[LAST CALL!] BANGKITKAN SKILL DATA SAMPAI SUKSES BERKARIR
BELAJAR DATA SCIENCE 6 BULAN CUMA 127 RIBU  | Pakai Kode: DQBANGKIT
KLAIM PROMONYA!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 14 Jam 57 Menit 28 Detik 

Perbedaan Data Science Dengan Statistika, Cari Tahu Disini Yuk!

Belajar Data Science di Rumah 29-April-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/b825739bff1c4b4b99be5f6884080c76_x_Thumbnail800.jpg

Data Science dan Statistika dapat dikatakan menjadi topik yang sedang hangat diperbincangkan. Tanpa kita sadari, teknologi kini telah menjamah di berbagai industri hingga instansi pemerintahan. Semua aktivitas menjadi lebih mudah dengan adanya teknologi. Misalnya kegiatan berbelanja sekarang bisa melalui smartphone dengan mengunjungi e-commerce favorit. Dalam pelayanan perbankan juga sekarang kita bisa membuka rekening tanpa harus mendatangi bank terkait. Instansi pemerintahan juga memanfaatkan teknologi dalam pelayanannya seperti mendaftar wajib pajak via website, kita tinggal menunggu kartu fisik wajib pajak sampai di alamat rumah. 


Pemanfaatan teknologi ini tentu terhubung dengan penyimpanan data. Segala kegiatan tersebut akan terekam dalam database. Semakin banyak yang menggunakan, maka akan semakin bertumpuk datanya. Padahal kumpulan data ini bisa loh diolah lagi menjadi sesuatu yang berguna. Jika diolah dengan benar, kita bisa memperoleh informasi yang dapat berpengaruh pada strategi bisnis selanjutnya. Pengolahan data ini bisa dengan menerapkan ilmu statistika atau yang sedang populer saat ini yaitu data science. Walaupun sama-sama bisa diterapkan untuk mengolah data, namun masing-masing tetap memiliki perbedaan. Yuk, kita cari tahu perbedaan data science dan statistika dengan menyimak pembahasannya di bawah ini!


1. Pengertian Statistika

Statistika merupakan ilmu yang mempelajari statistik yang mencakup bagaimana melakukan pengumpulan data, mengolah data, melakukan analisis data, hingga menyajikan hasil pengolahan data ke dalam bentuk yang lebih menarik dan mudah dipahami oleh orang lain. Hasil pengolahan data yang disajikan tersebut dapat digunakan sebagai pedoman dalam pengambilan keputusan selanjutnya. Ilmu statistika ini mempelajari data yang ada di masa lalu dalam menentukan langkah kedepannya. Data-data statistik bisa kita dapatkan misalnya dari Badan Pusat Statistik yang menyediakan website dengan berbagai macam data yang dapat diakses siapa saja seperti data ekspor impor, data kondisi ekonomi, dan sebagainya. 

Baca juga : Belajar Data Science Secara Otodidak? Berikut langkah-langkahnya!


2. Pengertian Data Science

Data Science adalah salah satu ilmu yang sedang naik daun saat ini. Bagaimana tidak, kombinasi ilmu yang mendasari data science membuat pekerjaan pengolahan data lebih efisien dan akurat. Data science terdiri dari tiga bidang ilmu yaitu matematika, statistika, dan komputer. Matematika dan statistika seperti yang kita tahu sudah banyak digunakan untuk mengolah data. Dengan tambahan bantuan komputer maka akan lebih cepat lagi proses pengolahan data tersebut. Komputer disini maksudnya adalah programming. Dengan menerapkan algoritma serta metode yang tepat, kita bisa lebih cepat memperoleh informasi yang berguna dari kumpulan-kumpulan data. Selain itu data science tidak hanya dapat mengolah data dalam bentuk tabel, tetapi akan bertemu dengan data terstruktur maupun data tidak terstruktur. Sehingga bisa dikatakan data science mengolah data yang lebih kompleks dalam jumlah data yang besar yang umum disebut big data. Berbagai macam jenis data yang bisa diolah dengan menerapkan data science seperti teks, gambar, suara, video, dan lainnya. 


3. Seperti Apa Perbedaannya?

Melihat dari pengertiannya saja sudah bisa kita lihat Data Science dan Statistika merupakan dua hal yang berbeda walaupun dalam data science juga terdiri dari ilmu statistika. Jika statistika hanya bisa mengolah data di masa lalu, data science dapat mempelajari data untuk memprediksi kejadian di masa depan. Metode yang digunakan juga berbeda antara statistika dan data science. Statistika terbatas pada perhitungan seperti mean, median, regresi, korelasi, dan sebagainya. Sedangkan data science menggunakan metode atau model tertentu dalam pengolahan datanya. Metode atau model dibangun agar proses pengolahan data lebih mudah misalnya machine learning, deep learning, dan sebagainya. Model ini dapat mempelajari data dengan sendirinya. Semakin banyak data yang dipelajari, maka semakin bagus model tersebut. Adapun tools-tools dalam data science yang sering digunakan untuk pengolahan data yaitu R, Python, SQL, Tableau, Hadoop, dan sebagainya. 

Baca juga : Mulai Belajar Data Science GRATIS bersama DQLab selama 1 Bulan Sekarang!

4. Yuk Mulai Belajar Menjadi Data Scientist Bersama DQLab!       


Gunakan Kode Voucher "DQTRIAL", dan simak informasi di bawah ini mendapatkan 30 Hari FREE TRIAL:

  1. Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

  2. Buka academy.dqlab.id dan pilih menu redeem voucher 

  3. Redeem voucher "DQTRIAL" dan check menu my profile untuk melihat masa subscription yang sudah terakumulasi. 

  4. Selamat, akun kamu sudah terupgrade, dan kamu bisa mulai Belajar Data Science GRATIS 1 bulan.


    Penulis : Dita Kurniasari

    Editor : Annissa Widya Davita


      Postingan Terkait

      Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!