Mengenal Rentang Nilai Predikat “Kurang” dan Cara Membacanya di Excel
Predikat “Kurang” digunakan untuk menunjukkan bahwa nilai yang diperoleh belum mencapai standar penilaian yang ditetapkan. Di Microsoft Excel, rentang nilai tersebut dapat diolah secara otomatis menggunakan rumus seperti IF, IFS, atau LOOKUP. Sahabat DQLab bisa membuat klasifikasi nilai secara lebih konsisten dengan memahami cara membaca rentang dan menerapkan rumus yang tepat. Berikut penjelasannya lebih lanjut!
1. Apa itu Predikat “Kurang”?
Dalam sistem penilaian, predikat digunakan untuk mengelompokkan nilai berdasarkan kriteria tertentu. Salah satu kategori yang umum digunakan adalah “Kurang”, yang menunjukkan bahwa hasil penilaian masih berada di bawah standar yang diharapkan.
Namun, tidak ada satu rentang nilai “Kurang” yang berlaku untuk semua kebutuhan. Batas nilai dapat berbeda tergantung pada sistem penilaian yang digunakan oleh sekolah, kampus, perusahaan, atau instansi. Sebagai contoh, suatu sistem penilaian dapat menggunakan kriteria berikut:
| Rentang Nilai | Predikat |
| 90-100 | Sangat Baik |
| 80-89 | Baik |
| 70-79 | Cukup |
| <70 | Kurang |
Berdasarkan tabel tersebut, nilai di bawah 70 termasuk dalam predikat “Kurang”.
Baca Juga: 4 Contoh Portfolio Data Scientist yang Luar Biasa
2. Cara Membaca Rentang Nilai “Kurang”
Cara membaca rentang nilai perlu memperhatikan batas bawah dan batas atas yang ditentukan. Misalnya, predikat “Kurang” ditetapkan untuk nilai di bawah 70. Artinya:
Nilai 69 = Kurang
Nilai 65 = Kurang
Nilai 50 = Kurang
Nilai 70 = Tidak termasuk Kurang jika batasnya adalah <70
Perbedaan antara tanda < (kurang dari) dari <= (kurang dari atau sama dengan) penting ketika membuat klasifikasi nilai di Excel. Jika kriterianya nilai <70, maka angka 70 tidak masuk kategori “Kurang”. Sebaliknya, jika kriterianya nilai <=70, maka nilai 70 masih termasuk kategori “Kurang”.
3. Membuat Klasifikasi Nilai dengan Beberapa Predikat
Jika ingin membuat klasifikasi yang lebih lengkap, fungsi IF bertingkat atau IFS dapat digunakan. Contohnya:
90-100 = Sangat Baik
80-89 = Baik
70-79 = Cukup
<70 = Kurang
Melalui Fungsi IF, rumusnya dapat ditulis:
=IF(B2>=90,"Sangat Baik",IF(B2>=80,"Baik",IF(B2>=70,"Cukup","Kurang")))
Excel akan mengevaluasi nilai dari kriteria tertinggi terlebih dahulu. Sebagai contoh, jika B2 berisi nilai 65, Excel memeriksa:
Apakah 65 ≥ 90? Tidak
Apakah 65 ≥ 80? Tidak
Apakah 65 ≥ 70? Tidak
Jika semua kondisi tersebut tidak terpenuhi, hasilnya “Kurang”.
Baca Juga: Contoh Implementasi Data Science dalam Keseharian
4. Menggunakan Fungsi IFS untuk Predikat Nilai
Selain IF bertingkat, Excel versi yang mendukung fungsi IFS dapat digunakan untuk membuat rumus yang lebih mudah dibaca. Contohnya:
=IFS(B2>=90,"Sangat Baik",B2>=80,"Baik",B2>=70,"Cukup",B2<70,"Kurang")
Rumus tersebut memberikan hasil berdasarkan kondisi yang terpenuhi. Penggunaan IFS dapat menjadi alternatif ketika terdapat banyak kategori karena struktur rumusnya lebih sederhana dibandingkan IF bertingkat.
Predikat “Kurang” pada dasarnya menunjukkan bahwa nilai berada di bawah batas yang telah ditentukan dalam suatu sistem penilaian. Jika batas yang digunakan adalah nilai di bawah 70, maka nilai 69, 60, dan 50 dapat dikategorikan sebagai “Kurang”.
Sementara nilai 70 tidak termasuk jika kriterianya menggunakan <70. Microsoft Excel dapat membantu mengotomatisasi proses tersebut menggunakan fungsi IF atau IFS. Pengguna dapat membuat klasifikasi predikat secara cepat dengan memasukkan rentang nilai secara tepat ke dalam rumus.
FAQ
1. Predikat “Kurang” berada pada rentang nilai berapa?**
Rentang predikat “Kurang” bergantung pada sistem penilaian yang digunakan. Contohnya, jika nilai di bawah 70 dikategorikan “Kurang”, maka nilai 69 ke bawah termasuk predikat tersebut.
2. Apa rumus Excel untuk menentukan predikat “Kurang”?**
Jika nilai berada di sel B2 dan batas predikat “Kurang” adalah di bawah 70, gunakan rumus `=IF(B2<70,"Kurang","Tidak Kurang")`.
3. Apakah nilai 70 termasuk predikat “Kurang”?**
Jika kriterianya menggunakan `<70`, nilai 70 **tidak** termasuk “Kurang”. Namun, jika kriterianya `<=70`, nilai 70 masih termasuk predikat “Kurang”.
Kalau kamu tertarik untuk berkarir sebagai Data Analyst yang menguasai teknik Data Cleaning secara handal, ini adalah saat yang tepat! Yuk, segera Sign Up ke DQLab! Di sini, kamu bisa belajar dari dasar hingga tingkat lanjut dengan materi dan tools yang relevan dengan kebutuhan industri, bahkan tanpa latar belakang IT. Belajar kapan saja dan di mana saja dengan fleksibilitas penuh, serta didukung oleh fitur eksklusif Ask AI Chatbot 24 jam!
Tidak cuma itu, DQLab juga sudah menerapkan metode pembelajaran HERO (Hands-On, Experiential Learning & Outcome-based) yang dirancang ramah untuk pemula, dan telah terbukti mencetak talenta unggulan yang sukses berkarier di bidang data. Jadi, mau tunggu apa lagi?
Jadi, tunggu apa lagi? Segera persiapkan diri untuk menguasai keterampilan di bidang data dan teknologi dengan subscribe modul premium, atau ikuti Bootcamp Data Analyst with SQL and Python sekarang juga!
Penulis: Reyvan Maulid
Predikat “Kurang” menunjukkan nilai yang belum mencapai standar penilaian tertentu. Di Microsoft Excel, penentuan predikat dapat dilakukan secara otomatis berdasarkan rentang nilai menggunakan rumus IF atau IFS. Dengan memahami batas nilai dan penggunaan operator seperti < dan <=, pengguna dapat mengklasifikasikan nilai secara cepat dan tepat.
Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab
Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Daftar Gratis & Mulai Belajar
Mulai perjalanan karier datamu bersama DQLab
Sudah punya akun? Kamu bisa Sign in disini
