[LAST CALL!] BANGKITKAN SKILL DATA SAMPAI SUKSES BERKARIR
BELAJAR DATA SCIENCE 6 BULAN CUMA 127 RIBU  | Pakai Kode: DQBANGKIT
KLAIM PROMONYA!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 15 Jam 50 Menit 51 Detik 

Mengenal Jenis Visualisasi Data Terupdate Tahun 2022

Belajar Data Science di Rumah 18-Januari-2022
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/c4723608f1ba0169d0af56b5d44e4e12_x_Thumbnail800.jpg

Dalam dunia Data Science, visualisasi ata atau cara menyajikan data secara visual dari hasil pengolahan data memang memiliki peran penting pada tahap penyampaian insight dari data. Sebab, data yang ditampilkan secara visual akan lebih mudah dipahami, bahkan oleh orang awam sekali pun. Ada beragam jenis visualisasi data yang tersedia, tergantung dengan tujuan dan hasil olahan data yang ada. 


Keterampilan yang perlu dikuasai praktisi data ternyata tidak hanya jago komunikasi lho, tapi juga harus mahir dalam mengubah data menjadi suatu visual yang menarik, agar stackholder dapat memahami insight data yang terlah kamu olah dengan lebih “bercerita”.


Sudah tahu jenis visualisasi data ada apa saja? DQLab akan membahas 3 jenis visualilasi data yang sering digunakan oleh praktisi data. Yuk, Simak informasi selengkapnya ya!


1. Visualisasi Data Temporal

visualisasi data

Jenis visualisasi data pertama yang akan kita bahas adalah visualisasi data temporal. Jenis yang satu ini umumnya cocok digunakan untuk menunjukkan rangkaian keseluruhan data. Misalnya, bisa dalam bentuk scatter plot, timeline, serta diagram garis. Biasanya visualisasi data temporal digunakan untung mengukur periode quarter agar lebih tergambarkan details dari data yang ingin disampaikan. 


Baca juga : Belajar Data Science, Jihar Lulusan Ekonomi Banting Stir Berkarir di Dunia Data


2. Visualisasi Data Hirarki

visualisasi data

Jika temporal digunakan untuk menggambarkan rangkaian data, beda halnya dengan yang satu ini. Visualisasi data hirarki merupakan visualisasi yang paling sering digunakan untuk memperlihatkan hubungan antar kelompok. Salah satu contoh yang sering kita temui adalah diagram pohon.


3. Visualisasi Data Multidimensi

visualisasi data

Visualisasi data yang terakhir ini adalah visualisasi data multidimensi yang penggunaannya cocok untuk memvisualisasikan berbagai data menjadi satu kesatuan. Jadi tidak hanya memperlihatkan rangkaian data dan hubungan antar kelompok saja. Sebagai contoh, visualisasi data multidimensi ini bisa kita lihat pada pie chart, histogram, dan bar chart.


Baca juga : Kisah Sukses Daniel yang Kini Terjun ke Dunia Data Science Tanpa Memiliki Background IT


4. Belajar Visualisasi Data? Yuk, Mulai Bersama DQLab!

Jika kamu tertarik dengan visualisasi data, kamu bisa mulai untuk mempelajari data science. Meski kamu bukan merupakan mahasiswa IT, tidak ada salahnya loh! Sebab, data science kini menjadi salah satu bidang pekerjaan yang banyak diminati. Sumber daya manusia yang belum tercukupi juga bisa jadi salah satu kesempatan emas buat kamu, Sahabat Data DQLab!


Dengan kemudahan yang ditawarkan di era digitalisasi saat ini, kamu bisa mencari ilmu pengetahuan dimana saja. Namun, jika kamu ingin mempelajari data science secara bertahap dan mendapat arahan dari para mentor, kamu bisa coba untuk belajar di DQLab. Di sini, semua materi pembelajaran di kemas dalam bentuk modul yang bisa kamu akses secara gratis di DQLab.id. Tentunya, akan ada fitur Live Code Editor yang akan mengarahkanmu selama pembelajaran. Dan salah satu kemudahan yang ditawarkan adalah kamu bisa belajar kapan saja dan dimana pun kamu mau.


Penulis : Sandi Sabar Rahman

Editor : Annissa Widya Davita

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!