[LAST DAY] MAU PUNYA SKILL DATA SCIENCE YANG AMAYZING?
Belajar Data Science 6 Bulan hanya 150K  | Pakai Kode: AMAYZING
BURUAN SERBU!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 2 Jam 26 Menit 25 Detik 

Teknik Pengumpulan Data Sekunder dengan Kenali Sumber Data yang Bisa Digunakan

Belajar Data Science di Rumah 20-Mei-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/fd8223e96c804247b114710e0c915be1_x_Thumbnail800.jpg

Data menjadi hal yang sangat penting dalam proses pembuatan keputusan oleh para pemangku kebijakan. Kebijakan-kebijakan yang diambil tanpa menggunakan data hanya akan menjadi kebijakan yang bersifat subjektif atau hanya mengandalkan intuisi. Saat ini data yang ada sudah beragam bentuknya, seperti angka teks, audio, video, dll. Cara pengumpulan data ini dapat dibedakan menjadi primer dan sekunder. Kedua cara pengumpulan data ini tidak ada yang lebih unggul dari yang lain, keduanya akan sama-sama dibutuhkan.

Penggunaan data sekunder biasanya terjadi jika tidak tersedianya data primer atau proses mendapatkan data primer yang terbilang susah serta memakan banyak waktu dan tenaga. Selain itu data sekunder juga dapat digunakan untuk melengkapi data primer. Untuk mendapatkan data sekunder yang bisa digunakan, tentunya kita membutuhkan sumber-sumber yang terpercaya, mengingat validitas data merupakan hal yang sangat wajib dijadikan pertimbangan. Dalam artikel ini akan dibahas sumber-sumber data yang bisa digunakan untuk mendapatkan data sekunder. Penasaran kan? Yuk, simak artikelnya!

1. Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik atau BPS merupakan lembaga pemerintah non kementerian yang akan bertanggung jawab langsung ke Presiden. Jika berbicara tentang sumber data, mungkin sebagian orang akan berpikir bahwa BPS adalah tempatnya. BPS menyediakan banyak sekali data dari hampir semua aspek kehidupan masyarakat, seperti sosial dan kependudukan, ekonomi dan perdagangan, pertanian dan tambang, dan sebagainya. Data yang ada di BPS dapat diakses di halaman https://www.bps.go.id/. Cara untuk mengakses datanya juga terbilang cukup mudah, cukup pilih tema yang diinginkan di bagian kirinya. Setelah tema nya terpilih akan banyak sub-tema yang bisa dipilih dan disesuaikan dengan data yang dibutuhkan.

Baca juga : Data Analisis : 2 Jenis Metode yang Penting Untuk Kamu Tahu dalam Analisis Data

2. Yahoo Finance

Yahoo Finance merupakan salah satu opsi yang bisa digunakan jika kita membutuhkan data keuangan, misalnya saham. Saat ini, data saham ini tidak hanya dibutuhkan oleh orang yang akan melakukan penelitian tentang keuangan, namun juga bagi orang yang akan melakukan investasi ataupun trading saham. Halaman ini memuat saham yang ada di seluruh dunia, bukan hanya saham perusahaan yang ada di Indonesia saja. Untuk mengakses data saham di Yahoo Finance dalam mengunjungi halaman https://finance.yahoo.com/. Yahoo Finance juga memuat berita-berita yang mungkin merupakan isu yang mendukung terjadinya kenaikan ataupun penurunan harga saham.

3. Halaman Resmi Sumber Data yang Bersangkutan

Sumber data lain yang bisa digunakan adalah dengan cara mengambil data yang ada di halaman resminya. Hal ini bisa dilakukan jika instansi/lembaga/organisasi yang berhubungan dengan data yang kita butuhkan dapat memberikan aksesnya bagi khalayak umum. Misalnya saja data review yang ada di TripAdvisor. Kita dapat mengunjungi halaman TripAdvisor kemudian melakukan crawling data yang ada. Biasanya data review ini akan banyak digunakan jika peneliti ingin melihat sentimen pengguna, apakah ke arah positif, negatif, atau mungkin netral.

Baca juga : Langkah-Langkah Menggunakan Teknik Analisis Data Kualitatif


Saat ini sudah tahu kan referensi sumber data yang dapat kamu gunakan dalam pengolahan data sekunder. Tunggu apa lagi? Yuk terapkan sekarang ilmunya di DQLab! Bersama DQLab kamu akan menikmati pengalaman belajar yang praktis dan tentunya aplikatif.

Sign up sekarang di DQLab.id dan tingkatkan kompetensi Data Science mu!


    Penulis : Gifa Delyani

    Editor : Annissa Widya Davita

    Postingan Terkait

    Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!