3.3 TRIPLE THE SALE!
Belajar Data 6 BULAN Bersertifikat hanya Rp130K!

0 Hari 3 Jam 0 Menit 51 Detik

Pahami Perbedaan List dan Tuple pada Coding Python

Belajar Data Science di Rumah 04-Desember-2023
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/3-longtail-senin-01-2023-12-04-165105_x_Thumbnail800.jpg

Sebagai bahasa pemrograman yang simple dan mudah digunakan, tidak heran jika mayoritas data enthusiast tertarik untuk mulai belajar Python agar bisa memanfaatkan tools tersebut dalam proses analisis data. Ada banyak fungsi dan library yang disediakan Python tergantung kebutuhan dan tujuan penggunaannya.


Salah satunya adalah list dan tuple dalam Python. Kedua struktur data tersebut sering dianggap mirip. Padahal secara penulisan coding dan sifatnya sangat berbeda. Nah, untuk bisa mengolah data tingkat lanjut tentu kalian perlu tahu dulu konsep dasar perbedaan keduanya, bukan? Mari kita pelajari perbedaannya pada pembahasan berikut. 


1. Apa itu List?

Dalam Python, list adalah struktur data yang digunakan untuk menyimpan koleksi elemen yang dapat diubah. List dapat berisi berbagai jenis data, termasuk angka, string, atau objek lainnya, dan elemennya diidentifikasi oleh indeks numerik, yang dimulai dari 0. Penerapan list memudahkan penyimpanan, akses, dan manipulasi sekumpulan nilai dalam satu variabel. 


List bersifat dinamis, artinya ukurannya dapat berubah selama program berjalan, dan Python menyediakan berbagai metode bawaan untuk menambah, menghapus, dan memodifikasi elemen-elemen list. Berikut contoh penggunaan list pada Python.

Python


Baca juga : Mengenal Perbedaan R Python dan SQL


2. Apa itu Tuple?

Dalam Python, tuple mirip dengan list, namun memiliki perbedaan utama yaitu tuple bersifat immutable, yang berarti setelah sebuah tuple dibuat, elemennya tidak dapat diubah atau ditambahkan lagi. Tuple didefinisikan dengan menggunakan tanda kurung biasa ( dan ), atau bahkan tanpa tanda kurung dalam beberapa kasus. 


Elemen-elemen dalam tuple diidentifikasi oleh indeks numerik yang dimulai dari 0, sama seperti list. Karena sifatnya yang tidak dapat diubah, tuple cocok digunakan untuk menyimpan kumpulan data yang bersifat statis dan tidak memerlukan perubahan selama eksekusi program. Contohnya seperti berikut ini.

Python


3. Contoh Perbedaannya dalam Coding Python

Ada dua aspek utama yang membedakan list dan tuple. Pertama adalah sifat coding dan kedua syntax penulisannya. List bersifat mutable, yang berarti elemen-elemen di dalamnya dapat diubah setelah list dibuat. Kalian dapat menambah, menghapus, atau mengubah nilai elemen-elemen list.


Sedangkan tuple bersifat immutable, sehingga setelah sebuah tuple dibuat, elemennya tidak dapat diubah. Kalian tidak dapat menambah, menghapus, atau mengubah nilai elemen-elemen tuple. Perhatikan contoh berikut.

Python

Kalian bisa melakukan penambahan, pengubahan, dan penghapusan pada list. Sedangkan ketika kalian telah menginputkan data berikut sebagai tuple:


Kalian akan mendapatkan error ketika menuliskan my_tuple[0] atau coding serupa yang diterapkan dalam list. Alasannya karena tuple bersifat immutable, sehingga setelah sebuah tuple dibuat, elemennya tidak dapat diubah.


Selain sifatnya, jika kalian perhatikan list dan tuple dibedakan secara syntax berdasarkan penggunaan tanda kurung. List menggunakan tanda kurung siku [], sedangkan tuple menggunakan tanda kurang biasa ().

Python


Baca juga : Bootcamp Data Analyst with SQL and Python


4. Coding Python Sederhana Lainnya

Selain list dan tuple, kalian juga perlu memahami beberapa coding sederhana lainnya yang umum digunakan dalam Python. Beberapa di antaranya adalah:


Pernyataan kondisional if dan else seperti berikut.

Python

Atau penggunaan pernyataan pengulangan while untuk melakukan iterasi selama kondisi tertentu terpenuhi.

Python

Ada juga pendeklarasian fungsi untuk melakukan tugas tertentu.

Python

Kalian bisa menggunakan Python untuk beragam kebutuhan di atas bahkan juga untuk membuat model prediksi atau machine learning lainnya. Nah, untuk bisa di level tersebut tentu kalian perlu memahami dasarnya dulu kan? DQLab hadir untuk membantu kalian memahami dasar-dasar machine learning dan ilmu data lainnya!


DQLab adalah platform belajar online yang memiliki metode  HERO yaitu Hands-On, Experiential Learning & Outcome-based, yang dirancang ramah untuk pemula. Menariknya lagi, DQLab juga mengintegrasikan modulnya dengan fitur ChatGPT nih! Fungsinya untuk apa?

  • Membantumu mendapatkan penjelasan dari code yang sedang dipelajari.

  • Membantumu menemukan code yang salah atau tidak sesuai. 

  • Memberikan alternatif solusi dari problem/error yang kalian temukan.


Jadi, tunggu apalagi? Nikmati pengalaman belajar praktis dan menyenangkan di DQLab dengan Sign Up segera di sini atau ikuti Bootcamp Data Analyst with SQL and Python!

Mulai Karier
sebagai Praktisi Data
Bersama DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah pertamamu untuk mengenal Data Science.

Buat Akun Gratis Dengan :

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/8be7fae4b69abead22aa9296bcab7b4b.jpg Sign-Up dengan Google

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/d0aa879292fb427c0978d2a12b416e98.jpg Sign-Up dengan Facebook

Atau Buat Dengan :