SUPER MID-YEAR SALE! DISKON 96%
Belajar Data Science 6 Bulan hanya 150K!

0 Hari 1 Jam 54 Menit 14 Detik

Panduan Sederhana Python Bagi Pemula

Belajar Data Science di Rumah 24-September-2023
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/1-longtail-kamis-01-2023-09-23-144747_x_Thumbnail800.jpg

Sebagai salah satu bahasa pemrograman yang populer, Python digunakan secara luas dalam berbagai bidang seperti ilmu data, artificial intelligence, web development, software development, robotika, analisis finansial, dan masih banyak lagi.


Hal ini menunjukkan bahwa Python merupakan bahasa yang bersifat fleksibel serta dapat disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya. Ada banyak library yang disediakan oleh Python untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang berbeda dari bidang yang berbeda pula.


Python sendiri adalah bahasa pemrograman yang pertama kali diperkenalkan oleh Guido van Rossum pada tahun 1991. Python dirancang dengan syntax yang sangat bersahabat bagi pemula. Untuk mempermudah penggunanya, struktur kode Python menggunakan indentasi (spasi atau tab) untuk mempermudah pengelompokkan blok kode.


Namun sebelum membahas lebih jauh mengenai syntax yang bisa digunakan pada Python, dalam artikel ini kita akan membahas mengenai langkah-langkah yang bisa diaplikasikan oleh pemula untuk bisa menggunakan Python. Simak pembahasannya, yuk!


1. Instalasi Python

Python


Sebelum mulai mengoperasikan Python, tahapan awal yang harus dilakukan adalah menginstal Python. Untuk bisa mendapatkan Python versi terupdate, kita bisa mengunduh nya langsung dari python.org dan mengikuti panduan instalasi yang sesuai dengan sistem operasi yang kita gunakan, baik itu Windows, macOS, maupun Linux.


Setelah berhasil diunduh, pastikan kita memilih opsi untuk menambahkan Python ke PATH Anda selama proses instalasi.


Baca juga : Bootcamp Data Analyst with SQL and Python


2. Memilih Integrated Development Environment (IDE) yang Akan Digunakan

Python


Setelah proses instalasi selesai, selanjutnya kita perlu memilih IDE atau text editor yang akan kita gunakan untuk menuliskan kode Python. Ada cukup banyak pilihan IDE yag bisa kita gunakan, namun berikut adalah beberapa pilihan IDE yang populer digunakan:

  • IDLE (Integrated Development and Learning Environment): IDLE merupakan IDE bawaan Python yang cukup sederhana dan cocok untuk pemula.

  • Visual Studio Code: Visual Studio Code adalah text editor yang sangat populer dengan ekstensi Python yang kuat.

  • PyCharm: PyCharm merupakan IDE Python khusus yang memiliki banyak fitur dan kemampuan untuk memecahkan masalah.

  • Jupyter Notebook: IDE jenis ini adalah IDE yang bersifat interaktif, dan sangat cocok untuk eksperimen dengan kode Python.

Kita bisa memilih salah satu IDE yang paling kita sukai dan dipasang di komputer kita.


3. Menjalankan Kode Pertama Python

Python

Setelah berhasil menginstall dan menentukan IDE yang akan digunakan, tahapan selanjutnya adalah mencoba untuk menulis dan menjalankan kode pertama Python. Kita bisa menggunakan program “Hello, World!” sebagai kode pertama yang kita jalankan.


Dalam Python, menjalankan kode “Hello World!” ini bisa memiliki banyak fungsi, diantaranya adalah:

  • Mengenal syntax dasar

  • Konfirmasi instalasi dan konfigurasi

  • Memastikan keterhubungan IDE

  • Praktek menjalankan kode berbasis teks


Program "Hello, World!" merupakan program yang paling sederhana di Python, kita bisa menyimpannya dalam eksistensi .py dan menjalankan melalui IDE yang kita pilih. Namun jika kita menggunakan IDE yang interaktif seperti Jupyter Notebook, maka kita bisa langsung menuliskan program tersebut tanpa harus menyimpannya dalam eksistensi .py terlebih dahulu.


4. Mengenal Variabel dan Tipe Data

Python


Langkah selanjutnya adalah kita akan mulai memasuki hal yang lebih bersifat teknis. Kita bisa memulai dengan mengenal variabel dan tipe data yang bisa digunakan dalam Python. Berikut adalah beberapa contoh tipe data dasar:

  • Integer: Digunakan untuk merepresentasikan bilangan bulat seperti 1, 42, atau -10.

  • Float: Berguna untuk merepresentasi bilangan desimal seperti 3.14 atau 0.5.

  • String: Dapat digunakan untuk data yang berbentuk karakter seperti "Halo, Python!" atau 'Nama Saya'.

  • List: Kumpulan elemen yang dapat diubah seperti [1, 2, 3].

  • Tuple: Kumpulan elemen yang tidak dapat diubah seperti (1, 2, 3).

  • Dictionary: Kumpulan pasangan key-value seperti {"nama": "John", "usia": 30}.


Baca juga : Mengenal Perbedaan R Python dan SQL


Mengikuti bootcamp Python di DQLab adalah salah satu bentuk investasi leher ke atas yang sangat berharga dalam masa depan kita. Kita akan mempelajari keterampilan yang sangat diminati di pasar kerja saat ini dan mendapatkan pengetahuan yang dapat membantu kita mencapai sukses dalam karir di dunia teknologi.


DQLab merupakan platform belajar online yang berfokus pada pengenalan Data Science & Artificial Intelligence (AI) dengan menggunakan bahasa pemrograman populer, serta platform edukasi pertama yang mengintegrasi fitur Chat GPT.  Selain itu DQLab juga menggunakan metode HERO yaitu Hands-On, Experiential Learning & Outcome-based, yang dirancang ramah untuk pemula. 


Yuk sign up di DQLab untuk mendapatkan pengalaman belajar yang lebih menarik. Daftar sekarang dan kejar impianmu untuk menjadi Data Analyst! Atau kamu ingin mempelajari Artificial Intelligence lebih dalam & intensif?


Yuk ikuti DQLab LiveClass! Nikmati pembelajaran secara langsung dengan metode simulasi yang akan membantu kamu dalam persiapan karir. Kunjungi halaman Bootcamp Data Analyst with SQL and Python untuk informasi lebih lanjut ya!


Penulis : Gifa Delyani Nursyafitri

Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login