Buat Akun DQLab & Akses Kelas Data Science Python, R, SQL, Excel GRATIS

TIps & Cara Menggunakan AI Chat GPT untuk Ngoding

Belajar Data Science di Rumah 24-November-2023
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/3-longtail-kamis-09-2023-11-24-193344_x_Thumbnail800.jpg

Artificial intelligence (AI) telah menjadi tools yang ampuh untuk membantu programmer untuk menulis kode dengan lebih efisien. Chat GPT sangat mahir dalam menulis script code dalam berbagai bahasa pemrograman, men-debug sepotong script code, mengkonversinya dari satu bahasa ke bahasa lain, bahkan berperan sebagai tutor real time dan membantu kita mempelajari bahasa pemrograman.


Meski demikian, Chat GPT tidaklah sempurna. Seperti semua tools artificial intelligence generatif yang populer saat ini, tools ini rentan terhadap halusinasi—istilah teknis yang berarti tools ini menghasilkan output yang tidak terkait dengan input. Oleh karena itu, kita harus memeriksa kembali jawaban yang diberikan oleh Chat GPT.


Kabar baiknya, jika kita sudah mempelajari dasar-dasar penulisan perintah Chat GPT untuk menghasilkan script code, kita dapat menggunakannya untuk melakukan apa saja mulai dari membuat halaman web sederhana hingga hal-hal yang lebih rumit, seperti membuat script code dasar untuk aplikasi Android.


Pada artikel kali ini, kita akan membahas cara dan tips menulis script code menggunakan Chat GPT. penasaran? Yuk kita simak bersama!


1. Design the tool

Chat GPT berguna ketika programmer pemula membutuhkan jawaban cepat tentang tools atau kerangka kerja apa yang mungkin mereka perlukan untuk merancang aplikasi tertentu. Cara termudah untuk melakukannya adalah dengan meminta bantuan Chat GPT dan mengajukan pertanyaan berdasarkan output yang ingin diminta. Misalnya, kita bisa menuliskan perintah prompt berikut ini untuk mendapatkan bahasa pemrograman yang paling sesuai dengan tujuan kita.


“I want to create a mobile app that logs my expenses. What programming language should I use?”

Berikut adalah potongan output dari chat GPT:

Artificial Intelligence


Baca juga : Bootcamp Machine Learning and AI for Beginner


2. Spesifikasi Perintah Pada Prompt Chat GPT

Kelebihan dari bahasa pemrograman Python adalah kita dapat membuat utilitas yang powerful dalam satu file kode sehingga kita bisa langsung menguasai code tersebut dan membantu produktivitas kita. Misalnya, kita ingin membuat script code python untuk menjalankan semua file dalam folder dan mengurangi file JPG atau PNG apapun sehingga ukurannya kurang dari 1 MB. Berikut adalah perintah spesifik agar output yang kita dapatkan sesuai dengan kebutuhan kita.


“Write a Python script that runs through the files in a directory, checks if each file is a JPG or PNG, then checks the file size. If the file size is greater than 1 MB, reduce the file and save it in a subfolder called “Reduced.” If the file is less than 1 MB, copy it to the “Reduced” folder. Ask the user for which directory to check. “

Artificial Intelligence


3. Tes Script Code yang Dihasilkan

Setelah berhasil mendapatkan script code yang kita perlukan, wajib hukumnya untuk mencoba script codenya terlebih dahulu. Hal ini bertujuan untuk memeriksa apakah ada error atau tidak. Bagi programmer pemula, adanya error atau kesalahan script code pada Python sangat mudah ditemukan karena python mirip dengan natural language. Namun jika ingin memastikan, kita bisa mencobanya dengan data dummy untuk memeriksa output running script codenya.


4. Debug Kesalahan Apapun Menggunakan Chat GPT Hingga Script Code Berfungsi

Semakin banyak pengalaman yang kita miliki dalam pemrograman, semakin mudah untuk men-debug code dengan Chat GPT. Bahkan lebih mudah untuk mengubah dan memperbaiki kodenya sendiri. Code pada contoh sebelumnya tidak memiliki algoritma yang efisien untuk mengubah ukuran gambar secara progresif hingga kita mencapai nilai tepat di bawah 1 MB. Sebaliknya, script code justru mengurangi dimensi gambar menjadi ukuran yang sangat kecil. Oleh karena itu, kita bisa men-debug kesalahan script code dengan prompt berikut.


“The code created images that are far too small. Improve it so the reduced images are no more than 10% smaller than 1 MB.”

Artificial Intelligence


Baca juga : Konsep Artificial Intelligence & Machine Learning


Yuk pelajari data science dengan bantuan chat GPT di modul DQLab! DQLab adalah platform edukasi pertama yang mengintegrasi fitur ChatGPT yang memudahkan beginner untuk mengakses informasi mengenai data science secara lebih mendalam.


DQLab juga menggunakan metode HERO yaitu Hands-On, Experiential Learning & Outcome-based, yang dirancang ramah untuk pemula. Jadi sangat cocok untuk kamu yang belum mengenal data science sama sekali. Untuk bisa merasakan pengalaman belajar yang praktis dan aplikatif, yuk sign up sekarang di DQLab.id atau ikuti Bootcamp Machine Learning and AI for Beginner berikut untuk informasi lebih lengkapnya!


Penulis: Galuh Nurvinda K




Mulai Karier
sebagai Praktisi Data
Bersama DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah pertamamu untuk mengenal Data Science.

Buat Akun Gratis Dengan :

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/8be7fae4b69abead22aa9296bcab7b4b.jpg Sign-Up dengan Google

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/d0aa879292fb427c0978d2a12b416e98.jpg Sign-Up dengan Facebook

Atau Buat Dengan :