Buat Akun DQLab & Akses Kelas Data Science Python, R, SQL, Excel GRATIS!

Plus Minus Pelatihan Data Analyst, Pemula Catat!

Belajar Data Science di Rumah 10-Mei-2023
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/645e4b29ff2826718ada60f1f85ab91c_x_Thumbnail800.jpeg

Data Analyst merupakan salah satu profesi yang sedang naik daun. Tidak dapat dipungkiri apabila popularitas profesi yang satu ini menjadikan besarnya peluang kerja yang bisa dimanfaatkan oleh lulusan baru yang siap bekerja maupun yang berencana untuk melakukan switch career dari dunia praktisi ke profesional di bidang data. Data menjadi instrumen penting bagi seorang data analyst


Sebab dalam peranannya, data analyst melakukan berbagai tugas yang erat kaitannya dengan data. Mulai dari membersihkan data, mengumpulkan data, melaporkan hasil analisis yang telah dilakukan dalam bentuk visualisasi agar dapat dimengerti bagi pengambil keputusan. Adapun visualisasi data yang dibuat oleh data analyst bisa dalam bentuk grafis, infografis maupun diagram lainnya.


Jika kamu adalah seorang pemula yang ingin menekuni lebih dalam terkait dunia data. Apalagi nih, yang ingin jadi data analyst handal idaman perusahaan wajib simak deh. Belakangan ini, pelatihan data analyst menjadi salah satu pilihan bagi sebagian orang yang mulai melirik analisis data sebagai peluang karir mereka. Pelatihan data analyst memberikan kesempatan bagi pemula untuk memperdalam skill set terkait posisi data analyst. Mulai dari tools, background perusahaan, penguasaan bahasa pemrograman, ilmu penunjang seperti Matematika dan Statistika dan lain-lain. 


Namun, sama halnya dengan skill lainnya pastinya akan ada plus dan minus ketika ingin mengikuti pelatihan data analyst. Informasi ini perlu diketahui bagi kamu pemula yang akan memulai belajarnya melalui pelatihan. Artikel kali ini kita akan bahas lebih dalam tentang apa saja sih plus minusnya mengikuti pelatihan data analyst bagi pemula? Simak selengkapnya lewat artikel berikut ini yuk sahabat DQLab!


1. Tugas Spesifik Posisi Data Analyst

Secara spesifik, sebenarnya tugas dari data analyst yang paling penting ada dua hal. Pertama yaitu seorang data analyst melakukan tugasnya dengan mengumpulkan dan membersihkan data. Tugas yang satu ini rasa-rasanya sungguh berat kalau misalnya tidak terbiasa. Bahkan dalam beberapa survei yang dilakukan oleh beberapa portal data science menuturkan bahwa tugas cleaning data memiliki porsi paling besar dibandingkan tugas-tugas lainnya. Memang tidak dapat dipungkiri bila data analyst akan sering kali menemukan hal-hal yang tidak terduga utamanya pada data yang telah mereka kumpulkan. Entah itu datanya terkena duplikat, datanya tidak seragam karena satuan pengukurannya tidak baku, kesalahan dalam penulisan angka dan lain-lain.

Data Analyst

Memang tantangannya disini, setelah mereka mengumpulkan data yang diperoleh dari berbagai sumber seperti sistem internal perusahaan, data eksternal, atau data publik. Setelah data dikumpulkan, data analyst harus membersihkannya untuk memastikan data yang dihasilkan akurat dan relevan. Setelah dibersihkan sampai tidak ada dugaan-dugaan error lainnya maka tugas berikutnya yaitu menganalisis data. 


Seorang data analyst dapat melakukan analisis data dengan menggunakan metode statistik, matematika, atau teknik analisis data lainnya. Tujuan utama dari analisis data adalah untuk menemukan pola dan trend dalam data, memberikan wawasan yang berharga dan memungkinkan perusahaan untuk mengambil keputusan yang lebih baik.


Baca juga : Kenali Perbedaan Data Scientist, Data Analyst dan Data Engineer


2. Seberapa Penting Pelatihan Data Analyst Bagi Pemula

Terus kira-kira penting nggak sih mengikuti pelatihan data analyst? Tergantung kebutuhannya dulu nih sahabat DQ. Kalau kamu misalnya ingin mengejar karir di industri data sebagai data analyst maka tidak ada salahnya untuk mengikuti pelatihan data analyst sebagai pelabuhan pertamamu menekuni semua skill setnya. Justru sangat penting dan perlu banget untuk ikut kalau misalnya kamu ingin menjadi seorang data analyst tapi nggak paham sama basic-basicnya yang mau dipelajari nih. 

Data Analyst

Bisa dibayangkan kalau data yang kita kumpulkan terus dibiarkan begitu saja ya sudah jelas tidak berarti apa-apa. Tapi coba kalau misalnya kita sudah menguasai skill-skill data analyst, data dapat diubah menjadi informasi yang bermanfaat bagi perusahaan. Pelatihan data analyst dapat membantu individu menguasai keterampilan dan teknik yang diperlukan untuk mengumpulkan, menganalisis, dan memahami data dengan lebih baik. Apalagi seperti yang sudah disinggung di awal bahwa data merupakan salah satu instrumen penting seorang data analyst untuk mendapatkan rekomendasi yang diteruskan oleh pihak terkait. 


3. Plus Mengikuti Pelatihan Data Analyst

Sekarang kita masuk ke penjelasan soal apa saja plus (keuntungan) seorang pemula mengikuti pelatihan data analyst. Berikut adalah penjelasannya


Keterampilan Praktis

Pelatihan data analyst memberikan keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari. Peserta akan belajar tentang pemrosesan data, analisis data, visualisasi data, dan alat-alat analisis data lainnya. Keterampilan ini sangat penting dalam bidang analisis data, dan pelatihan dapat membantu peserta memahami konsep-konsep penting dan praktik terbaik.


Peningkatan Karir

Pelatihan data analyst dapat membantu peserta meningkatkan karir mereka. Dengan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan, peserta dapat menjadi lebih berharga di tempat kerja mereka. Mereka dapat menangani pekerjaan yang lebih kompleks dan berkontribusi lebih banyak pada perusahaan.

Data Analyst


Fleksibilitas

Pelatihan data analyst dapat dilakukan secara online dan offline, dengan jadwal yang fleksibel untuk memenuhi kebutuhan peserta. Ini memungkinkan peserta untuk belajar di waktu mereka sendiri dan mengaturnya dengan pekerjaan atau kehidupan pribadi mereka.


Perkembangan Industri

Pelatihan data analyst membantu peserta untuk tetap up-to-date dengan perkembangan industri terbaru. Pelatihan ini memperkenalkan peserta pada alat dan teknologi baru yang dapat membantu mereka bekerja lebih efektif. Selain itu, pelatihan juga memperkenalkan peserta pada tren dan perubahan dalam industri analisis data.


Baca juga : Data Analyst vs Data Scientist, Yuk Kenali Perbedaannya


4. Minus Mengikuti Pelatihan Data Analyst

Setelah kita membahas terkait dengan plusnya, sekarang kita beralih ke minusnya nih ketika mengikuti pelatihan data analyst. Berikut adalah penjelasannya:


Biaya

Salah satu kendala bagi pemula yang ingin upgrade skill di dunia data adalah mahalnya biaya pelatihan. Biaya dapat bervariasi tergantung pada penyedia pelatihan dan jangka waktu pelatihan. Pelatihan online dapat lebih terjangkau, tetapi masih memerlukan biaya yang signifikan. 


Waktu

Pelatihan data analyst memerlukan waktu dan usaha yang signifikan. Pelatihan dapat memakan waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan untuk menyelesaikan kelasnya. Ini dapat menjadi tantangan bagi peserta yang harus mengatur waktu mereka dengan pekerjaan atau kehidupan pribadi mereka.


Pengetahuan Prasyarat

Pelatihan data analyst dapat memerlukan pengetahuan prasyarat dalam matematika dan statistik. Peserta harus memiliki pemahaman yang kuat tentang konsep-konsep ini untuk dapat memahami materi pelatihan. Ini dapat menjadi hambatan bagi mereka yang tidak memiliki latar belakang dalam matematika atau statistik.

Data Analyst


Persaingan

Setelah pelatihan selesai, peserta akan bersaing dengan orang lain yang juga memiliki pelatihan yang sama. Hal ini dapat membuat sulit bagi peserta baru untuk menemukan pekerjaan di bidang analisis data.


Jadi sekarang gimana? Sudah tahu kan apa saja plus minusnya ketika ingin mengikuti pelatihan data analyst. Kalau misalnya kamu tertarik dan ingin belajar data science sekaligus menguasai skill-skill data analyst, DQLab adalah salah satu jawabannya lho. 


DQLab adalah platform belajar online yang berfokus pada pengenalan Data Science dan Artificial Intelligence dengan menggunakan bahasa pemrograman populer seperti R dan Python. Menariknya, DQLab adalah platform edukasi pertama yang mengintegrasi fitur Chat GPT yang memudahkan beginner untuk mengakses informasi mengenai data science secara lebih mendalam.


DQLab juga menggunakan metode HERO yaitu Hands-On, Experiential Learning & Outcome-based, yang dirancang ramah untuk pemula. Jadi sangat cocok untuk kamu yang belum mengenal data science sama sekali. Untuk bisa merasakan pengalaman belajar yang praktis dan aplikatif, yuk sign up sekarang di DQLab.id atau ikuti training corporate DQLab dengan klik tautan https://dqlab.id/b2b  berikut untuk informasi lebih lengkapnya!


Penulis: Reyvan Maulid




Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login