TEBUS HOKI! BELI 1 GRATIS 1
Belajar Data 6 BULAN GRATIS 6 BULAN hanya Rp180K!

0 Hari 1 Jam 49 Menit 42 Detik

Pentingnya Python untuk Karir Security Analyst

Belajar Data Science di Rumah 22-November-2023
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/3-longtail-rabu-01-2023-11-23-100339_x_Thumbnail800.jpg

Python adalah salah satu bahasa pemrograman yang sangat populer dan bisa digunakan dalam berbagai bidang pekerjaan di ranah industri data. Salah satu pekerjaan yang dalam kesehariannya menggunakan bahasa pemrograman Python yaitu Security Analyst.


Seorang Security Analyst (Analis Keamanan) adalah profesional keamanan informasi yang bertanggung jawab untuk melindungi sistem komputer, jaringan, dan data dari ancaman keamanan siber. Tugas utama dari jabatan sebagai security analyst yaitu melibatkan pemantauan, analisis, dan penanganan potensi risiko serta serangan keamanan terhadap infrastruktur teknologi informasi suatu organisasi. 


Security Analyst perlu memahami secara mendalam teknologi keamanan siber, metode serangan, dan teknik penanggulangan. Mereka juga harus selalu update dengan perkembangan terbaru dalam dunia keamanan siber untuk menjaga ketahanan sistem dan data organisasi. Dengan menggunakan Python, Security Analyst dapat mengoptimalkan waktu dan sumber daya mereka, meningkatkan efisiensi dalam pemantauan keamanan, dan merespons lebih cepat terhadap ancaman keamanan siber yang berkembang. 


Oleh karena itu, pemahaman tentang bahasa pemrograman Python menjadi keterampilan yang berharga dalam dunia keamanan siber. Pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang pentingnya penggunaan Python untuk persiapan karir Security Analyst. So, simak terus ya sahabat DQLab!


1. Security Scanning

Security scanning adalah proses pemeriksaan dan evaluasi sistem, aplikasi, atau jaringan untuk mengidentifikasi potensi kerentanan keamanan dan celah yang dapat dimanfaatkan oleh pihak yang tidak berwenang. Tujuannya adalah untuk mencegah serangan keamanan siber dengan mengidentifikasi dan memitigasi risiko potensial sebelum dapat dieksploitasi. 


Security scanning dapat dilakukan secara manual oleh ahli keamanan atau secara otomatis menggunakan perangkat lunak khusus. Security Analyst bertanggung jawab untuk melakukan pemindaian keamanan sistem dan jaringan guna mengidentifikasi potensi kerentanan atau celah keamanan. Dengan menggunakan Python, mereka dapat mengembangkan skrip otomatisasi untuk melakukan pemindaian secara efisien dan menyeluruh.


Baca juga : Bootcamp Data Analyst with SQL and Python


2. Analisis Log dan Perilaku

Analisis log dan perilaku adalah pendekatan dalam keamanan siber yang melibatkan pemantauan dan analisis data log serta perilaku sistem untuk mendeteksi dan menangani potensi ancaman keamanan. Proses ini membantu organisasi mengidentifikasi aktivitas mencurigakan atau tidak wajar yang dapat mengindikasikan insiden keamanan atau pelanggaran.


Analisis log dan perilaku mencakup beberapa langkah dan teknik untuk memahami aktivitas normal dan mencurigakan di dalam sistem. Python dapat digunakan untuk menganalisis log keamanan dan data forensik. Dengan memanfaatkan library seperti pandas, Security Analyst dapat menyusun skrip untuk menyelidiki jejak keamanan dan mengidentifikasi pola perilaku yang mencurigakan.


Sumber Gambar: Computerscience


3. Analisis Malware dan Forensik

Malware analysis adalah proses pemeriksaan dan analisis mendalam terhadap perangkat lunak berbahaya atau malware dengan tujuan memahami cara kerjanya, mengidentifikasi karakteristiknya, dan mengembangkan taktik untuk deteksi, pencegahan, dan respons terhadap serangan tersebut.


Malware analysis melibatkan langkah-langkah seperti reverse engineering, analisis perilaku, dan analisis statis untuk mengungkap fungsionalitas, metode persilangan, serta tujuan dari malware yang bersangkutan. Python juga digunakan dalam analisis malware dan forensik keamanan.


Dengan mengembangkan skrip kustom, Security Analyst dapat memeriksa dan menganalisis kode malis dengan lebih mendalam, serta mengidentifikasi pola perilaku yang mencurigakan.

Python

Sumber Gambar: Malwarebytes


Baca juga : Mengenal Perbedaan R Python dan SQL


4. Incident Response

Incident response (respons insiden) adalah serangkaian kegiatan dan prosedur yang dirancang untuk merespons dan mengatasi insiden keamanan siber dan gangguan operasional yang melibatkan pelanggaran keamanan. Tujuan dari respons insiden adalah untuk mengurangi dampak insiden, mengidentifikasi penyebabnya, dan mencegah insiden serupa terjadi di masa depan.


Tim respons insiden biasanya terdiri dari profesional keamanan siber yang terlatih dan siap bertindak. Dalam penanganan kejadian keamanan, kecepatan dan efisiensi sangat penting. Python memungkinkan Security Analyst untuk membuat skrip respons cepat yang dapat digunakan untuk memitigasi ancaman atau menyelidiki insiden keamanan secara lebih efektif.


Bahasa python dan data science dapat dikatakan sebagai dua hal yang sering ditemukan. Kamu bisa mempelajari keduanya sekaligus dengan mengerjakan berbagai modul yang ada di DQLab.


DQLab menyajikan materi secara teori maupun praktek. Selain itu di DQLab pun menyediakan berbagai modul dan ebook dengan materi yang beragam sesuai kebutuhan. Cara bergabungnya sangat mudah. Langsung saja sign up di DQLab.id/signup dan ikuti Bootcamp Data Analyst with SQL and Python sekarang. 


Penulis: Reyvan Maulid



Mulai Karier
sebagai Praktisi Data
Bersama DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah pertamamu untuk mengenal Data Science.

Buat Akun Gratis Dengan :

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/8be7fae4b69abead22aa9296bcab7b4b.jpg Sign-Up dengan Google

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/d0aa879292fb427c0978d2a12b416e98.jpg Sign-Up dengan Facebook

Atau Buat Dengan :