PROMO BACK TO SCHOOL, HEMATNYA SERU! DISKON 95% + Cashback*
Cuma Rp 159K bisa belajar data science 6 bulan
BURUAN SERBU!
Pendaftaran ditutup dalam 1 Hari 18 Jam 21 Menit 3 Detik 

Top 4 Bahasa Pemrograman yang Digunakan Data Scientist

Belajar Data Science di Rumah 16-Juni-2022
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/ae769e0cbd8150b408f0d763b602472c_x_Thumbnail800.jpg

Data Science menjadi salah satu teknologi yang mendapat sorotan saat ini dan telah menjadi impactful tools bagi berbagai bidang industri. Seorang data scientist adalah salah satu peran yang berkaitan dengan masalah matematika untuk menggali, memahami, dan mengetahui informasi dari data menggunakan machine learning menggunakan bahasa pemrograman.


Di era teknologi, perkembangan data terus meningkat dan digunakan oleh berbagai sektor industri untuk meningkatkan dan mengefektifkan kinerja. Oleh karena itu, data science dan bahasa pemrograman sangat dibutuhkan karena untuk mengolah data berukuran besar perlu teknik dan skills khusus.


Lingkup data science meningkat dari waktu ke waktu dan diperkirakan akan meningkat di tahun-tahun mendatang. Data science melibatkan banyak bidang, seperti statistik, matematika, teknologi informasi, ilmu komputer, dan lain sebagainya. Karena data yang digunakan sangat besar, maka perlu bantuan bahasa pemrograman agar pekerjaan lebih mudah.


Saat ini ada banyak bahasa pemrograman yang bisa digunakan oleh seorang data scientist dalam mempermudah pekerjaannya. Pada artikel kali ini DQLab akan membahas empat bahasa terbaik yang perlu dikuasai oleh seorang data scientist.


1. Bahasa pemrograman R

Bahasa pemrograman R adalah keturunan langsung dari bahasa pemrograman S. R dirilis oleh R Foundation for Statistical Computing pada tahun 1995. Ditulis dalam C, Fortran, dan bahasa R itu sendiri, R dapat dikompilasi dan dijalankan pada berbagai macam Windows, MacOS, dan platform UNIX. Penggunaan bahasa pemrograman ini semakin meluas terutama oleh para data scientist dan data analyst.


Bahasa pemrograman R digunakan di berbagai bidang karena memiliki package untuk hampir setiap aplikasi kuantitatif dan statistik, misalnya filogenetik, jaringan saraf tiruan, regresi non-linier, dan lain sebagainya. Karena R adalah bahasa pemrograman open source, users-nya semakin banyak dan membentuk komunitas yang cukup solid.

data scientist 


Baca juga : Mengenal Profesi Data Scientist


2. Bahasa Pemrograman Python

Diperkenalkan oleh Guido van Rossum pada tahun 1991, Python adalah bahasa pemrograman general purpose yang sangat populer yang banyak digunakan oleh data science dan analisis. Python memiliki berbagai macam modul yang dibuat khusus dengan berbagai layanan online yang menyediakan Python API (Application Programming Interface). Bahasa pemrograman yang satu ini sangat mudah dipelajari sehingga sangat ideal bagi beginner yang baru mengenal bidang data science dan analisis.


Sebagian besar project data science memerlukan proses ETL (extraction-transformation-loading) yang bisa dilakukan dengan Python. Python juga menyediakan paket seperti Tensorflow, pandas, dan scikit-learn yang bisa digunakan untuk aplikasi machine learning tingkat lanjut.

data scientist


3. SQL

Sejak diperkenalkan pada tahun 1974 oleh IBM, SQL telah mengalami banyak perubahan namun prinsip intinya tetap sama. SQL bisa digunakan untuk mendefinisikan, mengelola, dan mengolah database relasional yang merupakan proses penting dalam data science dan analisis.


SQL adalah bahasa favorit para pekerja di bidang data karena memiliki sintaks deklaratif yang mudah dibaca dan dimengerti. SQL digunakan untuk berbagai tujuan, mulai dari membaca kumpulan data besar hingga memanipulasi berbagai kumpulan data untuk mendapatkan hasil yang bermanfaat. SQL juga dapat langsung diintegrasikan ke dalam bahasa lain dengan modul seperti SQLAlchemy. 


data scientist


4. Java

Didukung oleh Oracle Corporation, Java adalah bahasa pemrograman general purpose standar yang berjalan di Java Virtual Machine (JVM). Bahasa pemrograman yang satu ini sangat powerful untuk mengintegrasikan data science dan metode analisis ke dalam basis kode yang telah disiapkan. Hal ini menyebabkan banyak sistem modern dibangun di atas back-end Java. Ini adalah bahasa yang sangat berharga untuk aplikasi data karena digunakan untuk memastikan keamanan data yang kuat.

data scientist


Baca juga : Yuk Kenal Role Data Scientist, Profesi Menarik Dengan Gaji Besar


R dan Python adalah dua bahasa pemrograman paling populer di kalangan praktisi data. Namun untuk menggunakan kedua bahasa pemrograman ini kita perlu menguasai dasar-dasar menulis script. Yuk belajar basic script R dan Python dengan modul DQLab


Modul DQLab dilengkapi dengan live code editor sehingga kita bisa mempraktekkan langsung di modul tersebut. Klik button di bawah ini dan nikmati FREE modul ‘Introduce to Data Science’ dengan R atau Python serta nikmati experience unik menggunakan live code editor yang mirip dengan script R dan Python.


Penulis: Galuh Nurvinda K

Editor: Annissa Widya Davita

Postingan Terkait

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!