DQLab Super Giveaway! Belajar Data Science 6 Bulan hanya Rp.99.000! DAFTAR

Pakai Kode: KUPON99K. Berakhir 0 Days 21 Jam : 18 Menit : 44 Detik

Pentingnya Integrasi Data Di Era Industri 4.0

Belajar Data Science di Rumah 04-Januari-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/c5d4de46aa6ae6ea136eaf914d045e38_x_Thumbnail800.jpg

Bagi para pelaku bisnis, istilah integrasi data tidaklah asing terdengar. Setiap perusahaan pasti memiliki data. Data merupakan aset yang sangat penting bagi sebuah perusahaan. Di era industri yang hampir semuanya serba digital, lalu lintas dan pertumbuhan data semakin cepat. Semakin banyak data maka semakin banyak informasi yang bisa didapatkan.


Integrasi data merupakan proses menggabungkan dua atau lebih set data yang berasal dari sumber yang berbeda dengan tujuan mempermudah proses analisis. Proses ini akan mendukung manajemen informasi dalam suatu perusahaan atau lingkungan kerja. Apa saja manfaat yang bisa didapatkan dengan melakukan integrasi data? Yuk, simak pembahasannya berikut.   


1. Memudahkan Pelaporan Bisnis

Manfaat pertama adalah memudahkan pelaporan bisnis. Saat ini sudah banyak yang menerapkan sistem IT dalam menjalankan bisnisnya baik itu perusahaan skala besar maupun skala kecil seperti UMKM. Namun kadangkala sistem ini tidak bisa “berkomunikasi” satu sama lain. Hal ini akan merugikan pada saat melakukan laporan bisnis secara tidak langsung  disebabkan oleh data yang banyak dan bentuknya yang beragam. Dengan dilakukannya integrasi data, pelaku bisnis bisa mengumpulkan data dan menyeragamkan data yang ada menjadi satu format secara otomatis sehingga lebih memudahkan saat pelaporan bisnis. 

Baca juga : Pahami Proses Integrasi Data untuk Hasilkan Proses Pengolahan Data yang Valid


2. Menjadi Aset Bisnis Yang Berharga

Data merupakan aset yang sangat penting bagi pelaku bisnis. Manfaat kedua dari integrasi data adalah menjadi aset bisnis yang berharga. Data yang dimiliki oleh pelaku bisnis dapat menjadi aset yang berharga jika perusahaan dapat membuat data pada sistem saling terhubung dengan baik dan digabungkan menjadi bentuk yang mampu memudahkan analisis. Hal ini bukanlah pekerjaan mudah, sehingga jika perusahaan tidak bisa menerapkan aktivitas tersebut dengan baik maka bisa kehilangan kesempatan bisnis. 


3. Menghindari Laporan Bisnis Menjadi Bias

Ketika melakukan proses integrasi data, masalah yang dapat muncul adalah gagal melakukan proses tersebut. Data yang semakin banyak karena pertumbuhan data yang begitu cepat menyebabkan laporan bisnis menjadi bias saat penyusunannya. Misalnya saja dalam suatu perusahaan tentunya terdiri dari beberapa departemen. Setiap departemen pasti menerapkan metode yang berbeda dalam menyusun laporan bisnis. Dengan melakukan integrasi data, data yang berasal dari beberapa departemen ini akan dibuat menjadi satu format agar hasil laporan bisnis nantinya tidak menjadi bias atau tidak konsisten sehingga informasi yang didapatkan bisa dimanfaatkan dengan maksimal.

Baca juga : Belajar Data Science: Simak 3 Manfaat Penerapan Big Data di Berbagai Industri


4. Yuk Mulai Belajar Data Science Sekarang!

Tidak memiliki background IT? Jangan khawatir, kamu tetap bisa menguasai Ilmu Data Science untuk siap berkarir di revolusi industri 4.0. Bangun proyek dan portofolio datamu bersama DQLab untuk mulai berkarir di industri data yang sebenarnya! Sign up sekarang untuk #MulaiBelajarData di DQLab!

Simak informasi di bawah ini untuk mengakses gratis module ‘Introduction to Data Science’:

  1. Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

  2. Akses module Introduction to Data Science

  3. Selesaikan modulenya, dapatkan sertifikat & reward menarik dari DQLab

  4. Subscribe DQLab.id untuk Akses Semua Module Premium!

Penulis: Dita Kurniasari

Editor: Annissa Widya


Share

Postingan Terkait

Mulai Bangun Karirmu Bersama DQLab!