PROMO PUNCAK LEBARAN DISKON 99%
Belajar Data Science 6 Bulan BERSERTIFIKAT hanya Rp 99K!

0 Hari 1 Jam 1 Menit 41 Detik

Mengenal Macam-Macam Metode Pengolahan Data Yang Termasuk Dalam Statistik Inferensial

Belajar Data Science di Rumah 22-Februari-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/27daf866b06e0731014ec7ab6c5ee169_x_Thumbnail800.png

Metode pengolahan data ada bermacam-macam. Penggunaannya tergantung pada tipe data atau permasalahan yang ingin diselesaikan. Hal ini penting agar tidak keliru menerapkan metode yang sesuai dan menyebabkan hasil yang diharapkan tidak tercapai. Maka perlu paham macam-macam metode pengolahan data.


Salah satu metode pengolahan data yang umum digunakan adalah metode statistik inferensial. Metode statistik inferensial merupakan metode pengolahan data yang dilengkapi dengan teknik penarikan kesimpulan. Berdasarkan teknik pengambilan kesimpulan dalam statistik inferensial terbagi menjadi beberapa bagian. Apa saja ya? Yuk simak pembahasannya dibawah ini.

1. Statistik Parametrik 

Statistik parametrik adalah bagian dari metode pengolahan data statistik inferensial yang digunakan untuk menguji parameter atau ukuran populasi melalui statistik atau data sampel. Statistik parametrik biasanya diterapkan untuk data dengan jumlah diatas 30, data yang terdistribusi dengan normal, dan data bertipe rasio atau interval. Hasil data dengan statistik parametrik dianggap lebih kuat dibandingkan dengan hasil data dengan statistik non parametrik sehingga metode statistik parametrik lebih diutamakan. Adapun syarat yang harus terpenuhi dalam statistik parametrik yaitu data yang digunakan harus terdistribusi dengan normal, testing harus dengan dua atau lebih kelompok data, dan asumsi linieritas dalam uji regresi harus terpenuhi. 

Baca juga : Ini yang Akan Kamu Pelajari di Kelas Data Science DQLab!


2. Statistik Non-Parametrik

Statistik non-parametrik merupakan bagian dari metode pengolahan data statistik inferensial yang digunakan untuk menguji distribusi. Jika data yang digunakan dalam penelitian tidak memenuhi syarat statistik parametrik dimana data yang digunakan harus terdistribusi normal. Sedangkan dalam statistik non-parametrik, data dengan distribusi tidak normal bisa digunakan. Jenis data pada statistik non-parametrik adalah jenis data nominal atau ordinal serta data yang tidak diketahui distribusinya.

3. Analisis Univariat dan Multivariat

Selain statistik parametrik dan statistik non-parametrik yang terbagi berdasarkan keputusan pengambilan masalah, pada statistik inferensial juga ada yang terbagi berdasarkan jumlah variabel yaitu analisis univariat dan analisis multivariat. Analisis univariat digunakan jika hanya terdapat satu variabel yang diukur untuk n sampel atau pengukuran untuk beberapa variabel tapi masing-masing variabel dianalisis tersendiri. Sedangkan analisis multivariat yaitu jika terdapat lebih dari satu variabel yang diukur sebagai n sampel dan analisis variabel dilakukan secara bersamaan. 

Baca juga : Mengenal Profesi Data Scientist

4. Yuk, BELAJAR DATA SCIENCE GRATIS DI DQLAB SELAMA 1 BULAN!

                                       

Gunakan Kode Voucher "DQTRIAL", dan simak informasi di bawah ini mendapatkan 30 Hari FREE TRIAL:

  1. Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

  2. Buka academy.dqlab.id dan pilih menu redeem voucher 

  3. Redeem voucher "DQTRIAL" dan check menu my profile untuk melihat masa subscription yang sudah terakumulasi. 

  4. Selamat, akun kamu sudah terupgrade, dan kamu bisa mulai Belajar Data Science GRATIS 1 bulan.

Penulis : Dita Kurniasari

Editor : Annissa Widya Davita

Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login