JULY SPECIAL ! DISKON 96%
Belajar Data Science Bersertifikat, 12 Bulan hanya 180K!
0 Hari 9 Jam 3 Menit 59 Detik

Perbedaan Operasi MAX vs GROUP BY dalam SQL

Belajar Data Science di Rumah 29-Desember-2023
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/1-longtail-rabu-06-2023-12-26-210239_x_Thumbnail800.jpg

SQL punya salah satu operasi untuk melakukan pengelompokan data yaitu GROUP BY. Operasi GROUP BY dalam SQL adalah klausa yang digunakan bersamaan dengan perintah SELECT untuk mengelompokkan baris-baris hasil kueri berdasarkan nilai-nilai tertentu dalam satu atau beberapa kolom. Dengan kata lain, GROUP BY digunakan untuk membuat kelompok dari baris-baris yang memiliki nilai yang sama pada satu atau beberapa kolom tertentu. Setelah dilakukan pengelompokan, fungsi agregasi seperti COUNT, SUM, AVG, MIN, atau MAX dapat diterapkan pada setiap kelompok.


Kombinasi fungsi agregasi MAX dan operasi GROUP BY pada SQL merupakan cara efektif untuk mendapatkan nilai maksimum dari suatu kolom berdasarkan kelompok tertentu. Dengan menggunakan GROUP BY, kita dapat mengelompokkan data ke dalam subset yang sesuai dengan kriteria tertentu, seperti kategori, wilayah, atau segmen pelanggan.


Setelah itu, dengan menerapkan fungsi agregasi MAX pada kolom yang diinginkan, kita dapat mengambil nilai maksimum dari setiap kelompok tersebut. Ada dua operasi yang akan kita bahas pada artikel ini yaitu operasi MAX dengan GROUP BY dan operasi MAX saja tanpa adanya penggabungan dengan operasi GROUP BY. Lalu apa saja perbedaannya? Simak yuk sahabat DQLab!


1. Mengenal Operasi MAX SQL

Operasi MAX dalam SQL adalah fungsi agregasi yang digunakan untuk mengambil nilai maksimum dari suatu kolom dalam suatu tabel. Fungsi ini berguna ketika kamu ingin mengetahui nilai maksimum dari data di dalam kolom tertentu. Berikut adalah sintaks umum untuk menggunakan operasi MAX: Berikut adalah contoh penggunaannya:

SQL


Di sini:

MAX(column_name) adalah fungsi MAX yang mengambil nilai maksimum dari kolom yang ditentukan.

AS max_value adalah nama alias yang diberikan pada hasil operasi MAX, sehingga hasilnya dapat diidentifikasi lebih mudah.


Baca juga : Bootcamp Data Analyst with SQL and Python


2. Mengenal Operasi Group By

Pada SQL, GROUP BY adalah bagian dari perintah SELECT yang berfungsi untuk mengelompokkan baris hasil kueri berdasarkan nilai-nilai tertentu dalam satu atau lebih kolom.


Dengan menggunakan GROUP BY, data dapat dikelompokkan berdasarkan nilai yang sama pada kolom-kolom tertentu, dan setelah pengelompokan, fungsi agregasi seperti COUNT, SUM, AVG, MIN, atau MAX dapat diterapkan pada masing-masing kelompok. Dengan kata lain, GROUP BY memungkinkan analisis yang terfokus pada subset data yang memiliki karakteristik serupa.


Contoh penggunaan GROUP BY:

Misalkan kita memiliki tabel "sales" dengan kolom "region" dan "total_sales", dan kita ingin mengetahui total penjualan untuk setiap wilayah. Sintaks SQL-nya akan terlihat seperti ini:

SQL

Hasilnya akan memberikan total penjualan untuk setiap wilayah yang terdapat dalam tabel "sales".


3. Kombinasi Operasi MAX SQL dengan Group BY

Operasi GROUP BY SQL ternyata bisa kita gabungkan atau kombinasikan dengan fungsi agregasi yaitu MAX. Fungsi GROUP BY dan MAX digunakan untuk mengambil nilai maksimum dari suatu kolom berdasarkan kelompok tertentu.


Kedua fungsi ini dapat digunakan secara bersamaan untuk mengelompokkan hasil berdasarkan kolom tertentu, dan kemudian mengambil nilai maksimum dari setiap kelompok. Cocok diaplikasikan ketika kamu ingin mengetahui nilai maksimum dari suatu kolom untuk setiap kelompok data. Berikut adalah contoh kombinasi rumusnya:

SQL


Baca juga : Catat! Ini 3 Keuntungan Belajar SQL dalam Mengolah Data


4. Operasi MAX SQL saja (tanpa Group By)

Selain kombinasi fungsi agregasi MAX SQL dengan GROUP BY, fungsi MAX juga bisa berdiri sendiri. Operasi ini digunakan untuk mengambil nilai maksimum dari seluruh kolom yang diinginkan di dalam tabel dengan mengembalikan satu nilai maksimum dari seluruh hasil kueri. Fungsi ini cocok digunakan ketika kamu hanya ingin mengetahui nilai maksimum dari suatu kolom tanpa memperhatikan pengelompokan data. Berikut adalah contohnya:

SQL


Fungsi-fungsi maupun operator dalam bahasa pemrograman perlu dipahami oleh pengguna untuk memudahkan pengguna dalam mengatasi big data. Kamu bisa belajar dasar-dasar SQL di DQLab.


DQLab menyajikan materi secara teori maupun praktek. Selain itu di DQLab pun menyediakan berbagai modul dan ebook dengan materi yang beragam sesuai kebutuhan.


Cara bergabungnya sangat mudah. Langsung saja sign up di DQLab.id/signup dan nikmati belajar data science DQLab dan ikuti Bootcamp Data Analyst with SQL and Python


Penulis: Reyvan Maulid


Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login