PROMO PUNCAK LEBARAN DISKON 99%
Belajar Data Science 6 Bulan BERSERTIFIKAT hanya Rp 99K!

1 Hari 22 Jam 51 Menit 36 Detik

SQL Join, Tips Cara Mudah Gabungkan Tabel

Belajar Data Science di Rumah 19-Februari-2024
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/3-longtail-senin-06-2024-02-17-172147_x_Thumbnail800.jpg

SQL (Structured Query Language) merupakan salah satu bahasa query yang banyak digunakan oleh para pengelola database. SQL ini sangat digunakan untuk pengaksesan sistem basis data relasional. Bahkan saat ini hampir semua server basis data mendukung bahasa SQL untuk memproses manajemen data. Dalam SQL ini terdiri dari berbagai macam fungsi atau fitur, salah satunya adalah SQL join table yang secara umum berfungsi untuk menggabungkan tabel yang saling berkaitan.


Data dalam perusahaan merupakan bagian penting yang perlu diolah agar menghasilkan informasi yang lebih valid dan bisa digunakan untuk membuat keputusan bisnis. SQL memiliki beragam fungsi yang dapat dilakukan, seperti mengakses database, membuat database, menggabungkan tabel, menambahkan data, dan masih banyak lainnya. Pada artikel ini kita akan mengenali salah satu fungsi SQL yang banyak digunakan, yaitu SQL join table.


1. Sejarah SQL

SQL pertama kali muncul pada tahun 1970. Pada awalnya nama bahasa pemrograman in bukanlah SQL, melainkan SEQUEL (Structures English Query Language). SQL ini terus dilakukan proses standarisasi dan perbaikan sampai tahun 1989.  Pada tahun 1992 muncul versi baru SQL yang bernama SQL92 dan di tahun 1999 mengalami pembaruan dan berganti nama menjadi SQL99. Sampai saat ini, SQL telah digunakan oleh banyak programmer untuk pengelolaan database. 



SQL


Baca juga : Bootcamp Data Analyst with SQL and Python


2. Jenis SQL Join

Fungsi SQL join memiliki beberapa jenis operasi yang dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan peserta. Beberapa diantaranya adalah inner join, left join, right join, full outer join. Inner join berfungsi untuk menggabungkan dua tabel dengan syarat tabel tersebut memiliki key kolom yang sama.


Left join dan right join merupakan fungsi join yang berfungsi untuk menarik seluruh data dari salah satu tabel walaupun data tersebut tidak ada di tabel satunya. Full outer join dapat digunakan untuk menampilkan seluruh informasi menjadi satu atau untuk membandingkan dua tabel yang berkaitan.


3. Fungsi Join SQL

Join merupakan salah satu perintah dasar dalam SQL yang secara umum berguna untuk menggabungkan tabel atau kolom tertentu yang saling relasional atau saling terkait. Proses ini dibutuhkan dalam tahapan persiapan analisis data. Dengan data yang terkumpul dengan baik dan informasinya lengkap, maka tentu akan memudahkan dalam proses analisis data untuk menghasilkan kesimpulan yang lebih informatif dan bisa dijadikan bahan pertimbangan membuat keputusan.


4. Contoh Penggunaan

Setelah memahami fungsi join SQL dan beberapa jenisnya, kita akan mencoba memahami contoh penggunaan salah satu fungsi join dalam SQL, yaitu inner join. Inner join merupakan salah satu fungsi yang digunakan untuk menggabungkan kedua tabel. Adapun syntax inner join secara umum adalah sebagai berikut

SQL


Baca juga : Catat! Ini 3 Keuntungan Belajar SQL dalam Mengolah Data


Penggunaan bahasa SQL saat ini semakin diperlukan di era perkembangan big data seperti sekarang ini. Oleh karena itu kita perlu belajar dasar-dasar sql sebagai pengetahuan dasar dan bisa dicoba dipelajari di DQLab.


DQLab menyajikan materi secara teori maupun praktek. Selain itu di DQLab pun menyediakan berbagai modul dan ebook dengan materi yang beragam sesuai kebutuhan.


Cara bergabungnya sangat mudah. Langsung saja sign up di DQLab.id/signup dan nikmati belajar data science DQLab dan ikuti Bootcamp Data Analyst with SQL and Python


Penulis : Latifah Uswatun Khasanah

Editor : Annissa Widya Davita


Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login