Buat Akun DQLab & Akses Kelas Data Science Python, R, SQL, Excel GRATIS!

Penggunaan SQL Group By dengan DATEDIFF

Belajar Data Science di Rumah 23-Agustus-2023
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/8e4a627e-736b-4e18-bd03-5ed7dc87a0c4-2023-08-23-223508_x_Thumbnail800.jpeg

SQL GROUP BY merupakan salah satu fungsi yang digunakan untuk mengelompokkan baris-baris data berdasarkan nilai-nilai tertentu dalam satu atau beberapa kolom. Hal ini memungkinkan database administrator dalam melakukan agregasi atau perhitungan pada setiap kelompok data yang terbentuk. SQL GROUP BY dapat dikombinasikan dengan berbagai macam rumus lainnya. Salah satunya adalah operator DATEDIFF. DATEDIFF adalah fungsi yang digunakan untuk menghitung selisih antara dua tanggal dalam satuan waktu tertentu seperti hari, bulan, atau tahun.


DATEDIFF dalam bahasa SQL merupakan salah satu fungsi yang memiliki tiga argumen utama. Pertama ada DATEPART yang mewakili bulan, tahun, maupun hari pada setiap nilai yang ingin dicari. Kedua ada STARTING DATE atau tanggal mulai suatu pencarian data dalam bentuk DATE. Terakhir ada ENDING DATE dimana argumen tersebut akan menghasilkan tanggal selesai dari data yang ingin kita cari. Ketika Anda menggabungkan DATEDIFF dengan GROUP BY, Anda bisa melakukan penghitungan atau aggregasi pada kelompok data yang dihasilkan berdasarkan selisih tanggal. Maka dari itu, yuk kita simak penggunaan lebih lanjut antara DATEDIFF dengan SQL GROUP BY lewat postingan berikut ini! Simak yuk sahabat DQLab!


1. Operator DATEDIFF dalam SQL

Sebelum kita membahas lebih jauh soal operator DATEDIFF dalam SQL, terlebih dahulu kita akan menjabarkan definisi dari operator DATEDIFF itu sendiri. Fungsi DATEDIFF digunakan untuk membandingkan dua tanggal dan mengembalikan selisihnya. Fungsi DATEDIFF secara khusus digunakan untuk mengukur perbedaan antara dua tanggal dalam tahun, bulan, minggu, dan seterusnya. Berikut adalah sintaks dari operator DATEDIFF dalam SQL:

Keterangan:

  • Date_part digunakan untuk mencari nilai yang ingin diacu seperti bulan, tahun, maupun hari dalam suatu tanggal atau penanggalan

  • Start_date_value1 dipakai untuk mencari nilai awal dari tanggal yang ingin dicari

  • End_date_value2 dipakai untuk mencari nilai akhir dari tanggal yang ingin dicari


Berikut adalah contohnya:

Misalkan kita mencari berapa jumlah bulan yang ada dalam rentang 7 Maret 2011 sampai 24 Juni 2021. Jika kita menggunakan fungsi DATEDIFF pada SQL maka akan menghasilkan nilai 123 bulan dalam rentang waktu tersebut.


Baca juga : Bootcamp Data Analyst with SQL and Python


2. Argument dalam DATEDIFF SQL

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa fungsi DATEDIFF dimulai dari menghitung tanggal mulai sampai tanggal selesai. Secara umum ada tiga argumen yang ada dalam operator DATEDIFF SQL. 

  • DATEPART (nilai yang ingin dicari apakah rentang bulan, tahun atau hari). Misal berapa tahun, berapa hari, berapa bulan dan lain sebagainya

  • Starting DATE merupakan awal mula dimulainya tanggal yang ingin dicari nilainya

  • Ending DATE merupakan tanggal akhir yang ingin dicari nilainya


Khususnya pada Starting DATE dan Ending DATE ini mereka memiliki format YYYY-MM-DD atau Tahun-Bulan-Hari.


3. Penggunaan DATEDIFF SQL

Ada segudang cara dalam melakukan operasi DATEDIFF SQL ini. Misalnya kita ingin mencari dua bilah tanggal dengan menghitung antara tanggal mulai dengan tanggal selesai yang ingin kita cari nilainya.


Baca juga : Catat! Ini 3 Keuntungan Belajar SQL dalam Mengolah Data


4. Kombinasi DATEDIFF dengan GROUP BY SQL

DATEDIFF tidak hanya berdiri sendiri, operator yang satu ini juga bisa dikombinasikan dengan SQL GROUP BY. Ketika ingin menggabungkan “GROUP BY” dengan “DATEDIFF” maka kita akan mengelompokkan data berdasarkan selisih tanggal tertentu. Misalnya, kamu ingin menghitung total penjualan per bulan atau mengelompokkan data transaksi berdasarkan selisih hari dari tanggal transaksi ke tanggal saat ini.

Pada contoh di atas, kita ingin menghitung berapa banyak transaksi yang terjadi pada setiap rentang selisih hari antara tanggal transaksi dan tanggal saat ini. Kita menggunakan DATEDIFF(NOW(), tanggal_transaksi) untuk menghitung selisih hari, dan kemudian menggunakan GROUP BY untuk mengelompokkan transaksi berdasarkan selisih hari tersebut. COUNT(*) digunakan untuk menghitung jumlah transaksi dalam setiap kelompok.


Nah, gimana nih sekarang? Makin paham kan soal penggunaan SQL GROUP BY dengan DATEDIFF ini. Bahasa SQL termasuk bahasa pemrograman yang perlu dipelajari sebelum menganalisis data. Kita bisa mempelajari bahasa SQL mulai dari dasar secara live code di DQLab.


DQLab merupakan suatu platform belajar online yang berfokus pada pengenalan Data Science & Artificial Intelligence (AI) dengan menggunakan berbagai bahasa pemrograman populer. Selain itu DQLab merupakan platform edukasi pertama yang mengintegrasi fitur ChatGPT.


DQLab juga menggunakan metode HERO, yaitu Hands-On, Experiental Learning & Outcome-based, yang dirancang ramah untuk pemula. Untuk bisa merasakan pengalaman belajar yang praktis & aplikatif yuk langsung saja sign up di DQLab.id/signup dan ikuti DQLab LiveClass Bootcamp Data Analyst with SQL and Python sekarang! 


Penulis: Reyvan Maulid



Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login