PROMO BACK TO SCHOOL, HEMATNYA SERU! DISKON 95% + Cashback*
Cuma Rp 159K bisa belajar data science 6 bulan
BURUAN SERBU!
Pendaftaran ditutup dalam 1 Hari 18 Jam 58 Menit 2 Detik 

Mengenal Analisis Konten dalam Analisis Data Kualitatif

Belajar Data Science di Rumah 25-Mei-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/989d22771609a4b24f2863deede0e492_x_Thumbnail800.jpg

Siapa disini yang sering melihat berita di televisi ataupun membaca secuplik berita dalam surat kabar. Nah, pasti setiap dari kalian mengamati isi atau konten dalam cuplikan berita. Yap, sesederhana itulah analisis konten yang biasanya dilakukan oleh seorang peneliti atau pengamat. Dalam kehidupan sehari-harinya, manusia juga tak dapat terpisahkan dari aktivitas. Baik itu dilakukan secara individu maupun kelompok. Dalam aktivitas tersebut kadang-kadang (bahkan harus) terdokumentasikan. Baik itu dalam catatan pribadi maupun media, baik cetak atau elektronik. Analisis isi didefinisikan sebagai suatu teknik penelitian ilmiah yang ditujukan untuk mengetahui gambaran karakteristik isi dan menarik inferensi dari isi. Analisis isi (content analysis) adalah penelitian yang bersifat pembahasan mendalam terhadap isi suatu informasi tertulis atau tercetak dalam media massa. Pelopor analisis isi adalah Harold D. Lasswell, yang memelopori teknik symbol coding, yaitu mencatat lambang atau pesan secara sistematis, kemudian diberi interpretasi.


Analisis konten atau isi ini biasanya tersedia dalam analisis kualitatif. Analisis isi dapat digunakan untuk menganalisis semua bentuk komunikasi. Baik surat kabar, berita radio, iklan televisi maupun semua bahan-bahan dokumentasi yang lain. Hampir semua disiplin ilmu sosial dapat menggunakan analisis isi sebagai metode penelitian. Holsti menunjukkan tiga bidang yang banyak mempergunakan analisis isi, yang besarnya hampir 75% dari keseluruhan studi empirik, yaitu penelitian sosio antropologis (27,7 persen), komunikasi umum (25,9%), dan ilmu politik (21,5%). Contoh analisis isi adalah misalnya kita ingin mengetahui apakah lagu-lagu Indonesia sekarang ini lebih berorientasi pada kritik sosial daripada cinta apakah novel masa kini kebanyakan berpusat pada kehidupan konsumerisme; apakah pidato tokoh politik tertentu cenderung menggunakan kata-kata yang abstrak dan sloganistis, dsb. Pastinya kalian tentu penasaran dengan analisis konten atau isi khususnya dalam penelitian. Pada artikel DQLab kali ini, kita akan membahas terkait analisis konten dalam analisis data kualitatif. Bagi kalian para pemula data tentunya artikel ini wajib untuk disimak dan diketahui sama-sama. Jadi, pastikan simak baik-baik, stay tune and keep scrolling on this article guys!


1.Tujuan Analisis Konten

Analisis isi banyak dipakai untuk menggambarkan karakteristik isi dari suatu pesan. Paling tidak ada empat desain analisis isi yang umumnya dipakai untuk menggambarkan karakteristik pesan. Analisis isi dipakai untuk melihat pesan pada situasi yang berbeda, situasi disini dapat berupa konteks yang berbeda, sosial dan politik. Analisis isi dipakai untuk melihat pesan pada khalayak yang berbeda, khalayak disini merujuk pada pembaca, pendengar atau pemisa media yang berbeda. Analisis isi dipakai untuk melihat pesan dari komunikator yang berbeda. Analisis isi tidak hanya dapat dipakai untuk melihat gambaran suatu pesan. Analisis isi juga dapat digunakan untuk menarik kesimpulan penyebab dari suatu pesan. Dalam analisis isi yang menjadi fokus disini tidak deskripsi dari pesan, tetapi menjawab pertanyaan mengapa pesan "isi" muncul dalam bentuk tertentu.


Baca juga : Data Analisis : 2 Jenis Metode yang Penting Untuk Kamu Tahu dalam Analisis Data


2.Syarat Penggunaan Analisis Konten

Ada beberapa syarat-syarat dalam penggunaan analisis konten yang tentunya harus diperhatikan yakni data yang tersedia sebagian besar terdiri dari bahan-bahan yang terdokumentasi (buku, surat kabar, pita rekaman, naskah/manuskrip). Kemudian, ada keterangan pelengkap atau kerangka teori tertentu yang menerangkan tentang dan sebagai metode pendekatan terhadap data tersebut. Peneliti mempunyai kemampuan teknis untuk mengolah bahan-bahan/data-data yang dikumpulkannya, karena sebagian dokumentasi tersebut bersifat sangat khas/spesifik


Baca juga : Langkah-Langkah Menggunakan Teknik Analisis Data Kualitatif


3.Contoh Analisis Konten

Terdapat contoh analisis isi (content analysis) yang dilakukan pada film nasional "Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI)" dapat disimpulkan film sebagai sebuah medium dapat digunakan untuk menyampaikan sebuah pesan tentang peran seorang laki-laki (sebagai suami, sekaligus seorang ayah) dalam sebuah keluarga. Proses pembacaan "teks" dalam sebuah film dimana segenap khazanah memori kita terlibat dan akan menjadi landasan, meliputi berbagai bahan bacaan lain dari berbagai sumber akan menjadi wawasan, pengalaman dan juga sistem nilai masyarakat yang sudah terbentuk dalam diri kita akan turut menjadi sandaran penilain terhadap sebuah film. Pembacaan "teks" dalam cerita film NKCTHI cukup tergambarkan dominannya peran Sang Ayah (laki-laki) sebagai seorang suami sekaligus ayah anak-anaknya begitu dominan dan memegang otoritas penuh dalam keluarga seperti pemahaman patriarki dalam masyarakat tradisional dimana seorang laki-laki "King of The Rule" yang menentukan sikap boleh atau tidaknya bagi setiap anggota keluarga dalam menghadapi permasalahan. Namun sesuai perkembangan baik secara teknologi dan peradaban manusia saat ini pandangan patriarki (menurut KBBI, sebagai perilaku mengutamakan laki-laki daripada perempuan dalam masyarakat atau kelompok sosial tertentu) digugat dan dipertanyakan seiring perubahan yang berjalan dan meninjau ulang hubungan (interaksi dan relasi) yang sudah ada dan memperbaikinya agar lebih terkoneksi dengan dinamika yang terjadi saat ini.


4. Mulai Belajar Data Science untuk Kenali Analisis Data

                                             

Analisis data merupakan salah satu bagian dari kompetensi data science. Dengan mengenal kompetensi Data Science kamu akan mempelajari analisis data hingga analisi konten.Yuk, belajar data science sekarang secara gratis bersama DQLab! Gunakan Kode Voucher "DQTRIAL", dan simak informasi di bawah ini mendapatkan 30 Hari FREE TRIAL:

  1. Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

  2. Buka academy.dqlab.id dan pilih menu redeem voucher 

  3. Redeem voucher "DQTRIAL" dan check menu my profile untuk melihat masa subscription yang sudah terakumulasi. 

  4. Selamat, akun kamu sudah terupgrade, dan kamu bisa mulai Belajar Data Science GRATIS 1 bulan.

 

Penulis : Reyvan Maulid

Editor : Annissa Widya Davita


Postingan Terkait

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!