3.3 TRIPLE THE SALE!
Belajar Data 6 BULAN Bersertifikat hanya Rp130K!

0 Hari 1 Jam 29 Menit 41 Detik

Ragam Fungsi Keuangan NPV, IRR, dan MIRR pada Excel

Belajar Data Science di Rumah 12-Desember-2023
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/longtail-selasa-08-2023-12-12-134005_x_Thumbnail800.jpg

Excel memiliki ragam fungsi keuangan yang bisa digunakan dalam melakukan penilaian kelayakan investasi dan pengambilan keputusan dalam bidang keuangan bisnis. Ada tiga yang akan menjadi pembahasan khusus pada artikel ini yaitu NPV, IRR, dan MIRR. Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Modified Internal Rate of Return (MIRR) adalah konsep dan metode yang digunakan dalam analisis keuangan untuk menilai kelayakan investasi atau proyek.


NPV merupakan metode yang digunakan untuk mengevaluasi proyek atau investasi dengan menghitung nilai sekarang dari arus kas bersih yang dihasilkan pada proyek tersebut. Berikutnya adalah IRR yang merupakan tingkat suku bunga dimana nilai sekarang dari arus kas bersih sama dengan nol.


Selain konsep NPV dan IRR, konsep MIRR juga tidak kalah pentingnya. Konsep MIRR merupakan pengembangan dari rumus IRR yang mana merujuk pada penanganan arus kas bersih yang tidak teratur pada periode investasi dan periode pengembalian.


Tiga indikator ini dihitung dan dapat dianalisis menggunakan fungsi Microsoft Excel. Lalu bagaimana penerapan dari tiga indikator ini dalam rumus keuangan suatu proyek. Kamu bisa lihat perhitungannya dengan menggunakan Excel melalui ulasan berikut ini yuk sahabat DQLab!


1. Contoh Perhitungan Rumus NPV

Anggap saja kamu memiliki proyek investasi yang akan menghasilkan arus kas bersih selama beberapa tahun ke depan. Kita coba menggunakan suku bunga diskonto (discount rate) yang digunakan untuk menghitung NPV sebesar 6,8%.


Anggapannya ada lima tahun berjalan yang digunakan sebagai dasar analisis. Dimulai pada tahun ke 0, pemilik usaha mengeluarkan modal sebesar 4000 rupiah. Berlanjut pada tahun pertama yaitu 1500, dan seterusnya proyek menghasilkan arus kas bersih masing-masing. Lebih lanjut datanya bisa kamu lihat di bawah ini

Excel


Fungsi NPV dalam Excel mengandung dua argumen yaitu suku bunga diskonto (6,8%) dan rentang values yang diwakili oleh arus kas bersih. Berikut adalah hasil perhitungan menggunakan rumus NPV

Excel

 Dengan perhitungan diatas, nilai NPV yang dihasilkan sebesar Rp 749,76.


Baca juga : Rumus Excel yang Paling Sering Digunakan dalam Dunia Kerja


2. Contoh Perhitungan Rumus IRR

Masih menggunakan data yang sama dalam menghitung fungsi keuangan Excel, kali ini gilirannya kita akan menghitung IRR. Pada Excel, kita bisa menghitung rumus IRR untuk mencari suku bunga yang diperoleh atas proyek-proyek yang sudah dijalankan.


Excel akan mencoba memperkirakan tingkat suku bunga internal yang membuat nilai sekarang dari arus kas bersih sama dengan nol. Dengan demikian, pada argumen rumus IRR, guess=0. Nantinya Excel akan memberikan estimasi tingkat suku bunga internal (IRR) dari proyek tersebut. Berikut adalah hasil perhitungan menggunakan rumus IRR.

Excel


Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh nilai IRR atau tingkat suku bunga internal sebesar 15%


3. Contoh Perhitungan Rumus MIRR

Berikutnya adalah MIRR. MIRR atau Modified Internal Rate of Return merupakan variasi dari konsep IRR dengan memperhitungkan suku bunga diskonto pada tahap investasi dan pengembalian yang berbeda sehingga memberikan gambaran yang lebih realistis tentang kelayakan proyek.


Masih menggunakan data yang sama namun perbedaannya dengan konsep IRR adalah ada dua data tambahan. Dua data ini mencakup finance rate (suku bunga finansial) sebesar 6,8% dan reinvestment rate (suku bunga untuk melakukan investasi kembali) sebesar 5,7%. Lebih lanjut berikut adalah hasil perhitungan menggunakan rumus MIRR yang masih memakai data yang sama.

Excel


Baca juga : Bootcamp Data Analyst with Excel


4. Hubungan antara NPV, IRR, dan MIRR

Ketiga metode ini digunakan untuk menilai tingkat pengembalian suatu investasi atau proyek. Pemilihan di antara NPV, IRR, atau MIRR bergantung pada karakteristik dan asumsi dari proyek tersebut, serta preferensi dan kebijakan perusahaan. Pada umumnya, nilai NPV yang positif dan tingkat suku bunga internal (IRR atau MIRR) yang melebihi tingkat diskonto dianggap sebagai indikator bahwa suatu proyek atau investasi layak untuk dikejar.


Yuk, nikmati modul Excel lainnya dan bergabung dengan DQLab adalah solusi buat kamu yang ingin self learning tapi takut overdosis informasi. Kamu bisa belajar materi dasar hingga kompleks meskipun kamu ngga punya basic IT, lho. Disini kamu akan belajar skill data science mulai dari tools-tools pengolahan data dasar seperti excel secara online tanpa perlu keluar rumah. 


Dengan bermodalkan koneksi internet kamu bisa belajar secara fleksibel dan dapat diakses dimanapun dan kapanpun. Materinya pun disusun oleh mentor-mentor yang kompeten di bidangnya dari perusahaan unicorn dan startup. 


Jadi, jangan khawatir, kamu bisa mulai kursus data science online bersama DQLab! Sign up sekarang di DQLab.id atau ikuti Bootcamp Data Analyst with Excel untuk nikmati pengalaman belajar yang seru dan menyenangkan! 


Penulis: Reyvan Maulid


Mulai Karier
sebagai Praktisi Data
Bersama DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah pertamamu untuk mengenal Data Science.

Buat Akun Gratis Dengan :

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/8be7fae4b69abead22aa9296bcab7b4b.jpg Sign-Up dengan Google

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/d0aa879292fb427c0978d2a12b416e98.jpg Sign-Up dengan Facebook

Atau Buat Dengan :