, dan pada satu waktu saya berfikir kok agak bosen ya kerja administrasi seperti ini, akhirnya saya memutuskan untuk resign dan mendedikasikan waktu saya sepenuhnya untuk belajar data science dan data analytics mulai dari nol melalui bootcamp, dan sampai akhirnya saya menemukan Tetris Program Batch 3 dari DQLAB yang menjadi turning point karir saya


Izzah menemukan unggahan Tetris Program Batch 3 DQLab dari sosial media dan merasa benefit yang diberikan pada program tersebut akan sangat bermanfaat untuk pengembangan skill dan portofolio nya karena selain mendapatkan pembelajaran teori dan hands on, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk internship di perusahaan besar sebagai data talent. Hal itulah yang mendorong Izzah untuk mengambil keputusan belajar lagi dan bergabung bersama DQLab. 


Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pembelajaran dari program Tetris Program Batch 3. Izzah mendapatkan kesempatan internship sebagai Data Analyst di Kompas selama 1 bulan lamanya. Internship ini juga termasuk dalam rangkaian program dari Tetris Program Batch 3.


Baca juga: Kisah Lia NON IT yang Sukses Berkarir di Bidang Data


2. Pengalaman Baru Izzah Menjadi Data Analyst di Industri

Melalui program Tetris Batch 3 DQLab, Izzah merasa mendapatkan banyak pengalaman dan pengetahuan baru. Meskipun periode waktu belajar dan internship dalam Tetris Program Batch 3  terbilang singkat, bagi Izzah semua materi, hands on, dan project yang diberikan sangat bermanfaat untuk pengembangan skill dan portofolio di bidang data.


“Kelebihan tetris walaupun jangka waktu nya singkat, materinya sangat daging banget. Pemahaman teori yang saya dapatkan sebelumnya dapat saya praktekkan langsung saat internship di kompas, Saya benar benar mendapatkan pengalaman langsung untuk handle data perusahaan dan saya juga dapat berdiskusi dan belajar langsung dengan tim data Kompas. Ini merupakan pengalaman yang sangat berharga untuk saya”. Jelas Izzah


Tidak lama setelah kontrak internship di Kompas selesai, Izzah mendapatkan tawaran pekerjaan sebagai HR Analytics Apprentice melalui LinkedIn. Tawaran pekerjaan tersebut didapatkan Izzah setelah dia meng-update pengalamannya mengikuti program Tetris Program Batch 3 dan menjadi Data Analyst Intern di Kompas di Linkedin.


Setelah melalui rangkaian tes dari perusahaan tersebut, Izzah akhirnya berhasil mendapatkan pekerjaan di perusahaan startup yang bergerak di bidang health tech industry, yaitu GUE Ecosystem (DEXA Group) sebagai Data Analyst di departemen HR (HR Analytics).



3. Karir Baru & Keseharian Izzah sebagai Data Analyst

Menurut saya point lebih dari bekerja di startup selain memiliki jam kerja fleksibel dan lingkungan kerja yang menyenangkan adalah memiliki rekan kerja dan leader yang suportif. Hal inilah yang membuat saya bersemangat untuk menjalani peran baru sebagai HR Analytics di perusahaan ini” kata Izzah.


Baru sebulan bekerja, sudah banyak pengalaman baru yang didapatkan Izzah yang membuatnya sangat beruntung untuk dapat berkontribusi dan belajar menjalani peran barunya di GUE Ecosystem (DEXA Group)  dan ia merasa bekal ilmu yang didapatkannya dari Tetris Program Batch 3 sudah cukup untuk diimplementasikan pada posisi barunya tersebut. 


“Disini ilmu yang saya dapat dari Tetris Program Batch 3 dapat saya implementasikan, dan dengan pengalaman internship di Kompas, saya merasa lebih confident dan lebih ready untuk menjalani peran baru sebagai HR Analytics,” jelas Izzah.

Lanjutnya, Izzah menjelaskan kesibukannya sebagai HR Analytics tidak jauh berbeda dengan pengalaman sebelumnya menjadi data analyst intern di Kompas, namun hanya berbeda kebutuhan analisis dan peruntukannya.


Jika sebelumnya lebih menganalisis dari sudut pandang bisnis perusahaan, sebagai HR Analytics tentunya akan banyak menganalisis data data terkait sumber daya manusia dan organizational development. 


Baca juga: TETRIS Batch 3 Hadirkan Beasiswa & Jaminan Kerja Bareng Petinggi Perusahaan


4. Belajar dari NOL, Ini Tips Persiapan Berkarir Data Analyst versi Izzah

Sahabat DQ, Izzah punya beberapa tips nih yang bisa kalian lakukan sebagai bentuk persiapan untuk berkarir sebagai Data Analyst. Menurutnya, awalan penting yang harus dilakukan adalah meluruskan niat. Niat yang izzah miliki sejak awal adalah memberikan dampak ataupun kontribusi lebih dengan ilmu dan potensi yang dimiliki dan sekaligus mengembangkan potensi yang dimilikinya. Dengan niat yang lurus, izzah meyakini bahwa pasti akan ada jalan untuk mencapai impian dan semangat untuk menggapainya tidak akan pernah luntur. 


“Luruskan niat, kemudian jangan berhenti belajar, walaupun kita belum punya dasar sama sekali di dunia IT, jangan menyerah kejar sampai dapat. Kita hidup di zaman yang semua hal bisa di akses dengan mudah, jadi kita dapat belajar dari sumber manapun. Kedua ambil peluang dan kesempatan yang ada, seperti mengikuti program Tetris dari DQLAB adalah salah satu bentuk peluang yang saya ambil yang kemudian membuka peluang lain dan akhirnya dapat mengantar saya ke titik ini”. ungkap Izzah


Berdasarkan pengalamannya, Izzah berpesan kepada sahabat DQ bahwa tidak ada yang mustahil untuk digapai selama kita mau berupaya dan mencoba, walaupun di tengah proses kita mengalami kegagalan, jadikan kegagalan itu sebagai area of improvement dan evaluasi untuk menjadi lebih baik dan mengimprove kekurangan diri.


Tetap optimis dan berprasangka baik karena kesempatan pasti akan datang diwaktu yang tepat seiring dengan peningkatan kompetensi dan kualitas diri.


“Semangat sahabat DQ, if i can do it, you can do it !”


Yuk, jangan pantang mundur sebelum berperang! Saatnya kini sahabat DQ buktikan dengan mulai belajar data science bersama DQLab, signup sekarang!



Penulis: Agnes Nurlisa
Editor: Annissa Widya Davita

Nama Member Izzah Luxfiati
Alumni Program Tetris Batch 3
Karir HR Analytics Apprentice di GUE Ecosystem (DEXA Group)
Foto

Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login