DOBEL DISKON 95% + 10% SPESIAL PROMO PUNCAK 7.7!
Belajar Data Science Paket Premium cuma 6 Bulan Hanya 177K!
SERBU SEKARANG!
Pendaftaran ditutup dalam 2 Hari 8 Jam 39 Menit 37 Detik 

Tetris Program Batch 1 Berhasil Jebolkan Talent Data Analyst Internship di Xeratic

Belajar Data Science di Rumah 10-Juni-2022
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/46c282248d632ac1be0bf1f9e37eec03_x_Thumbnail800.jpg

Sahabat DQ, mendapatkan kesempatan beasiswa mungkin adalah impian banyak orang ya. Bagaimana tidak? Mereka bisa memiliki kesempatan belajar tanpa perlu memikirkan biaya apapun, lho. Seperti salah satu program beasiswa DQLab, Tetris Program. Kebutuhan tenaga praktisi data yang belum tercukupi, membuat DQLab tergerak untuk menciptakan satu wadah pembelajaran data science gratis bagi mereka yang tertarik dan ingin berkarir di dunia data. Nantinya, para peserta akan mengikuti serangkaian program belajar yang telah disiapkan oleh DQLab.


Tidak berhenti sampai di situ, di akhir acara para peserta beasiswa juga berkesempatan untuk bisa menerapkan ilmu yang telah dipelajari dengan terlibat langsung sebagai internship dalam sejumlah perusahaan yang telah bekerja sama dengan DQLab. Wachid dan Adrian, dua peserta Tetris Program Batch 1 ini telah merasakan keuntungannya, lho, Sahabat DQ!


“Apa yang saya pelajari saat Tetris kemarin sangat terpakai di pekerjaan saya yang sekarang dan saya sangat menikmati itu,” kata Wachid.


Kali ini, mereka akan berbagi pengalamannya tentang program beasiswa yang satu ini. Seperti apa ya kisahnya?


1. Adrian Fadhilla - Data Analyst Internship Xeratic

Adrian Fadhilla pun mengawali jejak langkahnya di dunia data science bukan dari kelompok lulusan IT. Lelaki lulusan jurusan Fisika IPB ini mengaku mengambil kesempatan beasiswa ini karena ingin menguji kompetensi terkait data science, karena Adrian mengaku memiliki ketertarikan dengan data 


Selama mengikuti Tetris Program Batch 1, berbagai pengalaman pun telah dilaluinya. Ia mengaku senang bisa mengikuti program beasiswa DQLab yang satu ini. Sebab, sudah sejak lama ia memiliki minat di bidang data. Akan tetapi, Adrian belum menemukan tempat yang tepat untuk bisa mempelajari data science secara mendalam. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, tentu perlu ada pengorbahanan ya, Sahabat DQ. 


Salah satu pengorbanan yang paling ia rasakan adalah membagi waktu belajar dengan waktu istirahat. Hal ini lantaran selama 1 bulan penuh, Adrian harus mengikuti program belajar dari jam 7 hingga jam 9 malam setiap hari Senin sampai Jumat. Meski hal itu cukup menguras tenaga dan waktu, namun kini Adrian mengaku bahwa pengorbanannya sangat terbayarkan.


"Saya sendiri belajar beberapa tools di antaranya ada R, SQL, dan juga Pentaho. Selain itu juga diajarkan bagaimana membuat CV yang baik dan benar sehingga dilirik rekruter dan diajarkan bagimana cara interview yang baik untuk showcase kompetensi kita," kata Adrian saat ditanya hal yang ia pelajari selama mengikuti Tetris Program.


Adrian yang kini menjalani kesibukannya sebagai Data Analyst Internship di Xeratic, punya sedikit pesan nih buat kamu, Sahabat DQ! Menurutnya, jika kamu juga memiliki keinginan untuk bisa mengikuti Tetris Program, tidak ada salahnya untuk lebih mempelajari dasar-dasar seputar SQL, R, maupun Python. Hal ini bertujuan agar kamu bisa lebih mudah mengikuti pembelajaran dan bisa lolos tahap seleksi.


"Untuk teman-teman yang masih minder mungkin dicoba dulu aja, dicari dulu dasar-dasarnya seperti SQL R Python Pentaho itu apa sih, siapa tau nanti ketika tes beasiswa bisa lolos dan kalau teman-teman lancar mengikuti rangkaiannya sampai akhir, kalian juga berkesempatan untuk direkrut perusahaan sebagain internship," ujar Adrian.


Baca juga: Kesempatan Beasiswa & Internship, Join Tetris Program Batch 2


2. Muhammad Nur Wachid - Data Analyst Internship Xeratic

Istilah banting setir dalam dunia pekerjaan merupakan hal yang wajar ya, Sahabat DQ. Biasanya hal ini karena tak sedikit dari mereka yang ingin beralih profesi dari pekerjaan sebelumnya atau mereka menginginkan profesi yang memiliki peluang lebih besar di era digital ini. Kisah ini rupanya juga dialami oleh Muhammad Nur Wachid nih, Sahabat DQ.


Wachid yang merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), memilih untuk tidak untuk melanjutkan perjalanannya sebagai dokter gigi, melainkan memilih praktisi data sebagai pilihan karirnya. Ia melakukan hal tersebut lantaran ia mengaku senang dengan dunia data dan memang sudah memiliki sejumlah pengetahuan tentang data sebelum berkuliah di FKG. 


Awal perjalanannya di dunia data science ia mulai dengan mencari sejumlah pelatihan data yang sekiranya terjangkau. Wachid yang senang dengan metode belajar self learning, membuatnya ia bertemu dengan DQLab. Sebelum tergabung dalam Tetris Program, Wachid sudah lebih dulu mencicipi beberapa modul yang tersedia di DQLab. Setelah mengetahui informasi tentang Tetris Program, tanpa pikir panjang Wachid pun langsung bergegas mendaftarkan diri untuk mengikuti tes beasiswa.


Setelah dinyatakan lolos seleksi, Wachid pun berhasil menerima beasiswa. Di sini, ia mengaku mendapatkan banyak pelajaran baru selama mengikuti beasiswa Tetris, salah satunya mengenai tools, seperti Pentaho. Wachid pun sangat antusias saat mendapatkan pembelajaran tentang Pentaho. Baginya, Pentaho merupakan tools data science yang sangat powerful. 


Ia pun menyadari bahwa kompetensi Pentaho saat ini sangat dibutuhkan sebagai modal menjadi seorang praktisi data. Sebelumnya, saat duduk di bangku SMA Wachid pernah membuat satu laman website. Tak heran, Wachid hanya perlu mengulas kembali dan belajar ulang mengenai R, Python, dan SQL.


Menurut Wachid, sistem pembelajaran yang diterapkan Tetris terbilang sangat terstruktur. Mulai dari instruksi instalasi sejumlah tools hingga pemecahan masalah oleh para mentor, jika terjadi problem saat programming. Selain itu, bagi Wachid, pembelajaran data science di Tetris Program memberikannya kesempatan untuk memperluas relasi. Sebab, ia bisa bertanya-tanya atau sekedar berbagi pengalaman dengan teman-teman sesama peserta beasiswa maupun para mentor.


"Saya juga merasakan ya ilmu yang diberikan itu bener-bener bagus banget dan lengkap, sesuai dengan kebutuhan. Salah satunya belajar R, semua librarynya dibedah satu-satu sampai kita paham," tutur Wachid.


Selama pembelajaran berlangsung, tentunya jalan yang dilalui Wachid tidak selalu mulus begitu saja. Untungnya, Wachid benar-benar mencintai data. Hal itulah yang membuatnya tidak pernah merasa burnout saat belajar. Apalagi, menurut Wachid, saat itu semangat belajarnya sedang berada di titik puncak. 


Sehingga, semangat belajarnya yang tinggi mendorongnya untuk tidak pernah berhenti belajar. Kalau pun merasa jenuh saat belajar, biasanya Wachid memilih beristirahat sejenak sambil menikmati waktu. Dan yang terpenting adalah mengingat kembali goals awal mengikuti program beasiswa Tetris, yakni bertujuan untuk megasah kemampuan diri dan memaksimalkan pemahamannya tentang data science.


"Kalau bisa di depan ya kedepan kenapa harus jadi yang di belakang. Poinnya adalah selalu positive mandang kedepan agar jadi yang terdepan," katanya.


Keseriusannya mengikuti pembelajaran di Tetris Program rupanya tidak sia-sia, Sahabat DQ! Wachid berhasil membuahkan hasil yang manis dengan menjad Data Ops Internship di Xeratic. Hal ini tentunya memberikan pengalaman baru untuk baginya. Saat ini, Wachid sudah ditugaskan dalam memegang sebuah project untuk menganalisa error dan membuat kategori.


"So far intern di Xeratic bener-bener seru banget, pengalaman baru banget untuk saya, ditambah temen-temennya juga asyik, jadi tambah semangat," pungkasnya.


Baca juga: Perjalanan Ashari Meraih Mimpi Berkarir Menjadi Data Analyst



3. Ingin Berkarir seperti Mereka? Ikuti Tetris Program Batch 2! 

Gimana, Sahabat DQ? Kalian tertarik mengikuti jejak seperti Wachid dan Adrian? Kalian juga bisa lho memiliki kesempatan yang sama seperti mereka! Seperti kata mereka, niat dan keinginan yang kuat adalah kunci untuk bisa bertahan pada proses. Karena tak bisa dipungkiri, perjalanan selama pembelajaran bukan hal yang mudah. Kalian perlu melawan rasa malas dan takut yang ada dalam diri kalian. Sahabat DQ pasti bisa kok!


Menurut Wachid, selagi masih ada kesempatan emas, tidak ada alasan untuk tidak mengambil kesempatan tersebut. Sebab baginya, di balik pengorbanan dan perjuangannya, kalian akan mendapatkan banyak keuntungan yang bisa kalian rasakan saat mengikuti Tetris Program, Sahabat DQ!


“Mumpung terbuka kesempatannya, kalian harus ikutan Tetris Batch 2, karena gak akan ada ruginya, dijamin pasti untung. Kalaupun nantinya belum berkesempatan dapat internship, tapi ilmu yang kalian dapatkan akan sangat berguna kelak. Intinya jangan takut bertanya & ikuti alurnya. Kalo ada problem jangan takut, karena kalian bisa sharing sama temen atau instruktur, jangan takut kesepian sendiri karena sistem belajarnya sangat seru!” ungkap Wachid.
“Terima kasih banyak karena telah memfasilitasi saya sampai sejauh ini, sehingga berkesempatan mendapatkan internship di Xeratic. Dan untuk teman-teman Tetris program Batch 2, semangat untuk memulai karir di bidang data!” kata Adrian mengakhiri obrolan.

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!