SUPER 6.6 SALE! DISKON 96%
Belajar Data Science 6 Bulan hanya 120K!

0 Hari 5 Jam 55 Menit 6 Detik

Perlukah Data Engineer Kuasai Skill Troubleshooting?

Belajar Data Science di Rumah 18-Januari-2024
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/longtail-selasa-04-2024-01-18-092346_x_Thumbnail800.jpg

Sebagai seorang Data Engineer, memiliki skill adalah bekal untuk melangkah dan bertahan lama di industri data. Hal ini menuntut calon data engineer paham akan seluk beluk ekosistem data sehingga dapat mengatasi tantangan yang terus berkembang. Salah satu skill yang tidak jarang diketahui adalah skill troubleshooting. Memang tak banyak tahu skill ini tapi keberadaannya sangat menguntungkan calon data engineer.


Troubleshooting adalah proses identifikasi, analisis, dan penyelesaian masalah yang mungkin terjadi dalam ekosistem data. Seorang data engineer yang mahir dalam troubleshooting dapat dengan cepat menemukan akar permasalahan dan mengimplementasikan solusi yang efektif. Kemampuan ini sangat penting, mengingat kompleksitas sistem data yang terus berkembang dan berubah.


Selain itu, seorang data engineer juga perlu memiliki keahlian dalam merancang dan mengelola basis data, pemahaman yang kuat tentang bahasa pemrograman seperti SQL, Python, atau Java, serta kemampuan untuk bekerja dengan berbagai teknologi penyimpanan data, seperti database relasional dan non-relasional. Sebagai seorang yang terlibat dalam proses pengumpulan, penyimpanan, dan analisis data, seorang data engineer juga diharapkan memiliki pemahaman yang mendalam tentang kebijakan keamanan data dan privasi.


Nah, kalau kamu ditanya, kira-kira skill troubleshooting itu penting tidak sih bagi seorang data engineer? Kalau misalnya iya, kenapa? Setidaknya untuk menjawab rasa penasaran kamu, berikut adalah empat alasan mengapa seorang data engineer perlu menguasai skill troubleshooting. Simak yuk sahabat DQLab!


1. Kompleksitas Sistem Data

Dalam beberapa kasus, masalah dalam ekosistem data harus ditangani secara real-time untuk mencegah dampak negatif terhadap operasional bisnis. Seorang data engineer yang dapat melakukan troubleshooting dengan efektif dapat memastikan integritas dan ketersediaan data dalam waktu yang sesingkat mungkin.


Dalam situasi ini, respons cepat terhadap masalah teknis menjadi kunci dalam menjaga kestabilan dan ketersediaan sistem. Seorang data engineer yang dapat melakukan troubleshooting dengan efektif tidak hanya mampu mengidentifikasi sumber masalah secara akurat tetapi juga memiliki kemampuan untuk merancang dan menerapkan solusi dalam waktu yang sangat singkat.

Data Engineer

Sumber Gambar: Heap


Baca juga : Mengenal Data Engineer dan Prospek Karirnya


2. Mengurangi Downtime

Kecepatan dalam menyelesaikan masalah dapat mengurangi downtime sistem. Seorang data engineer yang mahir dalam troubleshooting dapat meminimalkan dampak negatif terhadap produktivitas dan operasional bisnis karena masalah teknis.


3. Penanganan Masalah Secara Real-Time

Dalam beberapa kasus, masalah dalam ekosistem data harus ditangani secara real-time untuk mencegah dampak negatif terhadap operasional bisnis. Seorang data engineer yang dapat melakukan troubleshooting dengan efektif dapat memastikan integritas dan ketersediaan data dalam waktu yang sesingkat mungkin.


Baca juga : Data Engineer VS Data Scientist


4. Optimasi Kinerja

Troubleshooting tidak hanya berkaitan dengan penyelesaian masalah, tetapi juga dengan pemahaman mendalam tentang kinerja sistem. Seorang data engineer yang mahir dalam troubleshooting dapat mengidentifikasi area-area di mana optimasi dapat dilakukan, sehingga meningkatkan efisiensi dan respons sistem secara keseluruhan.


Jika kalian bingung harus belajar dari mana terutama tidak memiliki latar belakang IT, maka tidak perlu khawatir. DQLab bisa menjadi pilihan terbaik kalian untuk memperdalam skill yang dibutuhkan data engineer. Mengapa harus DQLab?

  • Tersedia modul gratis yang bisa diakses sehingga kalian memiliki gambaran struktur modul pembelajaran yang dirancang.

  • Tidak hanya menyediakan pembelajaran bahasa pemrograman Python, DQLab juga dilengkapi pembelajaran R, SQL, dan Excel.

  • Modul pembelajaran disusun sistematis dengan dimulai dari teori atau konsep sampai praktik.

  • Dilengkapi dengan studi kasus beragam industri sehingga kalian terlatih mengaplikasikan data science dimanapun.

  • Tidak perlu install aplikasi coding, karena DQLab menyediakan Live Code Editor yang memudahkan pemula untuk memahami data science.

  • Adanya komunitas dan mentor berpengalaman yang akan membantu kalian ketika kesulitan selama proses belajar.


Bahkan modulnya sudah diintegrasikan dengan ChatGPT. Manfaatnya apa?

  • Membantu kalian menjelaskan lebih detail code yang sedang dipelajari

  • Membantu menemukan code yang salah atau tidak sesuai

  • Memberikan solusi atas problem yang dihadapi pada code

  • Membantu kalian belajar kapanpun dan dimanapun


Wah, tunggu apa lagi nih? Dengan keunggulan di atas, kalian akan siap menjadi praktisi data profesional. Yuk, segera berlangganan dan mulai perdalam pemahaman di bidang data. Sahabat DQ tinggal Sign Up di website!


Penulis: Reyvan Maulid



Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login