DOBEL DISKON 95% + 10% SPESIAL PROMO PUNCAK 7.7!
Belajar Data Science Paket Premium cuma 6 Bulan Hanya 177K!
SERBU SEKARANG!
Pendaftaran ditutup dalam 2 Hari 8 Jam 28 Menit 9 Detik 

Teknik Pengumpulan Data Sekunder, Cara Praktis Peroleh Data

Belajar Data Science di Rumah 14-April-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/9ee3c87e9d4ba52f0f48b79a0a0cc811_x_Thumbnail800.jpg

Sejak pandemi COVID-19 melanda di akhir tahun 2019 hingga saat ini, selain sekolah dan beberapa perusahaan yang masih menerapkan WFH (Work From Home), perguruan tinggi juga masih menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh. Disamping lebih fleksibel dan praktis, sistem pembelajaran jarak jauh ini juga cukup menyusahkan khususnya bagi mahasiswa tingkat akhir yang sedang melakukan penelitian dan menyusun Tugas Akhir. Untuk itu, dengan menggunakan teknik pengumpulan data sekunder adalah cara yang praktis dilakukan untuk memperoleh data penelitian di era pandemi.


Dengan menggunakan data sekunder kita tidak perlu melakukan penelitian secara langsung, tapi kita bisa memanfaatkan beberapa sumber data sekunder yang kini bisa diakses melalui media internet. Artikel ini akan membahas 3 teknik pengumpulan data sekunder antara lain, Web Crawling dan Web Scraping, Situs Resmi Pemerintahan atau Perusahaan, serta Studi Literatur yang bisa kita terapkan pada penelitian kita di era pandemi. Yuk, simak artikel ini !


1. Web Crawling dan Web Scraping

Di era pandemi yang serba online, menggunakan teknik pengumpulan data sekunder dengan Web Crawling dan Web Scraping merupakan langkah yang tepat. Mengingat sudah banyak jenis penelitian dan Tugas Akhir/Skripsi yang menggunakan teknik ini sebagai data mereka. Web Crawling sendiri memiliki arti, teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mengindeks informasi pada halaman menggunakan URL (Uniform Resource Locator) dengan menyertakan API (Application Programming Interface) untuk melakukan penambangan dataset yang lebih besar, data bisa berupa text, audio, video, dan gambar. Banyak penelitian menggunakan Twitter sebagai media untuk menggali data sekunder. Python menyediakan library scrapy dan tweepy untuk melakukan crawling data Twitter.


Lain dengan Web Crawling, teknik pengumpulan data dengan cara Web Scraping tidak memerlukan API untuk mengakses datanya, dan biasanya lebih spesifik. Dengan cara melakukan parsing HTML pada elemen yang diperlukan seperti id dan class dalam HTML. Kita bisa menggunakan library BeautifulSoup atau Selenium pada python. Dengan menggunakan teknik Web Scraping dan Web Crawling bisa membuat penelitian kamu lebih praktis terutama ketika masa pandemi seperti ini.

Baca juga : Data Analisis : 2 Jenis Metode yang Penting Untuk Kamu Tahu dalam Analisis Data


2. Situs Resmi Pemerintahan atau Perusahaan

Selain Web Crawling dan Web Scraping juga bisa langsung mengunjungi situs-situs resmi instansi-instansi yang terkait dengan objek penelitian kamu seperti data yang tersedia di BI, OJK, data.go.id, data.gov, data terbuka dari world bank, dan data ekonomi IMF. Hingga saat ini tercatat sebanyak 280.936 dataset yang tersedia di data.gov yang bisa kita akses secara gratis dan dapat diakses secara online. Kemajuan teknologi membuat data-data tersebut kini tersedia dalam bentuk digital dan biasanya data tersebut cukup kita download dari situs-situs resminya, file bisa berupa JSON ataupun spreadsheet seperti CSV. Dengan teknik pengumpulan data melalui situs resmi pemerintahan atau perusahaan selain lebih fleksibel tentunya dapat menghemat waktu dan biaya.


3. Studi Literatur

Meskipun terdengar lebih tradisional daripada 2 teknik sebelumnya, teknik pengumpulan data sekunder dengan cara studi literatur merupakan teknik yang pasti dilakukan dalam suatu penelitian. Dimana kegiatan ini dilakukan untuk menghimpun informasi yang relevan dengan topik atau masalah yang menjadi objek penelitian dan biasanya diperoleh dari buku, jurnal, ataupun karya ilmiah orang lain. Kini kita juga sudah bisa mengakses semua itu secara online juga, salah satu contohnya adalah kamu bisa mendownload jurnal-jurnal yang relevan dengan objek penelitian melalui Google Scholar secara gratis. Disana terdapat banyak jurnal baik itu nasional maupun internasional yang bisa kamu download secara gratis dan cuma-cuma. Selain itu, studi literatur dengan jurnal juga memungkinkan kamu mendapatkan informasi terkait dengan objek penelitian yang relevan secara up to date.

Baca juga : Langkah-Langkah Menggunakan Teknik Analisis Data Kualitatif


4. Yuk Mulai Belajar Menjadi Data Scientist Bersama DQLab!       


Gunakan Kode Voucher "DQTRIAL", dan simak informasi di bawah ini mendapatkan 30 Hari FREE TRIAL:

  1. Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

  2. Buka academy.dqlab.id dan pilih menu redeem voucher 

  3. Redeem voucher "DQTRIAL" dan check menu my profile untuk melihat masa subscription yang sudah terakumulasi. 

  4. Selamat, akun kamu sudah terupgrade, dan kamu bisa mulai Belajar Data Science GRATIS 1 bulan.


    Penulis : Rian Tineges

    Editor : Annissa Widya Davita


      Postingan Terkait

      Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!