JULY SPECIAL ! DISKON 96%
Belajar Data Science Bersertifikat, 12 Bulan hanya 180K!
0 Hari 9 Jam 2 Menit 0 Detik

Serunya Ngabuburit Ikut Bootcamp Data Analyst

Belajar Data Science di Rumah 27-Maret-2024
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/longtail-selasa-03-2024-03-30-091238_x_Thumbnail800.jpg

Mengikuti bootcamp data analyst merupakan salah satu usaha yang bisa dilakukan oleh pemula untuk memasuki dunia analisis data yang sedang berkembang pesat. Dalam bootcamp ini, peserta akan dipandu untuk mempelajari konsep-konsep dasar analisis data, penggunaan alat-alat analisis data seperti Python, R, SQL, serta teknik-teknik visualisasi data yang penting dalam proses pengambilan keputusan berbasis data.


Selain itu, peserta juga akan diajak untuk mengaplikasikan pengetahuan yang didapat melalui studi kasus nyata dan proyek-proyek praktis. Dengan demikian, mengikuti bootcamp data analyst adalah langkah yang tepat bagi pemula untuk membangun pondasi yang kuat dalam karier analisis data mereka.


Namun, bagaimana jika bootcamp data analyst dilakukan pada bulan puasa? Tentunya ini menjadi tantangan tersendiri karena kamu dituntut untuk produktif dan tetap fokus meskipun menghadapi keterbatasan dalam hal energi dan waktu. Meski begitu, disaat kamu berusaha untuk produktif selama bulan puasa, rasa malas tentu selalu menghampiri peserta bootcamp sehingga energi dan motivasi menjadi berkurang. Tapi kamu tidak perlu khawatir, ada beberapa strategi yang bisa membantu mengatasi rasa malas dan tetap menjaga produktivitas selama mengikuti bootcamp data analyst di bulan puasa. Apa saja strateginya? Simak penjelasannya yuk sahabat DQLab!


1. Rencanakan Jadwal Belajar yang Efektif selama bulan puasa

Hal pertama yang bisa kamu lakukan agar tetap produktif selama mengikuti bootcamp data analyst di bulan puasa adalah merencanakan jadwal belajar yang efektif selama bulan puasa. Dalam segi waktu, kamu bisa berdiskusi dengan instruktur atau mentor bootcamp untuk memperoleh saran tentang bagaimana mengatur jadwal belajar yang sesuai dengan ketersediaan energi dan waktu selama bulan puasa. Cobalah untuk menyesuaikan jadwal belajar dengan jam-jam di mana kamu merasa paling segar dan fokus, seperti setelah sahur atau setelah berbuka.


Selain itu, penting juga untuk memperhitungkan intensitas materi yang akan dipelajari. Prioritaskan materi-materi yang paling penting atau rumit untuk dipelajari pada waktu-waktu di mana kamu merasa paling bugar. Jika memungkinkan, usahakan untuk menyisihkan waktu tambahan untuk meninjau atau memperdalam materi yang sulit pada waktu-waktu yang lebih tenang, seperti menjelang waktu berbuka atau setelah salat tarawih.


Baca juga : Bootcamp Data Analyst with SQL and Python


2. Manfaatkan Teknologi dan Sumber Daya Online

Sekarang ini, mengikuti bootcamp data analyst tak melulu harus datang ke tempat. Kini kamu bisa mengakses seluruh informasi dan materi melalui teknologi dan sumber daya online. Selain hemat, metode pembelajaran online juga memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi peserta bootcamp.


Kamu bisa mengatur jadwal belajar sesuai dengan kenyamanan dan ketersediaan waktu, bahkan di tengah kesibukan sehari-hari. Selain itu, akses ke sumber daya online memungkinkan kamu untuk belajar dari berbagai sumber yang berbeda, termasuk video tutorial, bahan bacaan, forum diskusi, dan kursus interaktif.


Dengan memanfaatkan teknologi dan sumber daya online, kamu juga bisa belajar secara mandiri tanpa harus mengikuti jadwal tertentu. Hal ini memungkinkan kamu untuk menyesuaikan tempo pembelajaran sesuai dengan tingkat pemahaman dan kecepatan belajar masing-masing. Selain itu, dengan adanya platform pembelajaran online yang interaktif, kamu juga bisa berinteraksi dengan instruktur dan sesama peserta bootcamp untuk berdiskusi, bertukar ide, dan saling mendukung dalam proses belajar. 


3. Tetap Makan dengan Gizi Seimbang saat Berbuka Puasa

Rasa malas juga bisa jadi pertanda bahwa kamu sedang merasa lemas dan tidak bertenaga ketika mengikuti serangkaian aktivitas bootcamp data analyst di bulan puasa. Maka dari itu, memperhatikan pola makan dan kebutuhan gizi seimbang adalah kunci agar kamu bisa tetap fokus dalam menerima materi, meskipun sedang berpuasa di siang harinya. 


Pilihlah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, serat, serta vitamin dan mineral. Contohnya adalah oatmeal dengan buah-buahan, telur rebus, roti gandum, atau sereal tinggi serat. Pastikan untuk minum air putih yang cukup saat sahur untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi selama berpuasa. Hindari minuman berkafein atau berkarbonasi yang dapat menyebabkan dehidrasi. Hindari makanan yang berlemak dan berat saat sahur dan berbuka, dan pilihlah makanan yang lebih ringan dan menyehatkan.


4. Berkolaborasi dengan Teman Sebootcamp

Ketika kamu menjumpai sekelumit kesulitan selama mengikuti bootcamp data analyst di bulan puasa, kamu juga bisa berkolaborasi dengan peserta sesama bootcamp untuk mencari solusi bersama. Berkolaborasi dengan peserta sesama bootcamp dapat memberikan perspektif baru, ide-ide kreatif, dan dukungan moral dalam menghadapi tantangan. Diskusikan permasalahan yang kamu hadapi dengan teman-teman di bootcamp dan ajukan pertanyaan jika ada yang belum kamu pahami. 


Dengan berbagi pengetahuan dan pengalaman, kamu bisa saling membantu dan memperkuat pemahaman masing-masing. Selain itu, kamu juga bisa membentuk kelompok belajar kecil untuk mendukung satu sama lain dalam memahami materi-materi yang sulit atau mengerjakan proyek bersama. Dengan berkolaborasi, bukan hanya pengetahuan yang bertambah, tetapi juga rasa solidaritas dan kebersamaan dalam menghadapi perjalanan belajar yang menantang ini.


Baca juga : Data Analyst vs Data Scientist, Yuk Kenali Perbedaannya 


Dengan menerapkan strategi-strategi ini, diharapkan kamu bisa mengatasi rasa malas dan tetap produktif selama mengikuti bootcamp data analyst di bulan puasa. Ingatlah bahwa kesuksesan tidak akan datang dengan sendirinya, tetapi harus didukung oleh kerja keras, disiplin, dan ketekunan. Semangat dan teruslah berusaha!


Kamu pemula yang tidak memiliki background STEM? Jangan khawatir, karena gelar bukan halangan untuk menguasai ilmu data analyst agar bisa berkarir di industri 4.0. Mulai bangun portfolio datamu yang outstanding dengan Data Analyst Career Track bersama DQLab dan nikmati modul-modul dari dasar hingga tingkat mahir.


Caranya dengan Sign Up sekarang untuk #MulaiBelajarData di DQLab atau ikuti  Bootcamp Data Analyst with SQL and Python:

  • Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

  • Selesaikan modulenya, dapatkan sertifikat & reward menarik dari DQLab

  • Subscribe DQLab.id untuk Akses Semua Module Premium!


Penulis: Reyvan Maulid


Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login