SUPER 6.6 SALE! DISKON 96%
Belajar Data Science 6 Bulan hanya 120K!

0 Hari 4 Jam 33 Menit 33 Detik

Serba Serbi SQL dan Sistem Operasinya

Belajar Data Science di Rumah 18-September-2023
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/1-longtail-jumat-06-2023-09-20-112921_x_Thumbnail800.jpg

Structured Query Language atau SQL merupakan salah satu bahasa pemrograman yang perlu dipahami oleh praktisi data. Dengan ini kalian bisa mengelola database dengan lebih mudah dan akurat. Untuk bisa menjalankannya pun dibutuhkan kemampuan untuk menyusun query berdasarkan perintah-perintah yang sesuai.


Nah, pada artikel ini akan dibahas lebih detail apa itu SQL, manfaat penggunaannya, perintah umum yang perlu kalian kuasai, serta beberapa sistem operasi SQL yang bisa dimanfaatkan untuk menjalankan query tersebut.


Dengan membaca artikel ini, diharapkan kalian jadi punya gambaran lebih jelas penggunaan SQL bagi kebutuhan olah data. Yuk, langsung simak pembahasannya!


1. Mengenal SQL

SQL adalah bahasa pemrograman khusus yang digunakan untuk mengelola dan mengakses data dalam database relasional. SQL digunakan untuk membuat, mengubah, dan menghapus struktur database, termasuk tabel, indeks, dan kunci asing. Sehingga kalian dapat dengan mudah untuk merancang dan menjaga skema database yang sesuai dengan kebutuhan.


Selain itu, SQL juga digunakan untuk mengambil data dari database. Dengan SQL, kalian dapat menulis query yang kompleks untuk mengambil data yang dibutuhkan dari satu atau lebih tabel dalam database. SQL memiliki kemampuan untuk melakukan penggabungan data, pengelompokan, pengurutan, dan agregasi data, sehingga bisa mendapatkan insight berharga dari informasi yang tersimpan.


SQL juga umumnya digunakan untuk memanipulasi data dalam database. Seperti menambahkan, mengubah, atau menghapus data dalam tabel. Dengan menggunakan perintah SQL yang tepat, kalian dapat menjalankan operasi ini dengan aman dan efisien, menjaga konsistensi dan integritas data dalam database. Tidak heran jika kini pemahaman tentang SQL sangat dibutuhkan untuk administrasi database.


Baca juga : Bootcamp Data Analyst with SQL and Python


2. Manfaat Menggunakan SQL

Menggunakan SQL (Structured Query Language) memiliki beberapa manfaat signifikan dalam berbagai bidang, terutama dalam mengelola dan memanipulasi data dalam database relasional. Beberapa manfaat tersebut yaitu:

  • Kemudahan Pengelolaan Data: SQL membantu kalian untuk mengelola data dalam database dengan mudah. Dengan SQL, kalian dapat membuat, mengubah, dan menghapus struktur database, tabel, dan kolom dengan cepat.

  • Pengambilan Data yang Fleksibel: SQL juga membantu dalam menulis query yang kompleks untuk mengambil data dari satu atau lebih tabel dalam database. SQL juga mendukung operasi penggabungan data, pengelompokan, pengurutan, dan agregasi data, yang penting untuk analisis data yang efektif.

  • Akses Multi-Pengguna: SQL mendukung akses multi-pengguna ke database, yang berarti beberapa pengguna dapat mengakses dan mengelola data secara bersamaan. Hal demikian menjadi penting bagi bisnis yang memiliki tim dengan skala besar yang perlu berkolaborasi dalam pengolahan dan analisis data.

  • Konsistensi dan Integritas Data: SQL memiliki kemampuan untuk menjaga konsistensi dan integritas data dalam database. Dengan SQL, dapat dipastikan kalau data dalam database tetap konsisten.


3. Perintah Umum di SQL

Ada beberapa perintah umum yang biasanya digunakan dalam query SQL. Untuk bisa menggunakannya dengan tepat, kalian perlu tahu beberapa perintah umum tersebut. Di antaranya adalah:

  • SELECT: Perintah SELECT digunakan untuk mengambil data dari satu atau lebih tabel dalam database. Dengan SELECT, kalian dapat menentukan kolom-kolom yang ingin diambil, serta kondisi-kondisi yang harus dipenuhi oleh data yang diambil.

  • INSERT: Perintah INSERT digunakan untuk menambahkan data baru ke dalam tabel. Kalian harus memberikan nilai-nilai yang sesuai dengan kolom-kolom dalam tabel yang dituju. Perintah ini sangat berguna untuk menambahkan entri baru ke dalam database.

  • UPDATE: Perintah UPDATE digunakan untuk memperbarui data yang sudah ada dalam tabel. Kalian dapat menentukan nilai-nilai baru untuk satu atau lebih kolom, serta kondisi yang harus dipenuhi agar update dapat dilakukan.

  • DELETE: Perintah DELETE digunakan untuk menghapus data dari tabel. Seperti perintah UPDATE, kalian juga dapat menentukan kondisi yang harus dipenuhi agar proses penghapusan dapat dilakukan.


4. Sistem Operasi untuk SQL

Sistem operasi SQL umumnya dikenal dengan database management system atau DBMS. Contoh DBMS yang mendukung SQL termasuk MySQL, PostgreSQL, Microsoft SQL Server, dan Oracle Database. Mari kita bahas kelebihan dan kekurangan masing-masing DBMS.

4.1 MySQL

MySQL adalah DBMS open source yang dikenal karena kinerja dan skalabilitasnya. DBMS satu ini gratis serta mampu untuk menangani aplikasi web dengan banyak permintaan. MySQL menjadi pilihan yang baik untuk bisnis kecil hingga menengah yang ingin memulai dengan solusi database yang ekonomis. Namun, fitur yang dimiliki cukup terbatas dibandingkan dengan DBMS komersial, serta manajemen transaksi yang mungkin kurang kuat dibandingkan dengan alternatif lainnya.


4.2 PostgreSQL

PostgreSQL memiliki dukungan yang kuat untuk berbagai jenis data dan fitur keamanan tingkat tinggi. Perangkat lunak ini mampu menangani beban kerja yang kompleks, sehingga cocok untuk aplikasi bisnis yang memerlukan keandalan dan fleksibilitas tinggi. Meskipun demikian, penggunaan PostgreSQL memerlukan pengetahuan yang mendalam untuk mengatur dan memeliharanya agar tetap optimal, dan kinerjanya mungkin memerlukan tuning tambahan.


4.3 Microsoft SQL Server

Microsoft SQL Server adalah DBMS yang terintegrasi dengan ekosistem Microsoft dan cocok untuk perusahaan yang mengandalkan produk Microsoft lainnya. SQL Server memiliki manajemen keamanan yang kuat dan tersedia dalam berbagai jenis, dari yang gratis hingga berbayar.


SQL Server pun juga mudah diintegrasikan dengan produk Microsoft lainnya dan fitur keamanan tingkat perusahaan. Namun, biaya lisensinya cukup tinggi, terutama untuk versi-versi yang kuat dan lengkap, dan keterbatasan platform karena biasanya terbatas pada sistem operasi Windows saja.


Baca juga : Catat! Ini 3 Keuntungan Belajar SQL dalam Mengolah Data


Ternyata untuk bisa menjalankan SQL dan mengolah database, kalian perlu memahami perintah dasarnya. Bahkan tidak hanya berisi perintah dasar, SQL juga memiliki beragam jenis query dan clause yang bisa digunakan untuk kebutuhan database yang lebih kompleks. Sehingga, kalian harus mulai belajar memahaminya, kan?


Bingung mulai belajar darimana? DQLab adalah jawabannya. Modul ajarnya lengkap dan bervariasi. Dilengkapi studi kasus yang membantu kalian belajar memecahkan masalah dari berbagai industri. Bahkan diintegrasikan dengan ChatGPT. Manfaatnya apa?

  • Membantu kalian menjelaskan lebih detail code yang sedang dipelajari

  • Membantu menemukan code yang salah atau tidak sesuai

  • Memberikan solusi atas problem yang dihadapi pada code

  • Membantu kalian belajar kapanpun dan dimanapun


Selain itu, DQLab juga menggunakan metode HERO yaitu Hands-On, Experiential Learning & Outcome-based, yang dirancang ramah untuk pemula. Tunggu apa lagi, Ikuti DQLab LiveClass Bootcamp Data Analyst wirh Python & SQL  dan asah kemampuan kalian dalam menggunakan SQL! 


Penulis : Dita Feby 

Editor : Annissa Widya

Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login