PROMO PUNCAK LEBARAN DISKON 99%
Belajar Data Science 6 Bulan BERSERTIFIKAT hanya Rp 99K!

0 Hari 1 Jam 35 Menit 38 Detik

Pahami Dunia Keuangan dengan Fungsi NPV & IRR Excel

Belajar Data Science di Rumah 05-Maret-2024
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/longtail-selasa-08-2024-03-05-163229_x_Thumbnail800.jpg

Siapa yang tidak mengenal Excel? Sebagai salah satu perangkat lunak spreadsheet paling populer di dunia, Excel telah menjadi alat penting bagi banyak orang dalam berbagai bidang, termasuk keuangan. Dengan Excel, Anda dapat membuat model keuangan sederhana yang dapat membantu Anda dalam pengambilan keputusan finansial.


Dalam artikel ini, kami akan membahas cara membangun model keuangan sederhana menggunakan Excel, termasuk penggunaan fungsi keuangan seperti NPV dan IRR, serta bagaimana melakukan analisis sensitivitas.


Dua parameter NPV dan IRR ini biasa digunakan untuk menilai seberapa menguntungkan atau tidak sebuah proyek yang sedang dilakukan. Bisnis atau proyek yang dinilai biasanya berorientasi jangka panjang. Jika kalian sedang mempelajari analisis investasi, kalian bisa mempelajari dua parameter ini untuk menentukan proyek mana saja yang menghasilkan profit dari pengembalian modal dan juga arus kasnya.

Mari kita mulai memahami dunia keuangan dengan Excel!


1. Mengenal Fungsi Keuangan NPV/IRR

Excel

Fungsi keuangan NPV (Net Present Value) dan IRR (Internal Rate of Return) adalah alat penting dalam analisis investasi. NPV digunakan untuk menghitung nilai sekarang dari aliran kas masa depan, sementara IRR digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian internal suatu investasi. Dengan Excel, Anda dapat dengan mudah menghitung NPV dan IRR menggunakan fungsi bawaan. Misalnya, untuk menghitung NPV dari aliran kas, Anda dapat menggunakan rumus =NPV(rate, value1, [value2, ...]) di Excel.


Baca juga : Rumus Excel yang Paling Sering Digunakan dalam Dunia Kerja


2. Membuat Tabel Aliran Kas

Excel

Langkah pertama dalam membangun model keuangan adalah membuat tabel aliran kas yang mencakup penerimaan dan pengeluaran uang selama periode waktu tertentu. Ini dapat mencakup investasi awal, penerimaan pendapatan, dan biaya operasional. Dengan menggunakan Excel, Anda dapat dengan mudah mengatur tabel aliran kas dan menghitung total penerimaan dan pengeluaran untuk setiap periode.


3. Menghitung NPV dan IRR

Excel

Excel

Setelah tabel aliran kas dibuat, langkah berikutnya adalah menghitung NPV dan IRR. Dalam Excel, Anda dapat menggunakan fungsi NPV dan IRR untuk melakukan perhitungan ini. Misalnya, Anda dapat menggunakan fungsi =NPV(rate, value1, [value2, ...]) untuk menghitung NPV dan =IRR(values, [guess]) untuk menghitung IRR. Dengan mengetahui NPV dan IRR, Anda dapat mengevaluasi potensi keuntungan investasi dan tingkat pengembalian yang diharapkan.


4. Analisis Sensitivitas

Selanjutnya, Anda dapat melakukan analisis sensitivitas untuk mengevaluasi seberapa sensitif hasil investasi terhadap perubahan variabel tertentu, seperti tingkat diskonto atau tingkat pertumbuhan. Dengan Excel, Anda dapat menggunakan fitur Goal Seek atau Data Table untuk melakukan analisis sensitivitas dengan mudah. Ini memungkinkan Anda untuk melihat bagaimana perubahan dalam variabel-variabel kunci dapat mempengaruhi hasil investasi.


5. Visualisasi Hasil

Terakhir, penting untuk memvisualisasikan hasil analisis keuangan Anda. Dengan Excel, Anda dapat membuat grafik atau diagram yang menarik untuk menampilkan hasil investasi secara visual. Grafik dan diagram dapat membantu Anda dan pemangku kepentingan lainnya memahami implikasi keuangan dengan lebih baik.


Baca juga : Bootcamp Data Analyst with Excel


Yuk, nikmati modul Excel lainnya dan bergabung dengan DQLab adalah solusi buat kamu yang ingin self learning tapi takut overdosis informasi. Kamu bisa belajar materi dasar hingga kompleks meskipun kamu ngga punya basic IT, lho. Disini kamu akan belajar skill data science mulai dari tools-tools pengolahan data dasar seperti excel secara online tanpa perlu keluar rumah. 


Dengan bermodalkan koneksi internet kamu bisa belajar secara fleksibel dan dapat diakses dimanapun dan kapanpun. Materinya pun disusun oleh mentor-mentor yang kompeten di bidangnya dari perusahaan unicorn dan startup. 


Jadi, jangan khawatir, kamu bisa mulai kursus data science online bersama DQLab! Sign up sekarang di DQLab.id atau klik button dibawah ini untuk nikmati pengalaman belajar yang seru dan menyenangkan! Sahabat DQ juga bisa mengikuti Bootcamp Data Analyst with Excel.


Penulis: Salsabila Miftah Rezkia



Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login