TEBUS HOKI! BELI 1 GRATIS 1
Belajar Data 6 BULAN GRATIS 6 BULAN hanya Rp180K!

0 Hari 1 Jam 50 Menit 59 Detik

Splitlines vs Readlines pada Operasi Split Python

Belajar Data Science di Rumah 02-September-2023
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/2-longtail-kamis-01-2023-09-02-095515_x_Thumbnail800.jpg

Python punya satu formula yang biasanya digunakan dalam pengolahan data yaitu split. Metode split Python merupakan salah satu cara untuk memecah, membagi, dan memisahkan data string ke dalam daftar string yang disediakan. Split menggunakan karakter pemisah agar semua elemen yang ada dapat dipisahkan sesuai dengan peruntukkannya.


Split Python dipakai agar memudahkan dalam proses manipulasi dan analisis data. Hasilnya adalah daftar (list) yang berisi potongan-potongan dari string awal. Karakter pemisah yang digunakan untuk memisahkan string adalah karakter spasi atau karakter lain yang ditentukan sebagai parameter.


Dalam bahasa pemrograman Python, metode Split dibagi ke dalam dua tipe yaitu readlines() dan splitlines(). Keduanya merupakan metode bawaan yang berasal dari bahasa pemrograman Python untuk membaca sebuah file teks dan mengembalikan baris-baris ke dalam bentuk daftar (list) dimana setiap elemen dalam daftar adalah sebuah baris dari file. Baik readlines() maupun splitlines(), dua-duanya punya treatment dan perlakuan yang berbeda.


Nah, penasaran nggak nih dengan dua metode split yang satu ini? Simak penjelasannya yuk sahabat DQLab lewat postingan ini!


1. Metode Splitlines()

Metode splitlines() merupakan metode bawaan (built-in method) pada objek string di Python. Metode ini digunakan untuk memisahkan baris-baris dalam sebuah string berdasarkan karakter pemisah baris. Karakter pemisah baris yang dikenali oleh metode ini meliputi ‘ ’ (baris baru), ‘ ’ (return carriage), dan ‘ ’ (kombinasi return carriage dan baris baru). Untuk lebih jelasnya, berikut adalah sintaks dari metode “splitlines()”

Python

Keterangan:

  • “string” = Objek string yang akan dipisahkan menjadi baris-baris. Metode ini dipanggil pada objek string yang ingin diproses

  • “keepends” = Parameter ini digunakan untuk menentukan apakah karakter pemisah baris akan tetap disertakan dalam hasil atau tidak. Jika “keepends=True”, karakter pemisah baris akan tetap ada di akhir setiap baris pada hasil. Namun, apabila “keepends=False” (nilai default), karakter pemisah baris akan dihilangkan dari hasil.


Berikut adalah contoh penggunaan metode “Splitlines()”:

Python


Dalam contoh di atas, metode “splitlines()” digunakan untuk memisahkan string “text” menjadi daftar baris yang terpisah. Lalu, daftar baris tersebut dicetak ke konsol. Apabila menggunakan parameter “Keepends=True”, karakter pemisah baris akan tetap ada di akhir setiap baris dalam hasilnya.

Baca juga : Bootcamp Data Analyst with SQL and Python


2. Metode Readlines()

Metode “readlines() merupakan metode bawaan (built-in method) pada objek file di Python. Metode ini digunakan untuk membaca baris-baris dari sebuah file teks dan mengembalikan baris-baris tersebut dalam bentuk daftar (list) di mana setiap elemen dalam daftar adalah sebuah baris dari file.


Berikut adalah sintaks dari metode “readlines()”:

Python


Keterangan:

  • file_object: Objek file yang ingin dibaca. Metode ini dipanggil pada objek file yang telah dibuka sebelumnya menggunakan fungsi “open()” dalam mode pembacaan (“r”)

  • sizehint: Parameter ini menentukan jumlah maksimum byte yang akan dibaca. Jika tidak disediakan atau diatur sebagai “-1” (nilai default), metode “Readlines()” akan membaca seluruh isi file sekaligus.


Berikut adalah contoh penggunaan metode “readlines()”

Python

Dalam contoh di atas, metode readlines() digunakan untuk membaca baris-baris dari file “file.txt” dan menyimpannya dalam daftar “lines”. Setiap elemen dalam daftar berisi satu baris dari file. Jika file memiliki banyak baris, metode ini akan mengembalikan daftar yang berisi semua baris tersebut.


3. Perbedaan Splitlines() dan Readlines()

Metode splitlines() dan metode readlines() memiliki perbedaan dalam cara mereka memproses dan memisahkan baris-baris dalam sebuah string atau file. Berikut adalah perbedaan utama antara keduanya:


Sumber Data:

  • splitlines(): Metode ini digunakan untuk memisahkan baris-baris dalam sebuah string.

  • readlines(): Metode ini digunakan untuk membaca baris-baris dari sebuah file teks.


Objek yang Diterima:

  • splitlines(): Metode ini menerima sebuah string sebagai input dan memisahkan baris-barisnya.

  • readlines(): Metode ini menerima sebuah objek file sebagai input dan membaca baris-baris dari file tersebut.


Return Value:

  • splitlines(): Metode ini mengembalikan daftar (list) baris-baris yang terpisah.

  • readlines(): Metode ini mengembalikan daftar (list) baris-baris yang dibaca dari file.


Pemrosesan Karakter Pemisah Baris:

  • splitlines(): Metode ini secara otomatis mengenali karakter pemisah baris seperti , , dan dalam string, dan memisahkan baris berdasarkan karakter-karakter tersebut.

  • readlines(): Metode ini membaca baris-baris dari file teks menggunakan karakter pemisah baris yang ada di file. Karakter pemisah baris ini biasanya merupakan karakter newline ( ), tetapi bisa berbeda tergantung pada sistem operasi yang digunakan.


Baca juga : Mengenal Perbedaan R Python dan SQL


4. Pada Saat Kapan Menggunakan Splitlines() dan Readlines()

Antara splitlines() dan readlines(), keduanya digunakan dalam konteks yang berbeda. Readlines() digunakan ketika ingin membaca baris-baris dari sebuah file teks dan menyimpannya dalam bentuk list. Misalnya membaca data dari file CSV, membaca file log, maupun mengambil data dari file teks berformat khusus.


Sedangkan metode splitlines() digunakan apabila ingin memisahkan baris-baris dalam sebuah string dan menyimpannya dalam bentuk list. Contoh dari splitlines() adalah memisahkan input pengguna yang diambil dari textarea atau pengolahan string yang berisi beberapa baris terpisah.


Penggunaan bahasa python menjadi salah satu hal  yang perlu dikuasai bagi seseorang yang ingin berkarir dalam dunia teknologi. Python dapat dipelajari dengan cara mengerjakan modul-modul seperti yang ada di DQLab.


DQLab merupakan suatu platform belajar online yang berfokus pada pengenalan Data Science & Artificial Intelligence (AI) dengan menggunakan berbagai bahasa pemrograman populer. Selain itu, DQLab merupakan platform edukasi pertama yang mengintegrasi fitur ChatGPT.


DQLab juga menggunakan metode HERO, yaitu Hands-On, Experiental Learning & Outcome-based, yang dirancang ramah untuk pemula. Untuk bisa merasakan pengalaman belajar yang praktis & aplikatif yuk langsung saja sign up di DQLab.id/signup dan ikuti DQLab LiveClass Bootcamp Data Analyst with SQL and Python sekarang! 


Penulis: Reyvan Maulid

Mulai Karier
sebagai Praktisi Data
Bersama DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah pertamamu untuk mengenal Data Science.

Buat Akun Gratis Dengan :

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/8be7fae4b69abead22aa9296bcab7b4b.jpg Sign-Up dengan Google

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/d0aa879292fb427c0978d2a12b416e98.jpg Sign-Up dengan Facebook

Atau Buat Dengan :