PROMO SUPER HUT JAKARTA KE-497!
Belajar Data Science 12 Bulan hanya 175K!

0 Hari 18 Jam 45 Menit 4 Detik

Mudah! Ini Cara Mudah Buat Grafik Dinamis di Excel

Belajar Data Science di Rumah 01-Februari-2024
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/3-longtail-rabu-08-2024-02-01-151741_x_Thumbnail800.jpg

Excel merupakan salah satu tools yang paling digunakan oleh praktisi data. Tools ini merupakan tools sederhana namun sudah mampu membantu praktisi data dalam melakukan beberapa kebutuhan analisa data. Salah satunya adalah membuat grafik sebagai bagian dari proses visualisasi data. Grafik dapat dibuat dengan dua tipe yaitu statik dan dinamis. Penggunaan kedua tipe grafik ini disesuaikan oleh kebutuhan masing-masing.


Grafik dinamis pada Excel adalah grafik yang dapat secara otomatis terupdate dengan sendirinya kapanpun Sahabat DQ menambahkan data baru. Berbeda dengan grafik statik, dimana grafik tersebut tidak akan mengalami perubahan ketika kalian menambahkan data baru. Ini tentunya kurang efisien bagi seorang praktisi data yang perlu mengubah grafik berdasarkan tambahan data yang ada.


Jika harus memulai dari awal pasti membutuhkan waktu lebih lama. Pada artikel ini, Sahabat DQ akan belajar cara membuat grafik dinamis dengan Excel. Yuk, simak penjelasannya!


1. Pentingnya Visualisasi Data dengan Grafik Dinamis

Untuk memahami penjelasan apa itu grafik dinamis dan fungsinya, mari menggunakan studi kasus sederhana. Perhatikan data berikut.

Excel

Data di atas adalah data sejumlah pekerjaan dengan rata-rata gaji yang didapatkan dalam dollar. Kemudian, Sahabat DQ ingin membuat grafik atau diagram batang berdasarkan data tersebut. Caranya pilih insert kemudian klik recommended chart. Maka Excel akan membuat diagram batang standar seperti berikut ini.

Excel


Kemudian, kalian ingin menambahkan data baru di bawah data terakhir. 

Excel


Ketika kalian memperhatikan diagram batang yang sudah dibuat, maka ditemui bahwa tidak akan ada perubahan atau update yang sesuai dengan penambahan pada data sebelumnya. Dengan kata lain, data baru yang kalian tambahkan tidak termasuk data yang dijadikan sumber pembuatan diagram batang. Oleh karena kasus tersebut, grafik dinamis penting untuk diketahui Sahabat DQ. Ada beberapa cara yang bisa kalian lakukan untuk membuat grafik dinamis.


Baca juga : Rumus Excel yang Paling Sering Digunakan dalam Dunia Kerja


2. Menggunakan Fungsi Table

Cara pertama adalah dengan mengubah range data yang ada menjadi bentuk tabel. Caranya klik Insert, pilih Table. Perhatikan gambar berikut.

Excel

Akan muncul window baru dimana Sahabat DQ perlu memilih range yang akan diubah menjadi tabel.

Excel

Selanjutnya Excel akan mengkonversi range tersebut menjadi tabel seperti berikut.

Excel


Hal menarik dari Table adalah secara otomatis format ini akan membaca data yang ditambahkan. Artinya range yang terpilih sebelumnya akan bertambah sesuai data yang baru. Ini tentu akan berdampak pada grafik yang kalian buat nanti. Perhatikan contoh berikut ini. 

Excel


Data pada baris kedelapan secara otomatis adalah range data yang akan terbaca sebagai sumber pembuatan grafik. Hasilnya, secara otomatis diagram batang akan melakukan update sesuai penambahan data yang ada.

Excel


3. Menggunakan Rumus Excel

Cara lain yang bisa Sahabat DQ gunakan adalah mengaplikasikan rumus. Rumus yang digunakan untuk pembuatan grafik dinamis adalah OFFSET dan COUNTA. Untuk praktik, kita masih menggunakan sumber data yang sama tanpa ada penambahan data terlebih dahulu. 


Pertama klik Formulas dan pilih Name Manager. Seperti gambar berikut.

Excel


Selanjutnya akan muncul kotak dialog, pilih New.

Excel


Kotak dialog New Name akan muncul. Kemudian isi pada kolom Name dengan Salaray_Range dan kolom Refers to dengan rumus berikut.

Excel


Kemudian klik OK. Selanjutnya klik New lagi pada kotak dialog sebelumnya, untuk Career_Range. Langkah yang sama namun untuk rumus range yang berbeda.

Excel

Klik OK. 

Tahapan ini secara otomatis akan membuat range yang diinputkan tadi dapat terupdate jika ada tambahan data. 


Baca juga : Bootcamp Data Analyst with Excel


4. Membuat Grafik Setelah Input Rumus Excel

Kita coba untuk membuat diagram batang yang sama.

Klik Insert kemudian pilih bar chart dan pilih jenis yang kalian inginkan.

Excel


Selanjutnya pada Chart Design pilih Select Data. Akan muncul kotak dialog Select Data Source. 

Excel

Excel


Klik Add pada kotak dialog tersebut. Kemudian masukkan rumus berikut pada kolom Series Value, klik OK.

Excel


Selanjutnya, kembali ke kotak dialog, dan klik Edit pada Horizontal (Category) Axis Labels. Masukkan rumus berikut. 

Excel

Secara otomatis, diagram batang yang dibuat akan menyesuaikan dengan range data yang diberikan. Artinya jika Sahabat DQ melakukan penambahan data, diagram batang akan menyesuaikan.


Ternyata ada banyak diagram yang bisa dibuat di Excel, nih. Tertarik untuk mempelajari lebih lanjut? 

Excel

Kalian bisa mulai belajar di DQLab. Modul ajarnya lengkap dan bervariasi. Semua skill yang dibutuhkan akan diajarkan. Dilengkapi studi kasus yang membantu kalian belajar memecahkan masalah dari berbagai industri. Bahkan diintegrasikan dengan ChatGPT. Manfaatnya apa?

  • Membantu kalian menjelaskan lebih detail code yang sedang dipelajari

  • Membantu menemukan code yang salah atau tidak sesuai

  • Memberikan solusi atas problem yang dihadapi pada code

  • Membantu kalian belajar kapanpun dan dimanapun

Selain itu, DQLab juga menggunakan metode HERO yaitu Hands-On, Experiential Learning & Outcome-based, yang dirancang ramah untuk pemula. Tunggu apa lagi, segera Sign Up dan persiapkan diri untuk menguasai Excel dari level apapun. Jangan lupa juga ikuti pula Bootcamp Data Analyst with Excel!


Penulis : Dita Feby 

Editor : Annissa Widya

Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login