JULY SPECIAL ! DISKON 96%
Belajar Data Science Bersertifikat, 12 Bulan hanya 180K!
0 Hari 8 Jam 45 Menit 7 Detik

Mengenal Pentingnya Portfolio Data Science untuk Karir

Belajar Data Science di Rumah 15-Januari-2024
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/2-longtail-jumat-02-2024-01-13-094547_x_Thumbnail800.jpg

Setiap pelamar khususnya yang melamar menjadi seorang data scientist harus mempersiapkan segala berkasnya demi bisa maju ke tahap demi tahap dalam proses rekrutmen. Salah satunya adalah dengan mengumpulkan portofolio data scientist. Namun, boleh atau tidak sih portofolio data scientist itu menyusul dikumpulkan saat proses interview? Pertanyaan ini mungkin tidak banyak dipikirkan oleh orang awam. Tapi untuk segelintir orang yang sudah apply namun lupa atau terlewat saat attach berkas seringkali mengkhawatirkan kejadian yang satu ini.


Portofolio data scientist umumnya memiliki porsi yang sepadan dengan CV/Resume yang kita kirimkan kepada pihak perusahaan. Hal ini dilakukan sebagai tanda bahwa kita memang berniat untuk melamar ke posisi tersebut. Namun ada beberapa kondisi tertentu yang mengharuskan pelamar menyusulkan dokumen ini ke tahapan rekrutmen berikutnya.


Pada artikel kali ini, DQLab spesial akan mengulas pertanyaan yang jarang dibahas tapi bisa jadi penting diketahui oleh sebagian orang yang melamar di posisi data scientist dan sejenisnya. Mari kita jawab selengkapnya melalui penjelasan di bawah ini.


1. Apa itu Portofolio Data Scientist

Sebelum kita membahas soal bisa atau tidaknya kita menyusulkan portofolio data scientist saat melamar atau saat wawancara, terlebih dahulu kita akan bahas tentang apa itu portofolio data scientist. Portofolio data scientist merupakan kompilasi hasil kerja calon pelamar atau proyek yang berhasil dikerjakan agar bisa menunjukkan bahwa si pelamar ini memang capable dan layak untuk mengerjakan berbagai macam tugas tugas yang berhubungan dengan analisis data, pembuatan model machine learning, dan visualisasi data. 

Data Scientist


Terkadang setiap perusahaan memiliki perbedaan dalam hal mensyaratkan dokumen seperti portofolio data ini. Ada yang memang mewajibkan pada setiap pelamar untuk melampirkan dokumen ini pada aplikasi lamaran kerja, ada pula yang tidak. Jadi rajin rajinlah kamu untuk membaca seluruh persyaratan yang ada pada informasi lowongan.


Baca juga : Mengenal Profesi Data Scientist


2. Keuntungan Memiliki Portofolio Data Scientist

Ada beberapa keuntungan jika pelamar menyertakan portofolio sebagai dokumen pendukung lamaran kerja. Pertama, portofolio data scientist dapat memberikan gambaran secara real tentang keterampilan praktis pelamar dalam menangani proyek data science sesuai latar belakang industri yang dilamar. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan portofolio dinilai sebagai bukti konkret bahwa si pelamar memang dapat mengaplikasikan pengetahuan data science dalam situasi dunia nyata.


Kedua, portofolio data scientist juga mempermudah rekruter dalam menyeleksi kandidat saat proses wawancara. Hal ini memberikan kesempatan kepada perekrut untuk lebih memahami masing masing kandidat terhadap problem solving dan bagaimana berjibaku dengan data yang ada didepan kamu.


Ketiga, proyek dalam portofolio yang ada juga menunjukkan tingkat kreativitas dan inovasi yang bakal kamu bawa ke meja wawancara. Kamu bisa menjelaskan kepada mereka tentang gagasan yang kamu bawa ini beserta langkah penyelesaiannya.


3. Apakah Boleh Menyusulkan Portofolio Data Scientist saat Interview?

Sekarang kita masuk ke inti dari topik kali ini. Bisa atau tidak sih portofolio data scientist ini disusulkan atau dikumpulinnya menyusul gitu? Walaupun memang mengumpulkan atau menyertakan portofolio data scientist ini memberikan keuntungan dari sisi pelamar namun ada suatu kondisi di mana calon data scientist ini merasa ragu saat di awal melampirkan dokumen tersebut. Kemudian saat ia dipanggil maju ke tahap wawancara, mereka baru terpikirkan untuk menyusulkan dokumen tersebut dan menyampaikannya kepada pihak perusahaan. 


Apakah mungkin dokumen ini bisa menyusul? Jawabannya tidak mutlak. Ada beberapa perusahaan yang memang memberikan kesempatan untuk melampirkan dokumen ini menyusul. Namun pastikan dulu kepada kebijakan masing masing perusahaan penyelenggara rekrutmen. Mengingat aturan ini tidak selalu berlaku di semua tempat.


Baca juga : Yuk Kenal Role Data Scientist, Profesi Menarik Dengan Gaji Besar


4. Tips Berkomunikasi kepada Pihak Perusahaan Soal Menyusulkan Portofolio

Disini adalah kunci yang paling penting. Ketika memang kamu merasa tidak memiliki portofolio, jangan dipaksakan. Bicaralah secara jujur kepada pihak perusahaan. Utarakan maksud kamu dan bilang kalau kamu tidak memiliki portofolio. Kalau memang kamu baru ingat dan hendak menyusulkan dokumennya, segera tanyakan dan sampaikan alasannya. Jaga komunikasi dan junjung etika kepada pihak rekruter agar permasalahan ini bisa kamu selesaikan.


Ayo mulai perjalanan kamu dalam mengasah keterampilan Data Scientist dan bergabunglah dengan kursus yang tepat untuk membantu mencapai kesuksesan dalam karir ini!


DQLab sebagai platform belajar online yang berfokus pada pengenalan Data Science & Artificial Intelligence (AI) dengan menggunakan bahasa pemrograman populer seperti Python dan SQL, serta platform edukasi pertama yang mengintegrasi fitur ChatGPT siap membantu kamu menggeluti karir di industri data. 


Metode HERO (Hands-On, Experiential Learning & Outcome-based) yang ramah pemula juga membantu kamu untuk bisa merasakan pengalaman belajar yang praktis & aplikatif! Tunggu apa lagi? sign up sekarang di DQLab.id!


Penulis: Reyvan Maulid

Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login