Buat Akun DQLab & Akses Kelas Data Science Python, R, dan Excel GRATIS
 SIGN UP  

Tiga Library Python yang Populer Bagi Data Scientist

Belajar Data Science di Rumah 05-Mei-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/4d25d3f48456ceaae0a74235eb6f1877_x_Thumbnail800.jpg

Python merupakan bahasa pemrograman tingkat tinggi. Python dirancang oleh Guido van Rossum dan pertama kali dirilis pada tahun 1991. Python dibuat pada akhir tahun 1980-an sebagai penerus bahasa ABC. Python 2.0 dirilis pada tahun 2000, Python 3.0 dirilis pada tahun 2008 yang merupakan revisi utama dari bahasa yang awalnya tidak sepenuhnya kompatibel. Dalam bahasa pemrograman Python hampir sama dengan bahasa pemrograman lainnya. Yaitu memiliki library sebagai pendukungnya. Library Python akan mempermudah seorang data analis dalam memecahkan permasalahan.


Python telah memiliki banyak library yang memudahkan programmer atau analyst dalam menyelesaikan tugas-tugas rumit di dalamnya. Dalam bahasa pemrograman, library merupakan kode program tambahan yang bisa digunakan untuk kebutuhan tertentu. Python memiliki lebih dari 140.000 library yang dapat digunakan sesuai fungsinya. Dalam artikel kali ini kita akan mengenali tiga library dalam Python yang cukup populer bagi data scientist.


1. NumPy


Library NumPy yang merupakan singkatan dari Numerical Python yang berfungsi dalam hal komputasi secara numerik. Library ini berisi objek array N-dimensi yang powerful. NumPy menyediakan fungsi yang cepat dan terlengkap untuk rutinitas proses numerik serta lebih ringkas dan lebih cepat dengan vektorisasi. NumPy dapat digunakan dalam proses analisis data, membuat array N-dimensional serta dapat digunakan untuk membentuk dasar dari library lainnya.


Baca juga : Belajar Data Science: Kenali Dasar Bahasa Pemrograman Python yang Cocok bagi Pemula


2. Matplotlib


Matplotlib merupakan library plotting dalam Python. Library Matplotlib memiliki visual yang powerful dan indah. Oleh karena itu library ini banyak digunakan untuk visualisasi data. Beberapa penggunaan Matplotlib antara lain untuk analisis korelasi variabel, memvisualisasikan interval, mendeteksi outlier dengan menggunakan scatter plot, serta dapat memvisualisasi distribusi data sehingga mendapatkan wawasan atau pengetahuan.


3. SciPy


SciPy atau Scientific Python merupakan library Python gratis dan bersifat open source yang digunakan dalam komputasi tingkat tinggi. Library ii banyak digunakan untuk komputasi ilmiah dan teknis karena merupakan perluasan dari NumPy. Dalam library ini terdiri dari algoritma dan fungsi yang dibangun pada ekstensi NumPy. Pemrosesan gambar multidimensi dengan submodul SciPy.ndimage serta menyertakan fungsi bawaan untuk memecahkan masalah persamaan diferensial.


Baca juga :  Python : Kenali 3 Buku yang Akan Mempercepat Kamu Dalam Belajar Python


4. Yuk Mulai Belajar Menjadi Data Scientist Bersama DQLab!       


Gunakan Kode Voucher "DQTRIAL", dan simak informasi di bawah ini mendapatkan 30 Hari FREE TRIAL:

  1. Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

  2. Buka academy.dqlab.id dan pilih menu redeem voucher 

  3. Redeem voucher "DQTRIAL" dan check menu my profile untuk melihat masa subscription yang sudah terakumulasi. 

  4. Selamat, akun kamu sudah terupgrade, dan kamu bisa mulai Belajar Data Science GRATIS 1 bulan.


    Penulis : Latifah Uswatun

    Editor : Annissa Widya Davita


      Postingan Terkait

      Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!