PROMO 7.7! DISKON 98%
Belajar Data Science Bersertifikat, 12 Bulan hanya 177K!

0 Hari 5 Jam 6 Menit 29 Detik

Pelatihan Excel untuk Analisis Data yang Efektif

Belajar Data Science di Rumah 28-Maret-2023
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/d6d4589c324ee5ab4d63d2d3f3bec2e2_x_Thumbnail800.jpeg

Excel adalah salah satu aplikasi pengolah data yang paling populer dan sering digunakan dalam berbagai bidang, terutama dalam analisis data. Aplikasi ini memungkinkan kalian untuk mengelola dan menganalisis data dengan lebih mudah dan efektif, dari mulai menghitung rumus, membuat grafik dan pivot table, hingga membuat laporan yang informatif dan terstruktur dengan baik.


Namun, tak banyak data enthusiast terutama pemula yang dapat menggunakan Excel secara maksimal terutama untuk melakukan analisis data. Padahal, dengan pengetahuan yang tepat dan pelatihan yang memadai, Excel dapat menjadi tools yang sangat berguna dalam membantu pengguna dalam mengambil keputusan yang lebih tepat dan efektif. Nah, pada pembahasan kali ini, akan dijelaskan fungsi dasar, berbagai grafik yang ada, fungsi pivot table, dan keunggulan Excel lainnya untuk kalian pahami. Yuk, segera simak!


1. Fungsi Dasar yang Sering Digunakan

Excel

Fungsi dasar Excel adalah kumpulan rumus atau formula matematika yang telah disediakan dalam program Excel. Fungsi dasar ini sangat penting bagi para pemula dalam menganalisis data karena mampu membantu mempercepat dan mempermudah pengolahan data. Beberapa fungsi dasar yang sering digunakan dalam analisis data antara lain:

  • SUM: Fungsi SUM digunakan untuk menjumlahkan sel atau rentang sel yang telah dipilih. Misalnya, untuk menjumlahkan sel A1 hingga A5, cukup ketikkan =SUM(A1:A5) pada sel tempat hasil akhir akan ditampilkan.

  • AVERAGE: Fungsi AVERAGE digunakan untuk mencari rata-rata dari sejumlah nilai yang telah dipilih. Misalnya, untuk mencari rata-rata dari sel A1 hingga A5, cukup ketikkan =AVERAGE(A1:A5) pada sel tempat hasil akhir akan ditampilkan.

  • COUNT: Fungsi COUNT digunakan untuk menghitung jumlah sel atau rentang sel yang berisi nilai atau data. Misalnya, untuk menghitung jumlah sel yang berisi data dalam rentang sel A1 hingga A5, cukup ketikkan =COUNT(A1:A5) pada sel tempat hasil akhir akan ditampilkan.

  • MAX MIN: Fungsi MAX digunakan untuk menemukan nilai maksimum dari sejumlah nilai atau data yang telah dipilih. Sementara itu, fungsi MIN digunakan untuk menemukan nilai minimum. Misalnya, untuk menemukan nilai maksimum dari sel A1 hingga A5, cukup ketikkan =MAX(A1:A5), sedangkan untuk menemukan nilai minimum, ketikkan =MIN(A1:A5).

  • IF: Fungsi IF digunakan untuk melakukan pengujian logika pada data. Misalnya, jika nilai dalam sel A1 lebih besar dari 10, maka tampilkan "Lulus", sedangkan jika nilainya kurang dari atau sama dengan 10, tampilkan "Tidak Lulus". Rumus yang digunakan adalah =IF(A1>10,"Lulus","Tidak Lulus").

Dengan menguasai fungsi-fungsi dasar ini, pemula dapat lebih mudah dan cepat mengolah data serta menghasilkan laporan yang akurat. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk kalian agar terus belajar dan berlatih dalam menggunakan Excel, khususnya dalam menggunakan fungsi dasar Excel.


Baca juga : Rumus Excel yang Paling Sering Digunakan dalam Dunia Kerja


2. Beragam Grafik dan Chart Pada Excel

Excel

Dalam analisis data, grafik dan chart pada Excel merupakan bagian yang sangat penting untuk memvisualisasikan data dengan cara yang lebih efektif dan mudah dipahami. Excel menyediakan berbagai macam jenis grafik dan chart yang dapat digunakan untuk mempresentasikan data secara visual. Berikut sejumlah chart yang sering digunakan oleh praktisi data dalam Excel.

  • Line chart: Line chart merupakan grafik yang digunakan untuk menunjukkan perubahan nilai suatu data selama periode waktu tertentu. Grafik ini sering digunakan untuk menganalisis data yang bersifat kronologis, seperti data penjualan atau pendapatan perusahaan. Dalam membuat line chart, kalian dapat memilih rentang data yang ingin ditampilkan dan mengatur tampilan grafik seperti warna dan ketebalan garis.

  • Bar chart: Bar chart atau diagram batang adalah jenis grafik yang sering digunakan untuk membandingkan nilai antara beberapa kategori atau variabel. Grafik ini dapat digunakan untuk memperlihatkan perbedaan data pada beberapa kategori, seperti penjualan pada beberapa produk atau perbandingan keuntungan antara beberapa cabang perusahaan. Dalam membuat bar chart, kalian dapat memilih rentang data yang ingin ditampilkan dan mengatur tampilan grafik seperti warna dan ukuran batang.

  • Pie chart: Pie chart atau diagram lingkaran adalah jenis grafik yang digunakan untuk memperlihatkan perbandingan antara beberapa kategori. Grafik ini biasanya digunakan untuk menganalisis data yang terdiri dari beberapa kategori dengan jumlah data yang relatif sedikit. 

  • Scatter chart: Scatter chart adalah jenis grafik yang digunakan untuk menampilkan hubungan antara dua variabel numerik. Grafik ini biasanya digunakan untuk menganalisis data yang mempunyai hubungan korelasi, seperti jumlah pendapatan dengan jumlah pengeluaran atau jumlah penjualan dengan harga produk. 


3. Pivot Table dan Manfaatnya

Excel

Pivot table adalah sebuah tabel yang merangkum data pada tabel lain yang dilakukan dengan menerapkan operasi tertentu seperti sortasi, rata-rata, atau penjumlahan ke data pada tabel pertama, biasanya termasuk pengelompokan data. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengorganisir data menjadi tabel yang lebih mudah dipahami, dan memperlihatkan hubungan antara data yang kompleks dengan lebih jelas. Manfaatnya di antaranya yaitu:

  • Memperlihatkan hubungan antara data. Pivot table memungkinkan kalian untuk melihat hubungan antara data yang kompleks dengan lebih jelas. Dengan membuat pivot table, kalian dapat memperlihatkan hubungan antara beberapa variabel data dalam satu tabel.

  • Mempercepat proses analisis data. Dalam melakukan analisis data,kalian seringkali memerlukan waktu yang lama untuk menyusun tabel dan menyaring data yang relevan. Dengan menggunakan pivot table, kalian dapat mengurangi waktu yang diperlukan untuk menyusun tabel dan menyaring data.

  • Membuat laporan yang lebih akurat. Pivot table memungkinkan kalian untuk memilih data yang relevan dan memperlihatkan data dalam bentuk tabel atau grafik yang mudah dipahami.


Baca juga : Kenali Rumus IF pada 3 Kondisi dengan Excel


4. Excel dan Kelebihannya untuk Analisis Data

Excel

Aplikasi Microsoft Excel merupakan aplikasi yang sering digunakan dalam berbagai bidang, termasuk bidang analisis data. Kelebihan Excel sebagai aplikasi analisis data meliputi berbagai fitur dan kemampuan yang memudahkan pengguna dalam menyimpan, mengorganisir, dan menganalisis data. 


Salah satu kelebihan utama dari Excel adalah kemampuannya dalam menyimpan data. Kalian dapat menyimpan data dalam berbagai format, termasuk format teks, angka, tanggal, dan lainnya. Selain itu, kalian juga dapat menyimpan data dalam berbagai jenis file, seperti file Excel, CSV, dan lain-lain. Selain kemampuan dalam menyimpan data, Excel juga memiliki fitur untuk mengorganisir data dengan mudah. Kalian dapat mengelompokkan data berdasarkan variabel tertentu dan membuat tabel yang mudah dipahami. Dalam membuat tabel, kalian juga dapat menambahkan rumus dan fungsi yang memungkinkan untuk melakukan perhitungan dengan mudah. Selain memiliki fungsi, formula, beragam pilihan grafik, dan dapat membuat pivot table, Excel juga memiliki kelebihan lain seperti:

  • Filter dan Sorting: Excel memiliki fitur filter dan sorting yang memudahkan kalian dalam mengeksplorasi data. Filter dan sorting ini memungkinkan kalian untuk memilih data yang relevan dan membuat analisis data yang lebih akurat.

  • Conditional Formatting: Fitur conditional formatting memungkinkan kalian untuk menandai atau memformat sel-sel dalam worksheet berdasarkan nilai atau aturan tertentu. Kalian juga bisa menggunakannya untuk keperluan memperlihatkan pola dan trend dalam data dengan lebih jelas.

  • Solver: Solver adalah add-in yang digunakan untuk memecahkan masalah optimasi dan analisis data yang kompleks. Solver dapat membantu kalian dalam menentukan nilai variabel yang optimal dalam persamaan matematika atau dalam memaksimalkan atau meminimalkan fungsi tujuan.

  • Data Validation: Fitur data validation memungkinkan kalian untuk menentukan batasan pada nilai yang dapat dimasukkan ke dalam sel tertentu. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa data yang dimasukkan sudah benar dan valid.

  • Power Query: Power Query adalah add-in yang memungkinkan kalian untuk mengimpor, membersihkan, dan menggabungkan data dari berbagai sumber. Hal ini memudahkan kalian dalam mengumpulkan data yang terpisah dan membuat analisis data yang lebih lengkap.

  • Macro: Macro adalah fitur yang memungkinkan kalian untuk merekam serangkaian tindakan dan perintah yang sering digunakan. Kalian juga dapat mengotomatisasi tindakan dan perintah yang sering dilakukan, sehingga mempercepat proses analisis data.

Masih ada beragam hal lagi yang bisa kalian lakukan di Excel untuk proses analisis data. Tertarik untuk mempelajari lebih lanjut? Kalian bisa mempelajarinya di DQLab. Pelatihan ini tepat sekali untuk pemula karena modulnya dirancang semudah mungkin diikuti dengan bahasa yang sederhana. Yuk segera Sign Up dan asah lebih dalam kemampuan mengoperasikan Excel kalian!


Penulis : Dita Feby 

Editor : Annissa Widya  

Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login