SUPER 6.6 SALE! DISKON 96%
Belajar Data Science 6 Bulan hanya 120K!

0 Hari 3 Jam 52 Menit 42 Detik

Mengenal Perbedaan Join & Union dalam SQL

Belajar Data Science di Rumah 11-April-2023
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/b826e13d4bcc881cc0c7a66f87ba7b9f_x_Thumbnail800.jpeg

SQL dan praktisi data adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Hampir semua profesi praktisi data membutuhkan SQL dalam pekerjaannya, baik itu Data Analyst, Data Scientist, Data Engineering, Business Intelligence, dan masih banyak lagi. SQL yang merupakan singkatan dari Structured Query Language memiliki kaitan yang sangat erat dengan database. Bahasa ini digunakan untuk mengakses segala hal yang ada pada database, mulai dari membuat database dan table, menambahkan datanya, memproses data, hingga melakukan pengolahan data.


Data merupakan hal yang sangat penting bagi semua praktisi data. Mereka akan membutuhkan data untuk bisa melakukan pekerjaannya dengan baik. Dalam prosesnya, tidak jarang praktisi data harus menggabungkan data dari table yang berbeda atau bahkan database yang berbeda. Penggunaan Join dan Union akan sangat membantu dalam proses penggabungan data. Tapi apa sih bedanya antara Join dan Union? Yuk, simak pembahasannya dalam artikel di bawah ini!


1. Database & Table

SQL

Database atau basis data adalah sekumpulan data yang disatukan dengan ketentuan tertentu sehingga saling berhubungan. Data yang ada di perusahaan biasanya akan berjumlah sangat banyak. Pengelompokkan data berdasarkan ketentuan tertentu akan mempermudah praktisi data dalam mengolahnya. Sementara table adalah bagian dari database yang memuat data yang lebih spesifik. Dalam satu database bisa berisi banyak table. Kita bisa menggabungkan data dari table yang berada dalam database yang sama maupun dari database yang berbeda.


Baca juga : Saatnya Belajar SQL, Kenali Rekomendasi Query SQL Bagi Pemula


2.Kenapa Harus Menggabungkan Data?

SQL

Dalam pekerjaan praktisi data, akan ada kemungkinan dimana mereka harus memecahkan permasalahan yang menggunakan lebih dari satu sumber data. Seperti yang sudah di bahas di poin sebelumnya, table dalam database akan berisi data yang spesifik. Biasanya penggabungan data akan dilakukan jika di table A memuat sebagian informasi, dan sebagiannya lagi terdapat di table B, namun antara table A dan table B memuat kata kunci yang bisa digunakan untuk menggabungkan data. Sehingga penggabungan data ini bertujuan untuk membuat data yang kita miliki semakin “rich”.


3.Join Table

SQL

Join merupakan salah satu fungsi yang disediakan oleh SQL untuk bisa menggabungkan data. Perbedaan yang paling signifikan dengan union adalah join menggabungkan data ke samping, sehingga kolom dari hasil join akan lebih banyak dari sebelum di join. Biasanya untuk menggabungkan data akan ada field tertentu yang harus sama antara kedua table. Join bisa dibedakan menjadi 4 kategori, yaitu:

  • Inner Join, hanya akan menampilkan data yang sama (irisan) dari kedua table.

  • Left Join, akan menampilkan semua data yang ada pada table yang ada di kiri (table pertama), sementara table yang ada di kanan (table kedua) akan menampilkan data yang sesuai dengan table yang ada di kiri.

  • Right Join merupakan kebalikan dari left join. Table yang ada di kanan (table kedua) lah yang akan dimunculkan semua datanya, sementara table yang ada di kiri (table pertama) akan mengikuti.

  • Outer/Full Join, merupakan jenis join yang akan menampilkan semua data dari kedua table. Jika ada data yang tidak tersedia di salah satu table, maka hasilnya akan null.


4. Union

Union juga merupakan cara untuk menggabungkan data, nama perbedaannya dengan join adalah Union menggabungkan data ke bawah. Jadi yang akan bertambah adalah barisnya, bukan kolomnya. Field yang dimasukkan setelah tulisan SELECT harus sama antara tabel yang satu dengan yang lainnya, karena jika ada perbedaan urutan maka akan terjadi error. Misalkan kita ingin menggabungkan table penjualan di bulan Januari & Februari, dengan table seperti di bawah ini:

penjualan_januari

SQL

penjualan_februari

SQL

Maka syntax yang bisa digunakan adalah:

SELECT * FROM penjualan_januari

UNION

SELECT * FROM penjualan_februari;

Dari syntax di atas, kita ingin menggabungkan semua field yang ada di kedua table. Jika dilihat nama dan urutan dari semua field yang ada sudah sama, maka kita bisa langsung menggunakan UNION. Hasil dari penggabungan ini adalah:

SQL


Baca juga : Catat! Ini 3 Keuntungan Belajar SQL dalam Mengolah Data


SQL menjadi hal yang sangat wajib untuk dikuasai oleh praktisi data. Hampir semua pekerjaan seorang praktisi data pasti akan melibatkan proses query pada database, sehingga meskipun tidak begitu advanced menguasai SQL, setidaknya kita bisa menguasai hal-hal fundamentalnya terlebih dahulu.


Eits, kamu gak perlu bingung harus belajar SQL dimana karena DQLab juga menyediakan modul SQL yang sangat cocok bagi pemula. DQLab merupakan platform belajar online yang berfokus pada pengenalan Data Science & Artificial Intelligence (AI) dengan menggunakan bahasa pemrograman populer, serta platform edukasi pertama yang mengintegrasi fitur Chat GPT.  Selain itu DQLab juga menggunakan metode HERO yaitu Hands-On, Experiential Learning & Outcome-based, yang dirancang ramah untuk pemula. 


Untuk mendapatkan pengalaman belajar menarik, buruan sign up di DQLab. Daftar sekarang dan kejar impianmu untuk menjadi Data Analyst!


Penulis : Gifa Delyani Nursyafitri


Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login