SUPER MID-YEAR SALE! DISKON 96%
Belajar Data Science 6 Bulan hanya 150K!

0 Hari 1 Jam 13 Menit 26 Detik

Serba Serbi Sistem Operasi SQL untuk Olah Database

Belajar Data Science di Rumah 26-Juni-2023
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/3-longtail-jumat-06-1-2023-06-26-160141_x_Thumbnail800.jpg

SQL (Structured Query Language) merupakan bahasa pemrograman yang digunakan untuk mengelola dan mengoperasikan database relational. Dengan menggunakan SQL kita bisa mengakses, mengubah, dan mengelola data dalam basis data menggunakan perintah-perintah yang disebut query. SQL bisa dikatakan sebagai bahasa universal yang digunakan untuk mengolah database meskipun menggunakan sistem operasi yang berbeda-beda.


Sistem operasi SQL bertindak sebagai perangkat lunak yang mengontrol dan mengelola operasi dan interaksi antara pengguna, database, dan aplikasi yang menggunakan database tersebut. Fungsi utama sistem operasi SQL adalah untuk pengelolaan koneksi, eksekusi query, pengelolaan transaksi, serta dari segi keamanan. Dalam artikel ini kita akan membahas mengenai sistem operasi SQL dalam mengelola database. Yuk, simak pembahasannya! 


1. Definisi Sistem Operasi SQL

SQL

Sistem Operasi SQL memegang peranan penting dalam pengoperasian bahasa SQL. Sistem Operasi SQL adalah perangkat lunak yang bertanggung jawab untuk mengelola database relasional dan memfasilitasi interaksi antara pengguna, database, dan aplikasi yang menggunakan database tersebut. Sistem operasi SQL memungkinkan pengguna untuk membuat, memodifikasi, dan menghapus struktur dan data dalam basis data menggunakan bahasa query SQL.


Baca juga : Saatnya Belajar SQL, Kenali Rekomendasi Query SQL Bagi Pemula


2. Fungsi Sistem Operasi SQL

SQL

Sistem operasi SQL memiliki beberapa fungsi utama, diantaranya adalah:

  • Pengelolaan Koneksi. Sistem operasi SQL dapat mengelola koneksi pengguna ke database, memvalidasi kredensial, serta mengatur hak akses pengguna.

  • Eksekusi Query. Sistem operasi SQL bisa menerjemahkan dan mengeksekusi perintah SQL yang dikirim oleh pengguna ke dalam operasi database yang relevan, seperti penambahan data, pemutakhiran, penghapusan, atau pengambilan data.

  • Pengelolaan Transaksi. Sistem operasi SQL memastikan integritas data dengan mendukung transaksi yang aman, seperti komit, rollback, dan pengendalian isolasi transaksi.

  • Keamanan. Sistem operasi SQL menyediakan mekanisme keamanan untuk mengatur hak akses pengguna, mengenkripsi data sensitif, dan melindungi basis data dari ancaman eksternal.


3. Manfaat Sistem Operasi SQL

SQL

Penggunaan Sistem Operasi SQL tentu saja bermanfaat dalam mempermudah proses pengolahan data. Beberapa manfaat tersebut diantaranya adalah:

  • Efisiensi. Sistem operasi SQL dirancang untuk mengelola database dengan efisien, mempercepat eksekusi query, dan mengoptimalkan kinerja basis data.

  • Konsistensi. Sistem operasi SQL memastikan konsistensi data dengan menerapkan aturan integritas referensial dan kunci utama pada tabel yang berhubungan.

  • Skalabilitas. Sistem operasi SQL dapat menangani basis data dengan ukuran yang besar dan dapat ditingkatkan sesuai kebutuhan organisasi.

  • Interoperabilitas. Sistem operasi SQL mendukung standar SQL, yang memungkinkan portabilitas kode SQL antara berbagai sistem operasi SQL.


4.Contoh Sistem Operasi SQL

SQL

Setelah memahami tentang pengertian, fungsi, serta manfaat dari sistem operasi SQL, kita bisa mulai membahas contoh dari sistem operasi tersebut, Ada banyak sekali perangkat lunak yang bisa menjadi sistem operasi di SQL, diantaranya adalah:

  • MySQL. MySQL adalah sistem operasi SQL yang bersifat open-source yang populer dan banyak digunakan di berbagai industri.

  • PostgreSQL. PostgreSQL adalah sistem operasi SQL yang juga open-source dan memiliki fungsionalitas lengkap dan mendukung fitur-fitur tingkat lanjut.

  • Microsoft SQL Server. Microsoft SQL Server adalah sistem operasi SQL yang dikembangkan oleh Microsoft dan memiliki integrasi yang kuat dengan produk Microsoft lainnya.

  • Oracle Database. Oracle Database adalah sistem operasi SQL komersial yang populer dan kuat untuk pengelolaan basis data yang besar dan kompleks.


Baca juga : Catat! Ini 3 Keuntungan Belajar SQL dalam Mengolah Data


Dalam pengelolaan basis data, sistem operasi SQL memainkan peran penting dalam memastikan keamanan, integritas, dan kinerja yang optimal. Pemilihan sistem operasi SQL yang tepat harus mempertimbangkan kebutuhan bisnis, skala project, dan persyaratan fungsionalitas.


Jika kamu ingin mempelajari SQL secara mandiri, kamu mungkin bisa mencoba modul SQL yang disediakan oleh DQLab yang sangat cocok bagi pemula. DQLab merupakan platform belajar online yang berfokus pada pengenalan Data Science & Artificial Intelligence (AI) dengan menggunakan bahasa pemrograman populer, serta platform edukasi pertama yang mengintegrasi fitur Chat GPT.  Selain itu DQLab juga menggunakan metode HERO yaitu Hands-On, Experiential Learning & Outcome-based, yang dirancang ramah untuk pemula. 


Untuk mendapatkan pengalaman belajar menarik, buruan sign up di DQLab. Daftar sekarang dan kejar impianmu untuk menjadi praktisi data!


Penulis : Gifa Delyani Nursyafitri


Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login